Stronge Women Live For Revenge

Stronge Women Live For Revenge
Eps 152 : Rencana kedepannya .



.


.


Kemudian putri Xia Yue juga mengatakan kalau suatu hari nanti dirinya bukan hanya bisa berinteraksi dengan para burung burung saja , karena dengan para siluman siluman yang ada di hutan juga bisa .


Lalu putri Xia Yue mengatakan kepada rekan rekannya agar lebih giat lagi berlatih , karena dirinya sekarang telah menerobos ke tingkat Spiritualis Level 4 tahap menengah setelah Mengontrak batu roh Pengendali .


Ke empat rekan rekan putri Xia Yue sangat sedih dan senang mendengar putri Xia Yue kekuatannya telah meningkat , mereka sedih karena tertinggal dari putri Xia Yue.


'' Kalian tidak perlu bersedih , dalam waktu satu bulan ini aku ingin kalian berlatih dengan giat , karena nanti kita akan meningkatkan kekuatan kita secara besar besaran secara bersama sama . Setelah kalian berhasil meningkatkan kekuatan kalian maka kalian harus memegang peringkat 2 sampai 10 di papan peringkat . Lalu kita masuk ke dalam Area pelataran murid dalam bersama sama....''


'' Iya kakak Yue , kami semua akan mengikuti semua intruksi dari kakak Yue ....''


'' Nanti kita akan melakukan hal yang sama ketika kita sudah berada di area pelataran murid dalam , kelompok kita juga harus bersaing dengan para senior senior kita di sana agar kita tidak bisa mereka tindas seenak mereka . Kita juga akan meningkat kan kekuatan kita bersama sama hingga memiliki kekuatan di tingkat Spiritualis Ilahi tahap awal ...''


'' Iya kakak Yue , tapi aku masih belum tahu bagaimana kedepannya nasib ku jika sudah memiliki kekuatan yang sangat tinggi . Karena aku sudah di usir oleh klan dan tidak memiliki rumah lagi...'' ucap nona Luo Xue.


'' Adik Xue'er bisa menjadi diaken di akademi Tian Zhong ini , karena menurutku itu adalah pilihan yang paling tepat...'' ucap putri Xia Yue.


'' Aku tidak ingin menjadi seorang diaken , menurutku itu sangatlah membosankan karena aku lebih senang jika berpetualang dan bisa hidup bebas ...''


'' Kalau nona Luo Xue tidak mau menjadi Diaken meka Nona Luo Xue bisa pulang ke klan ku , karena klan ku pasti akan menerima nona Luo Xue dengan sangat hormat ...'' Ucap nona Xia Junsu .


'' Nona Xia Junsu benar , klan Yuan pasti juga mau menerima nona Luo Xue menjadi anggota klan Yuan . Jadi nona Luo Xue tidak perlu khawatir mengenai masa depan nona Luo Xue mau ke mana...'' ucap nona Yuan Liyie.


'' Adik Xue'er bisa menerima tawaran dari adik Junsu dan adik Liyie , karena jika mengikuti ku akan sangat berbahaya yang akan berhadapan dengan orang orang kuat ...''


'' Terima kasih nona Xia Junsu dan nona Yuan Liyie mau menerimaku menjadi anggota klan kalian , tapi boleh kah aku ikut kakak Yue . Karena aku masih ingin berpetualang untuk menambah ketrampilan bertarungku...''


'' Nanti akan aku bicarakan dengan Shen Long dulu , karena dia yang akan membimbingku...''


'' Kakak Yue jangan bilang kepada kakak Long dulu , nanti pasti dia akan marah kepadaku . Jika nanti kekuatanku sudah cukup kuat maka aku akan meminta ijin langsung kepadanya...''


'' Kamu benar adik Xue'er , Shen Long pasti akan sangat marah kepadamu kalau kekuatanmu tak kunjung meningkat . Karena dia sudah bersedia membantu dan membimbing mu cara berkultivasi yang benar....''


'' Iya kakak Yue aku mengerti....''


'' Kami bertiga akan selalu mendukung nona Luo Xue yang ingin ikut kakak Yue , tapi kami bertiga tidak bisa ikut kalian berdua karena kami masih memiliki keluarga dan klan . Pasti mereka tidak akan mengijinkan kami keluar dari klan jika kekuatan kami sudah tinggi agar bisa menjaga keamanan klan...'' ucap tuan muda Yuan Jiang.


