
Dapun cafe jhope..
Setelah jessy pergi, back hye menghampiri jhope.
" Back hye? Kamu butuh sesuatu?" Tanya jhope.
" listy haus, aku mau mengambilkan minum untuk nya"
" oh, ambilah air hangat. Listy tidak terlalu menyukai air dingin"
" oh begitu. Baiklah. Hmm jhope, Aku tidak sengaja mendengar mu bicara dengan jessy tadi. Apa yang membuat mu meragukan Taehyung?"
" ahh itu, aku bukan meragukan taehyung. Aku hanya takut kalau taehyung hanya menganggap jessy sebagai pengganti untuk melupakan defy. Taehyung pernah punya perasaan lebih pada defy. Aku hanya takut jessy akan kecewa nanti nya"
" aku pikir taehyung bukan orang yg seperti itu, meski baru pertama bertemu, tapi aku melihat ketulusan dari mata nya"
" Tapi Cinta pertama, akan susah untuk di lupakan. Defy adalah cinta pertama taehyung. Mereka juga sudah saling mengenal cukup lama. Sementara jessy, belum lama ada di hidup taehyung"
" Memang nya kenapa? Cinta pertama? Bahkan aku juga cinta pertama mu. Dan lee yuri juga belum lama ada di hidupmu. Tapi yuri dengan mudah mengambil hatimu bukan?"
" back hye ssi, jessy dan yuri itu berbeda. Kau dan defy juga berbeda"
" apa perbedaan ku dengan defy? Apa sekarang aku sangat tidak pantas untuk kamu cintai?" Tanya back hye lirih.
" back hye, apa yang kamu katakan. Maksudku.."
" maafkan aku hoby. Hmm aku hanya ingin kamu mempercayai jessy, seperti kamu memepercayai yuri. Jeesy juga bisa membuat taehyung nyaman seperti kamu nyaman dengan yuri, meski belum lama kenal. Hm aku permisi, listy pasti menunggu minum nya"
Dengan wajah tertunduk, back hye pergi meninggalkan jhope sendiri di cafe.
" apa maksud back hye? Apa dia masih menyimpan rasa untukku? Ah back hye, kenapa jadi rumit seperti ini" gumam jhope.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Rumah Suga...
Dengan wajah lesu, jimin dan suga masuk ke rumah suga.
" hyung, aku mau langsung tidur. Aku sangat mengantuk" ucap jimin.
" pergilah"
Jimin masuk ke kamar suga, sedangkan suga berjalan ke meja kerja nya.
Meja yang di penuhi dengan alat pembuat tato dan beberapa desain yang terlukis di beberapa kertas.
Suga duduk di depan meja nya. Dan dia mulai membuka kotak berisi tumpukan kertas di dalam nya.
Perlahan suga menyingkirkan kertas kertas tersebut dan mengambil sebuah bingkai foto yang terdapat foro nya bersama eomma dan appa nya.
" Eomma, appa, aku sangat merindukan kalian. Maafkan aku. Maafkan aku.." gumam suga dengan air mata yang terus mengalir"
Tak jauh berbeda dengan suga, jimin pun hanya bisa meringkuk di kamar nya, dan menatap potret keluarganya dalam ponsel nya.
" maaf appa, hyung, aku sudah memikirkan nya matang matang, aku memang mencintai Tata, dan aku tidak ingin tata terluka karna kehilangan sujin. Aku sama sekali tidak ingin menyakiti kalian" sesal jimin.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Pagi hari...
Kantor PG industri...
Defy membereskan beberapa file di meja kerja nya. Sedang kan sindy terus sibuk dengan komputer nya.
" sindy. Aku akan meminta tanda tangan nya. Dan setelah itu kita bisa mulai rapat nya" ucap defy.
" baikalah aku akan segera menyelesaikan email ini"
" iya.."
Defy masuk ke ruangan jin dengan beberapa map di tangan nya.
Kala itu, jin tengah duduk merenung dan memegang sebelah pelipis nya.
" oppa, aku butuh tanda tanganmu untuk rapat nanti"
" kemari, duduklah"
" kenapa? Apa oppa sakit? Oppa pusing? Mau ku pijit?"
" tidak aku hanya sedang banyak pikiran"
" soal jimin dan tata?"
" Dari mana kamu tau?"
" jungkook memberitahu sindy kalau mereka akan menikah besok"
" oohh.."
" kenapa? Apa oppa tidak ingin jimin menikah dengan Tata? Maafkan aku, tapi aku mengenal tata dengan baik, dan tata itu gadis yang yang baik, oppa"
" aku hanya ragu akan status tata. Masa depan jimin masih sangat panjang, dan tata.."
" kenapa dengan status tata? Mereka akan menikah, dan menjalani kehidupan baru. Kenapa harus ada bayang bayang status. Itu kan hanya masa lalu"
" Tapi Appa dan aku juga akan terpengaruh oleh hubungan jimin. Bagaimana appa akan menjawab pertanyaan relasi nya saat mereka bertanya soal menantu nya?"
