Stronge Women Live For Revenge

Stronge Women Live For Revenge
Eps 14 : Menjalankan rencana pembunuhan .



.


.


Putri Xia Yue tidak bisa melawan pegangan tangan kedua orang ini , karena pegangan kedua orang ini sangatlah kuat , lagi pula dia hanyalah gadis yang lemah tidak memiliki kekuatan seperti para spiritualis sehingga putri Xia Yue hanya bisa pasrah saja dengan nasib yang akan dia alami.


Kemudian salah satu dari mereka langsung mengeluarkan sebuah karung yang sangat besar, lalu mengeluarkan isi di dalam karungnya berupa kain dan beberapa tali .


Kemudian pria ini langsung membekap dan mengikat mulut putri Xia Yue dengan kain itu sehingga putri Xia Yue tidak bisa mengeluarkan suaranya , lalu mereka langsung mengikat tubuh putri Xia Yue dengan sebuah tali yang sangat kuat , setelah mengikatnya kemudian mereka langsung memasukkan tubuh putri Xia Yue ke dalam karung nya , mereka berdua sangat cepat melakukan semua ini karena mereka sudah terbiasa.


Putri Xia Yue hanya bisa pasrah saja dengan nasibnya yang ada di dalam karung , dia berpikir kalau memang kedua orang ini akan membunuhnya maka itu jauh lebih baik karena dia bisa menemui ayah dan ibunya yang telah pergi meninggalkan nya .


Kemudian mereka langsung membawa karung itu dengan cara memanggul nya , mereka berdua langsung keluar kamar lalu berjalan ke tempat yang telah mereka sepakati dengan nona Xia Xian.


Setelah beberapa saat mereka sampai di kandang kuda , di sana ternyata nona Xia Xian sudah menunggunya , di sana ada 3 kuda sebagai tunggangan mereka nanti menuju tengah hutan .


Kemudian tetua Li Wan dan tetua Li Wen langsung mengikat karung itu di tubuh kuda tunggangan nona Xia Xian, karena nona Xia Xian ingin menyiksa putri Xia Yue dulu sebelum membuangnya ke dalam jurang .


Setelah selesai mengikat karung itu kemudian mereka langsung menunggangi kuda mereka masing masing sambil menyeret tubuh putri Xia Yue yang ada di dalam karung .


Anggota klan Xia tidak ada yang mengetahui kejadian ini , karena tadi sore Patriak Xia Leitian sudah menugaskan mereka untuk berkunjung ke klan pusat mengantarkan sumber daya ke sana , sedangkan penjaga gerbang tadi sore juga telah di liburkan sehingga tidak ada yang mengetahui kejadian ini , setelah keluar gerbang klan kemudian mereka langsung belok kiri menuju hutan yang ada di samping klan Xia .


Tetua Li Wen dan tetua Li Wan menunggangi kuda di depan nona Xia Xian , karena mereka berdua harus mastikan tidak ada halangan sedikitpun menuju jurang yang ada di tengah hutan .


Tanpa mereka sadari ternyata bibi Lin Hua juga mengikuti mereka yang membawa putri Xia Yue ke dalam hutan , bibi lain Hua menjaga jarak dari mereka dan mencari kesempatan yang tepat untuk membebaskan putri Xia Yue .


Setelah 30 menit berlalu akhirnya mereka sampai di tengah hutan yang melewati jurang jurang sangat dangkal , sehingga mereka sedikit mengurangi laju kudanya untuk mencari jurang yang menurut mereka sangat cocok untuk melemparkan tubuh putri Xia Yue .


Melihat ada kesempatan kemudian bibi Lin Hua langsung memotong tali yang mengikat karung itu sambil terengah-engah karena sudah berlari cukup jauh .


Setelah tali itu sudah terpotong kemudian bibi Lin Hua langsung membelah karung itu untuk membebaskan putri Xia Yue .


Putri Xia Yue yang masih sadar sangat kaget melihat bibi Lin Hua ternyata menyelamatkannya.


Kemudian bibi Lin Hua langsung memotong ikatan tali yang mengikat tubuh putri Xia Yue , lalu juga melepaskan ikatan kain di mulut nya juga.


'' Kenapa bibi menyelamatkan ku , mereka nanti pasti akan membunuh bibi juga di sini karena telah melawan nona Xia Xian..." ucap putri Xia Yue lirih karena merasakan seluruh tubuhnya sangat sakit .