'' Adik Jiang benar , kita memang tidak bisa melawan kehendak orang tua kita . Jadi kalian bertiga nanti jika sudah keluar dari akademi ini silahkan menjadi kekuatan baru klan kalian masing masing , kalau begitu sekarang mari kita kembali ke goa untuk beristirahat...''


Kemudian mereka berlima langsung berjalan menuju goa tempat mereka berkultivasi.


Ketika berjalan ke sana putri Xia Yue membiasakan diri berinteraksi dengan burung burung yang dia temui , para burung burung ini langsung hinggap di lengan tangan putri Xia Yue secara bergantian untuk memberi salam perkenalan .


Sesampainya di depan goa kemudian mereka semua langsung masuk ke dalam goa .


Rekan rekan putri Xia Yue langsung menyapa Shen Long dengan sangat hormat ketika melawati Shen Long yang duduk di atas batu yang ada di lorong goa .


'' Iya kakak Yue kami mengerti...''


Kemudian mereka semua langsung masuk ke dalam sesuai permintaan putri Xia Yue, karena mereka semua sudah tahu kalau putri Xia Yue memiliki hubungan khusus dengan gurunya ini .


Apalagi dulu putri Xia Yue mengatakan kepada tuan muda Yuan Long bahwa Shen Long adalah kekasihnya , jadi mereka pasti akan membicarakan hal yang sangat serius mengenai hubungan mereka .


Setelah rekan rekan putri Xia Yue telah masuk ke dalam goa kemudian putri Xia Yue langsung duduk di samping Shen Long .


'' Bagaimana dengan racun yang di pesan oleh adik Xue'er, apakah kamu sudah mendapatkannya...?''


'' Sudah Yue'er , di dalam cincin ini ada beberapa botol racun tanpa warna . Aku yakin dengan racun sebanyak itu kamu bisa membuat pil yang cukup banyak untuk nona Luo Xue...''ucap Shen Long sambil memberikan satu cincin penyimpanan .


Kemudian putri Xia Yue langsung menyimpan cincin itu , lalu putri Xia Yue menanyakan kabar tentang klan Xia dan klan Yuan.


Ternyata klan Xia sekarang sudah bisa menyaingi klan Yuan dalam pasar pil di kota Xiang .


Sehingga putri Xia Yue sekarang lebih tenang mendengarnya , karena jika suatu hari dirinya meninggalkan kerajaan Xin Dong ini tidak akan khawatir dengan mereka.


Lalu putri Xia Yue menitipkan tungku pil yang dia dapatkan di ruang harta milik alkemis Nuyan Tian kepada Shen Long agar di berikan kepada paman Xia Yaoyan.


Putri Xia Yue juga memberikan pil yang berhasil dia buat untuk klan Yuan .


Setelah selesai berbincang bincang dengan Shen Long kemudian putri Xia Yue langsung masuk ke dalam untuk segera beristirahat bersama rekan rekanya.


****


Keesokan harinya putri Xia Yue langsung membuat pil untuk nona Luo Xue, sedangkan rekan rekan putri Xia Yue berlatih di dekat danau .


Putri Xia Yue membuat pil di temani oleh Mao Li yang selalu setia di sisinya .


Setelah satu minggu kemudian putri Xia Yue menemani rekan rekannya berlatih , karena sangat bosan jika hanya membuat pil saja .


Putri Xia Yue juga ingin melihat perkembangan mereka dalam berlatih dan ingin melihat apakah nona Luo Xue sudah menguasai cara memanipulasi udara.


Sesampainya di danau kemudian putri Xia Yue langsung berlatih dengan nona Luo Xue, sedangkan yang lainnya berlatih bertiga .


Putri Xia Yue melihat ketiga rekannya nya ini tenyata sudah memiliki inisatif sendiri ketika berlatih bertiga seperti ini , karena nona Yuan Liyie dan nona Xia Junsu menyerang tuan muda Yuan Jiang dari kanan dan kiri .


Mereka selalu bergantian ketika yang mereka serang berhasil mereka kalahkan , putri Xia Yue yakin mereka bertiga akan mengalami peningkatan dalam Tehnik bertarung jika terus berlatih seperti ini .


.


.


...~ bersambung ~...