Stronge Women Live For Revenge

Stronge Women Live For Revenge
Eps 42 : Rencana pembunuhan lagi .



.


.


Setelah menjelang malam patriak Xia Leitian kembali ke klan Xia bersama dengan 2 orang sewaannya , Patriak Xia Leitian hanya bisa menyewa pembunuh bayaran yang memiliki kekuatan di tingkat Spritualitas level 4 tahap akhir saja , karena yang ada di markas hanya tinggal mereka berdua saja .


Tapi Patriak Xia Leitian sangat yakin kedua orang sewaannya ini bisa membunuh putri Xia Yue dengan mudah .


Kemudian patriak Xia Leitian langsung menyapa kedua penjaga gerbang yang ada di sana.


'' Penjaga , bagaimana keadaan klan dan putri Xia Yue, apakah putri Xia Yue masih ada di klan ini...''


'' Keadaan klan masih aman aman saja Patriak , sedangkan putri Xia Yue masih ada di klan ini , karena tadi aku melihatnya masuk ke dalam rumah tamu...''


'' Baiklah kalau begitu aku akan masuk ke dalam , mereka ini adalah teman lamaku yang ingin bertemu dengan putri Xia Yue, kalian tetaplah berjaga di sini , jika ada ada orang yang ingin masuk ke klan ini , kalian harus mendapat ijin dulu dariku untuk membukakan pintu gerbang...''


'' Iya Patriak kami mengerti....''


Kemudian patriak Xia Leitian langsung mengajak kedua orang sewaannya masuk ke dalam klan , lalu mereka bertiga berjalan menuju rumah patriak Xia Leitian untuk berdiskusi dulu di sana .


Setelah mereka bertiga masuk ke dalam rumah kemudian Patriak Xia Leitian mempersilahkan kedua pembunuh bayaran untuk duduk di sana .


'' Kali ini aku tidak ingin ada kata gagal , karena dulu aku sudah pernah menyewa rekan kalian untuk membunuhnya , tapi ternyata gadis ini tadi siang tiba tiba dia kembali ke klan ini lagi dan membuat masalah di kota Fengluo ini ...''


'' Serahkan saja kepada kami Patriak Leitian, kalau boleh tahu berada di tingkat apa gadis yang akan kami bunuh ini , agar kami bisa mempersiapkan diri dan mencari cara yang tepat untuk melakukan pembunuhan ini....''


'' Gadis ini satu tahun yang lalu belum memiliki kekuatan sama sekali , tapi tadi siang aku melihatnya sudah memiliki kekuatan , karena sudah bisa menyerang ku mengunakan bola energi, hanya saja aku tidak tahu kekuatan gadis ini sebenarnya...''


'' Iya tidak apa apa Patriak , kami bisa menyimpulkannya , aku yakin gadis ini kekuatannya setidaknya sudah berada di tingkat Spritualitas level 3 tahap Awal saja , sekarang ada di mana gadis itu , apakah kami harus membunuhnya sekarang...?


'' Dia sekarang ada di rumah tamu , kalian bersabarlah dulu , nanti tengah malam kalian baru boleh mengeksekusi nya , tapi kalian berdua harus berhati hati , karena gadis ini memiliki hewan peliharaan yang sangat cerdas dan senjata pusaka yang berputar putar di sekitar tubuhnya...''


'' Hewan peliharaan seperti apakah itu...?


'' Seekor kucing putih, tapi kucing putih ini tadi siang berhasil mencakar cakar wajah putri ku hingga berdarah darah ...''


'' Hahaha.... ternyata hanya seekor kucing saja , kenapa kami harus takut , terus bagaimana dengan senjata pusaka nya , kami jadi semakin bersemangat jika memang gadis ini memiliki senjata pusaka ...''


'' Senjata pusaka gadis ini berbetuk bulan dan bintang yang terus berputar putar, senjata ini sangat istimewa karena bisa di kendalikan hanya dengan pikiran saja...''


Kedua pembunuh bayaran ini matanya langsung berbinar mendengar senjata pusaka milik gadis yang akan mereka bunuh sangat lah istimewa , karena nanti senjata pusaka itu akan menjadi milik mereka berdua jika mereka berhasil menyelesaikan misi ini .


Mereka berdiskusi di sana sambil menunggu tengah malam tiba .