"Apa dalam keluarga mu memang sangat mempertimbangkan status? Bibit bebet dan bobot menantu?"
" Defy, appa bukan orang sembarangan. Appa bahkan terkenal sampai luar negri. Kehidupan pribadi appa pasti selalu jadi omongan orang. Aku tidak ingin appa mengalami kesusahan atas keputusan konyol jimin"
" Konyol? Apa perasaan cinta itu konyol? Apa hanya karna status, seseorang harus melupakan cinta nya? Lalu bagaimana dengan aku? Bagaimana dengan status ku? Apa aku juga tidak pantas untukmu?"
" kenapa kamu kamu menyangkutkan dengan hubungan kita. Status mu dan tata itu berbeda"
" Defy cukup. Ini bukan waktu nya untuk menyambungkan masalah yang jauh berbeda"
" baikalah. Kalau kamu pikir ini masalah berbeda. Tapi harus nya kamu percaya jimin, kamu hyung nya jimin. Kamu harus nya paham, jimin tidak akan ada sengaja membuat kalian kesusahan kan?"
" defy ssi, aku ingin sendiri"
Mendengar ucapan ketus jin, defy berjalan keluar dengan langkah kaki yang berat.
Defy duduk di meja kerja nya dan sindy pun menegur nya setelah melihat perubahan wajah defy.
" ada apa?"
" tidak, hm email nya sudah di kirim?"
" sudah, hmm defy ssi, kamu akan hadir di pernikahan jimin dan tata? Setelah menikah di pengadilan, mereka akan membuat pesta kecil bersama anak anak yatim di sana"
" tentu, setelah kita pulang kantor kita kesana"
" hmm aku akan menemani mereka dari pagi, jungkook memintaku menemani Tata, besok aku akan mengambil cuti"
" oh baiklah, tidak apa apa"
" Tunggu, apa tuan jin tidak akan datang?"
" hmm entahlah, ayo, kita harus menghadiri rapat"
" hmm baiklah"
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Rumah suga..
Pagi itu, suga tengah membereskan peralatan tato nya.
Dengan sedikit meringis kesakitan, suga tetap berusaha melatih tangan nya untuk kembali menjalakan alat tato nya tersebut.
" hyung, kalau masih sakit, tidak perlu di paksakan"
" aku baik baik saja. Kemaren seharian kamu kemana? Kenapa tidak bekerja?"
" hari ini dan besok juga aku tidak bisa bekerja"
" kenapa? Kamu sakit?"
" aku akan menikah hyung. Dengan tata"
" yang taerin? Noona nya jungkook?"
" iya, kami akan menikah besok pagi di pengadilan"
" itu bagus, tata wanita yang dewasa dan baik hati, tapi kenapa mendadak? Bahkan kalian belum berpacaran kan?"
" hyung kami harus menikah demi mendapat hak asuh sujin"
" jadi pernikahan palsu?"
" iya, tapi perasaanku pada tata itu murni. Aku ingin membantu nya, dan aku memang mencintai nya"
" apa keluargamu sudah tau? Eomma dan appa mu.."
" iya, sebelum aku menjemputmu, aku ke rumah dulu. Dan bukan hanya appa dan eomma, bahkan jin hyung juga menolakku. Mereka mengusir ku"
" apa jin tau kenapa kalian menikah dalam waktu singkat?"
" Tidak, tapi, saat jin hyung tau tujuanku, selain rasa cinta, pasti dia tetap tidak akan menyetujui pernikahan ini"
" ini memang rumit jimin, Tapi tujuanmu itu mulia, semua nya akan baik baik saja"
Ditengah perbincangan mereka, terdengar suara ketukan pintu dari depan rumah suga.
Tak lama sosok yang tak asing bagi mereka pun masuk.
" listy ssi.." panggil jimin.
Berbeda dengan jimin yang menyapa listy, suga justru memalingkan wajah nya seakan menghindari tatapan listy.
Bahkan listy pun mulai menyadari perubahan sikap suga pada nya.
" Jimin ssi, apa kamu tau kenapa yuri tidak datang ke kampus? Kemaren dia absen dan sejak tadi malam aku tidak bisa menghubungi nya"
" Entahlah, tadi malam aku tidak melihat nya di rumah. Aku juga belum menghubungi nya. Sebentar aku akan menghubungi nomer lain nya" ucap jimin sembari berlalu dengan memeriksa ponsel nya.
Setelah jimin pergi, listy menghampiri suga yang tengah mendesain tato dengan laptop nya.
" oppa, kamu sedang sibuk"
" iya, jadi pergilah"
" aku tidak mau pergi"
Listy justru duduk di samping suga dan tersenyum pada nya. Sementara suga hanya diam menatap listy dengan tatapan sinis.
" apa?" Tanya suga.
" apa? Aku hanya ingin melihat desain tato mu"
" pergilah, apa kamu tidak punya pekerjaan lain?"
" tidak, beri aku pekerjaan"
Suga hanya diam dan menatap listy dengan tatapan datar, sementara listy terus tersenyum manja pada suga.