
.
.
Bawahan leluhur Xin Feng ini bernama Lei Xing .
Kemudian tetua Lei Xing menghampiri ketiga penjaga ini lalu menyapanya .
'' Ada apa ini , kenapa gerbang di tutup rapat seperti ini...?''
'' Kami mendapat tugas dari Patriak Xia Cheng untuk menjaga gerbang ini ketika acara lamaran sedang berlangsung , jadi tidak ada orang lain yang boleh keluar masuk gerbang ini sebelum acara pertunangan telah selesai...'' ucap salah satu pengawal bayaran sambil memegang 2 kapal di tangannya.
'' Aku adalah bagian kelurga besar dari kerajaan Xin Dong, kalian bertiga tidak perlu takut ada orang yang mengacaukan acara pertunangan ini , karena tidak akan ada orang yang berani mengacaukan acara yang berhubungan langsung dengan kerajaan Xin Dong , jadi kalian beristirahatlah dulu , karena aku ingin ke luar gerbang untuk menunggu rombongan kami yang belum sampai ke sini...''
Kemudian mereka bertiga langsung membuka pintu gerbang , karena perkataan tetua Liu Xing ini ada benarnya .
Setelah tetua Liu Xing keluar dari gerbang kemudian gerbang klan Xia langsung di tutup kembali , lalu tetua Liu Xing berjalan menuju kedai tempat putri Xia Yue berada.
Kemudian tetua Liu Xing langsung masuk ke dalam kedai ini dan langsung berjalan ke tempat putri Xia Yue , karena leluhur Xin Feng mengatakan ciri ciri putri Xia Yue memakai cadar dan membawa seekor kucing putih .
'' Salam nona , aku adalah Liu Xing bawahan dari leluhur Xin Feng yang di tugaskan untuk menjemput nona , sekarang mari kita masuk ke dalam klan Xia...'' ucap tetua Liu Xing.
'' Iya paman Liu Xing , aku sudah dari tadi menunggu paman di sini ...''
'' Tapi aku mendapat kendala , karena gerbang klan Xia di tutup rapat dan di jaga oleh 3 penjaga yang sangat kuat , aku tadi memberi alasan kepada mereka bertiga untuk menjemput rombongan yang belum tiba , jadi nona silahkan mengatakan kalau nona ada rombongan dari kerajaan Xin Dong ,tapi aku yakin penjaga ini adalah orang kepercayaan Patriak Xia Cheng atau pengawal bayaran yang di tugaskan agar nona tidak bisa masuk ke sana ...''
'' Jadi Patriak Xia Cheng telah mengantisipasi semuanya , cukup cerdik juga Xia Cheng ini , paman tidak perlu khawatir tentang masalah itu , yang penting paman bisa membuka gerbang untuk kami lewat sebentar saja , karena guruku ini memiliki perisai angin , jadi mereka nanti tidak akan ada yang melihat kami berdua...''
'' Baiklah kalau begitu sekarang mari kita ke sana...''
Kemudian putri Xia Yue langsung membayar makanan mereka berdua tadi lalu mereka bertiga berjalan menuju klan Xia .
Di tengah tengah berjalan ke sana kemudian Shen Long langsung mengaktifkan perisai angin miliknya untuk menghilangkan tubuh mereka berdua .
Tetua Lei Xing sangat kagum melihat tiba tiba tubuh putri Xia Yue dan gurunya menghilang di sana , ternyata guru putri Xia Yue ini bukanlah orang sembarangan .
Setelah sampai di depan gerbang kemudian ketiga pengawal bayaran tadi langsung membuka pintu gerbang agar tetua Lei Xing masuk ke dalam .
Putri Xia Yue dan Shen Long juga langsung masuk ke sana ketika tetua Lei Xing masuk ke dalam .
'' Mana rombongan yang akan kamu jemput tadi...?''
'' Mereka tidak jadi datang ke sini karena suatu alasan yang tidak bisa aku jelaskan...''
'' Huh... menganggu pekerjaan kami saja...'' ucap pengawal bayaran yang memegang kapak .
'' Bukankah tugas kalian adalah penjaga gerbang , kenapa kalian merasa terganggu , dasar penjaga tidak sadar diri ...'' ucap tetua Lei Xing sangat kesal .