.


****


.


Berpindah di rumah tamu tempat putri Xia Yue berada.


Putri Xia Yue dan Shen Long hanya berbincang bincang saja di ruang tamu , setelah mengantuk kemudian putri Xia Yue berpamitan untuk masuk ke kamar bersama Mao Li , sedangkan Shen Long tetap di ruang tamu untuk tidur di sana.


Shen Long meyakini orang yang ingin masuk ke rumah ini pastilah berniat yang tidak baik kepada putri Xia Yue.


Tapi Shen Long membiarkan dulu mereka mencokel pintu rumah ini , agar mereka berdua masuk ke dalam rumah dulu lalu menyergap mereka , Shen Long melihat kedua orang ini mencokel pintu rumah dengan sangat hati hati agar orang yang ada di dalam rumah tidak ada yang tahu .


Setelah beberapa menit kedua orang ini akhirnya berhasil mencokel pintu rumah ini, kemudian kedua orang ini langsung masuk ke dalam rumah lalu menutupnya kembali dan menguncinya dari dalam , agar jika putri Xia Yue meminta tolong orang luar tidak bisa masuk ke rumah ini untuk menolongnya .


Setelah mereka mengunci pintu kemudian mereka berdua langsung berjalan menuju ke kamar putri Xia Yue, kedua orang ini tidak ada yang melihat keberadaan Shen Long karena Shen Long mengunakan perisai angin miliknya .


Shen Long memutuskan untuk membiarkan saja dulu kedua orang ini , Shen Long yakin putri Xia Yue pasti bisa mengatasi kedua orang ini karena kekuatan kedua orang ini hanya di tingkat Spritualitas level 4 tahap akhir saja .


Setelah sampai di depan kamar putri Xia Yue , kedua orang ini langsung mencokel pintu kamar putri Xia Yue dengan pedang mereka , karena pintu nya di kunci dari dalam .


.


****


.


Di dalam kamar .


Mao Li langsung bangun ketika merasakan ada orang yang ingin masuk ke kamar putri Xia Yue , Mao Li adalah hewan Primordial jadi dia memiliki pendengaran dan penciuman yang sangat tajam dan lebih baik dari siluman lainnya , kemudian Mao Li langsung membangunkan putri Xia Yue dengan mengibaskan ekornya di hidung putri Xia Yue, sehingga putri Xia Yue langsung bangun dari tidurnya karena hidungnya terasa gatal .


'' Master sepertinya ada orang yang ingin masuk ke dalam kamar kita....''


Kemudian putri Yue langsung melihat ke arah pintu kamar , ternyata memang benar ada orang yang sedang mencokel pintu kamarnya , putri Xia Yue sedikit bertanya tanya siapa sebenarnya orang yang mencokel pintunya ini , karena di rumah ini hanya ada Shen Long saja , tapi putri Xia Yue yakin ini adalah orang lain , karena Shen Long tidak mungkin akan melakukan tindakan seperti ini , seandainya Shen Long ingin mencelakai atau melecehkannya pasti sudah dari dulu dia lakukan di dalam goa .


'' Mao Li , sepertinya kita kedatangan tamu...''


'' Iya Master , apa yang harus aku lakukan...''


'' Kali ini kamu tetap lah menjadi kucing seperti ini , karena aku ingin mencoba tehnik bertarung ku untuk menyerang orang ini...''


'' Iya Master , nanti jika master kesulitan aku akan membantu Master ....''


Sambil menunggu mereka mencokel pintu kemudian putri Xia Yue langsung mengeluarkan pusaka Bulan Bintang di sekitar tubuhnya .


Setelah beberapa saat kedua orang ini berhasil mencokel pintu kamarnya , kemudian mereka langsung masuk ke dalam kamar putri Xia Yue .


Tapi baru melangkah 2 langkah saja , mereka berdua melihat ada pusaka berbentuk bulan dan bintang berputar putar ke arah mereka , sehingga kedua orang ini langsung mengunakan pedangnya untuk menangkis benda berputar putar ini .


Sring... sring... sring...


Suara tabrakan pedang dan pusaka Bulan Bintang yang menyayat telinga , dari tabrakan pedang dan pusaka Bulan Bintang keluar percikan percikan api .


.


.


...~ bersambung ~...