'' Sekarang pergilah dari sini dan cari lah perlindungan kepada seseorang yang sangat kuat , mereka tidak pantas melakukan ini kepada anda karena anda adalah seorang tuan putri ..."


" Tidak bibi... kita harus menghadapi mereka bersama sama , kalau aku kabur dari sini maka bibi Lin Hua akan di bunuh oleh mereka..."


" Tolong dengarkan aku sekali ini saja putri Xia Yue, kalau anda tidak segera kabur dari sini , anda sama saja tidak menghargai perjuangan ku sampai sejauh ini , ingat masa depan anda masih panjang , sedangkan aku hanyalah hidup sebatang kara saja sudah tidak ada yang perlu aku perjuangkan ..." Ucap bibi Lin Hua yang membuat putri Xia Yue langsung berfikir .


Setelah di pikir pikir kemudian putri Xia Yue langsung menyetujui permintaan bibi Lin Hua .


Kemudian putri Xia Yue langsung berlari ke dalam hutan dengan sekuat tenaga .


Sedangkan nona Xia Xian langsung berbicara kepada kedua pengawalnya ketika merasakan tali yang mengikat tubuh putri Xia Yue telah terputus .


'' Berhenti paman , sepertinya kita mendapatkan masalah...'' ucap nona Xia Xian.


Kemudian mereka bertiga langsung menghentikan kudanya dan melihat ke belakang .


Mereka bertiga sangat terkejut melihat putri Xia Yue telah terbebas dan sedang berlari ke dalam hutan .


Kemudian mereka bertiga langsung melompat turun dari kuda nya , lalu berlari menghampiri bibi Lin Hua .


" Dasar pelayan kurang kerjaan , berani sekali kau ikut campur urusan atasanmu..." ucap pengawal Li Wan sambil memukul perut bibi Lin Hua dengan pukulan terkuatnya .


Bughhhh... arghhhhh..... bibi Lin Hua langsung memuntahkan seteguk darah sambil memegangi perutnya yang terasa sangat sakit .


'' Minggir ... kau jangan menghalangi kami pelayan bodoh...'' ucap pengawal Li Wen sambil menendang tubuh bibi Lin Hua hingga tersungkur ke tanah.


Kemudian mereka bertiga langsung berlari dengan cepat mengejar putri Xia Yue yang berlari ke dalam hutan .


Hanya butuh waktu dua menit saja mereka sudah berhasil mengejar putri Xia Yue, lalu nona Xia Xian langsung mengeluarkan panahnya , kemudian langsung menembakkan ke arah tubuh putri Xia Yue, busur ini langsung mengenai kaki kanan putri Xia Yue.


Clap .... Arghhh.... teriak putri Xia Yue kesakitan sehingga langsung terjatuh karena hilang keseimbangan , dia terjatuh di atas sebuah batu yang ada di dekat tebing curam .


" Aku ingin paman berdua membunuh si ****** itu di sini , usahakan tidak ada jejak sama sekali kalau kita telah membunuhnya , paman berdua boleh menikmati tubuh gadis ****** ini dulu sebelum membunuhnya , aku akan tetap menunggu paman berdua di sini , karena kita nanti juga harus membunuh pelayan tadi agar tidak ada yang mengetahui kejadian ini ..." ucap nona Xia Xian agar putri Xia Yue juga merasakan bagaimana rasanya kehormatannya telah di renggut oleh pria yang tidak di kenal seperti dirinya .


" Baiklah aku mengerti nona Xia Xian...."


Kemudian tetua Li Wen dan tetua Li Wan langsung berjalan ke tempat putri Xia Yue yang sedang terluka sambil menatapnya dengan tatapan mesum .


Mendengar perkataan nona Xia Xian yang ingin membunuhnya dan memberikan tubuhnya kepada kedua pria ini , kemudian putri Xia Yue langsung bangkit dengan sisa sisa energinya , ketika dia sudah bisa berdiri putri Xia Yue melihat di depannya ternyata adalah sebuah tebing curam , tapi ini adalah jalan satu satunya dari pada dirinya di bunuh oleh mereka .


" Aku tidak akan melupakan kejadian ini Xia Xian , arwahku akan selalu menghantui hidupmu..." Ucap putri Xia Yue lantang .


Setelah menyelesaikan kata katanya putri Xia Yue langsung melompat ke dalam jurang .


.


.


...~ bersambung ~...