Mendengar ketiga penjaga ini ingin menantang tetua Lei Xing kemudian Shen Long langsung menghilangkan perisai anginnya karena ingin memberi pelajaran kepada 3 pengawal bayaran ini.
Ketiga pengawal bayaran ini dan para penjaga yang ada di pos penjaga sangat terkejut tiba tiba muncul 2 orang di sana , setelah di lihat lihat ternyata gadis ini adalah orang yang harus mereka waspadai .
Para penjaga yang ada di pos penjaga tidak mau ikut campur , karena putri Xia Yue juga adalah kelurga besar klan Xia.
'' Tetua Lei Xing, anda mundur lah dulu , biar aku yang akan mangatasi ketiga penjaga ini...'' ucap putri Xia Yue.
Kemudian penjaga Lei Xing langsung berlari menuju aula untuk memberi tahu leluhur Xin Feng .
'' Ternyata kamu cukup cantik juga nona Xia Yue seperti rumor yang beredar , aku sudah lama mencari keberadaan mu di rumah bordil di kota Fengluo , tapi kami tidak ada yang pernah menemukan keberadaan mu , kalau begitu silahkan masuk karena kami tidak akan menghalangi mu , asal nanti malam kamu mau menemani kami bertiga minum dan menghabiskan malam bersama ...'' ucap tetua yang membawa 2 kapak di tangannya sambil menjilati bibir atasnya .
'' Apakah hanya itu syaratnya , apakah kalian tidak ingin meminta apa apa lagi dariku...?''
'' Tidak putri Xia Yue, hanya itu saja syaratnya...'' ucap nya dengan penuh kemenangan , karena malam ini bisa menikmati gadis ****** Xia Yue ini .
'' Kenapa harus menunggu nanti malam , sekarang aku akan menemani kalian bertiga minum sampai puas , tapi minum darah kalian sendiri...'' ucap putri Xia Yue sambil mengeluarkan pusaka Bulan Bintang yang langsung menerjang tubuh ketiga pengawal bayaran ini .
'' Kamu harus hati hati Yue'er , karena mereka memiliki kekuatan di tingkat Spiritualis Level 5 tahap akhir , serahkan saja mereka bertiga kepadaku ...'' ucap Shen Long sambil menciptakan pedang energi Es .
Kemudian Shen Long langsung menyerang ketiga pengawal ini yang sedang menghalau pusaka Bulan Bintang.
Ketiga pengawal ini langsung mengunakan senjata pusaka mereka masing untuk menangkis pusaka bulan bintang ini , tapi mereka bertiga sangat terkejut melihat pemuda yang ada di samping putri Xia Yue ternyata bisa menciptakan energi pedang , berarti pemuda yang ada di samping putri Xia Yue ini adalah gurunya yang harus mereka waspadai , karena Patriak Xia Cheng mengatakan putri Xia Yue memiliki guru yang sangat kuat.
Ketiga pengawal bayaran ini hanya bisa menangkis serangan pusaka Bulan Bintang dan tebasan pedang dari Shen Long ,karena gerakan Shen Long sangat cepat , bahkan mereka bertiga tidak memiliki kesempatan untuk menyerang balik Shen Long , belum lagi pusaka Bulan Bintang ini sangat merepotkan pergerakan mereka , karena pusaka Bulan Bintang ini selalu menyerang mereka dari belakang .
Dengan kelincahan dan perbedaaan kekuatan yang sangat jauh Shen Long dengan mudah menyerang mereka bertiga , setelah lima menit berlalu ketiga pengawal ini akhirnya tumbang di atas tanah , mereka bertiga masih hidup , hanya saja energi di dalam tubuh mereka sudah habis dan tubuh mereka bertiga penuh dengan luka yang membuat darah mereka terus bercucuran .
'' Master , bolehkah aku memberi pelajaran kepada pria mesum itu ...?''
'' Silahkan Mao Li...''
Kemudian Mao Li langsung melompat turun dari bahu putri Xia Yue dan langsung mendarat di muka pengawal bayaran yang memegang kapak .
Mao Li kemudian membuang kotoran di muka pengawal bayaran yang sedang menahan sakit di sekujur tubuhnya .
'' Huekkk...dasar kucing sialan , aku bunuh kau....''ucap tetua yang terkena jurus pamungkas Mao Li .
Tapi Mao Li langsung melompat menghindari serangan tetua ini yang ingin memukul dengan sisa energinya.
.
.
...~ bersambung ~...