
Depan rumah Tata...
" maaf terlambat, aku mengantar suga hyung dulu. Jadi siapa yg mau berboncengan bersamaku?" Ucap jimin tanpa turun dari motor nya.
" tidak ada, Tata eonnie ikut denganku" jawab listy sembari memakai helm nya.
" hagh kalian ini. Aku membawa vas saja. Ayo vas peluk aku" celetuk jimin sambil mengambil vas bunga di sebelah nya.
" heyy turunkan vas itu" perintah Tata.
" bahkan kamu melarangku menyentuh vas bunga. Aa aku sangat sedih" ucap jimin.
Listy dan Tata pun tertawa.
" sudahlah kita akan terlambat, simpan ektingmu untuk konser" usul listy.
Tata, Listy dan jimin pergi dgn sepeda motor mereka.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Rumah Taehyung...
Defy dan sindy datang ke rumah nenek taehyung.
" defy, kamu datang, kamu mencari taehyung? Tapi dia sudah berangkat" sapa nenek go Rae.
" tidak nek, aku mencari nenek. Oh ya ini temanku sindy" ucap defy.
" selamat pagi nenek, aku sindy" sambung sindy.
" selamat pagi juga. Jadi kenapa kalian mencari nenek?" Tanya nenek rae.
" kami butuh sedikit bantuan nenek. Aku pernah melihat baju2 pria di lemari nenek. Waktu nenek memberiku benang rajut. Nenek ingat?" Jelas defy.
" iya, baju2 itu dulu nenek sewakan. Tapi sekarang baju itu sudah ketinggalan jaman. Jadi nenek menyimpan nya" terang nenek rae.
" bolehkah kami menyewa nya nek? Sebenar nya kami ada proyek amal, taehyung juga terlibat. Dia juga akan memakai baju itu nantinya" sahut defy.
" tentu saja boleh. Kalian boleh mengambil nya. Nenek punya 3 model kostum. Dan masing2 7 setelan baju. Ayo lihatlah dulu. Kata taehyung baju itu sudah ketinggalan jaman. Jadi nenek tidak pernah membuka nya" ucap nenek go rae.
Defy dan sindy sangat senang dan langsung mengikuti nenek masuk ke kamarnya.
" baju nya memang terlihat ketinggalan jaman. Tapi kita bahan nya masih bagus" jelas nenek go rae.
" Disinilah kita bisa memanfaatkan skil menjaitmu" bisik defy pada sindy.
" tapi aku sudah lama tidak menjahit. AkuĀ ragu apa aku bisa mendesain ulang baju2 ini" sesal sindy.
" kita coba dulu, aku akan membantumu. Ayo bawa ini ke rumah. Ada mesin jait milik anak pemilik kontrakanku" ajak defy.
" ayo kita coba" jawab sindy.
" nenek ini semua kita bawa ya nek. Makasih" ucap defy.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hari ini semua orang bekerja keras, Listy, Tata dan jimin mencari sponsor.
Mengajukan proposal ke berbagai tempat. Mereka sempat mendapatkan penolakan.
Tapi banyak pula yg bersedia ikut dalam project amal mereka.
Namjoon, jhope, dan suga berusaha keras membuat lagu dan koreo untuk di tampilkan dalam konser.
Mereka juga sempat mengalami masalah. Tapi mereka menangani nya dgn baik.
Sedangkan jungkook dan taehyung tetap bekerja. Tapi mereka juga membagi selebaran dan membaginya.
Saat jungkook berpatroli keliling, jungkook membagikan selebaran meski di suasana panas terik.
Dan taehyung, membagikan pada pelanggan di minimarket.
Saat jam makan siang pun dia memanfaatkan waktunya untuk membagikan selebaran.
Defy dan sindy bertugas menyiapkan kostum. Defy sempat menayakan pada namjoon soal lagu yg akan di tunjukan dalam konser.
Setelah itu defy dan sindy menyesuaikan nya dgn kostum yg akan mereka buat.
Defy dan sindy mengalami berbagai masalah. Tangan sindy yg terkena jarum, defy yg salah menggunting kain.
Tapi mereka tetap menyelesaikan kostum demi kostum.
Tak terasa sore hari telah tiba. Mereka berkumpul di panti.
Mereka semua duduk bersama dan mereka terlihat sangat kelelahan.
Wajah mereka begitu lusuh dan mereka pun lebih banyak diam.
" aku mau menelfon jessy dulu oppa" pamit listy pada jhope yang duduk di samping nya.
" Jadi siapa yg akan mentraktir makan malam" tanya taehyung.
" biar aku menyuruh soni mengantar makanan dari cafe" sahut jhope.
" jimin, gimana soal tempat konsernya" tanya namjoon.
" tenang saja. Dia akan segera datang" jawab jimin.
" siapa hyung mu?" Tanya suga.
" udah lah. Yg penting beres" jawab jimin.
" kalo soal kostum nya bagaimana?" Tanya namjoon kembali.
" aku dan defy sudah mendapatkan nya. Kami sedang menggarap nya. Besok aku akan mengukur kalian" sahut sindy.
" kamu sudah bekerja keras" ucap jungkook sembari mengusap rambut sindy yang duduk tepat di samping nya.
Dan semua orang langsung menyoraki jungkook dan sindy.
" saat jatuh cinta dunia serasa milik berdua" celetuk taehyung.
Namjoon langsung melamun teringat ayana. Pasal nya Namjoon sering melakukan hal yg sama pada ayanna.
Defy pun turut melamun mengingat jin. Dia mengeluh dalam hati nya.
" kenapa aku terus mengingat nya. Apa aku merindukan nya. Harus nya dia sudah pulang sekarang. Apa aku harus menelfon nya" batin defy.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Jin mengemudi mobil nya sendiri. Dia melintas di jalan tol dgn kecepatan tinggi.
" aku ingin segera menemui nya. Aku harus cepat, sebelum dia tidur" batin jin.
Jin terlihat sangat gembira senyum terus mengembang di wajah nya. Jin terus tersenyum sambil mendengarkan musik di mobil nya.
Tapi hal buruk terjadi, sebuah truk dari arah berlawanan melaju kencang dan kehilangan kendali karna kebocoran ban.
Truk itu melewati pembatas jalan dan terguling di depan mobil jin.
Jin begitu panik dan langsung banting stir ke kiri. Mobil yang jin kendarai masuk ke jurang.
Jin terluka dan tak sadarkan diri.
Saat kejadian itu, defy tengah mencoba menelfon jin sampai 2 kali.
" sudahlah, mungkin dia masih di jalan" batin defy.
" kamu menelfon siapa?" Tanya sindy.
" tidak ada" jawab defy cuek.
Beberapa menit kemudian, saat mereka kembali berdiskusi soal konser, tiba2 ponsel defy berdering.
Defy pergi menjauh dan menerima panggilan dari jin.
Defy terus tersenyum saat mengangkat telfon dari jin.
Tapi senyum nya sirna setelah seorang polisi mengabarinya tentang kecelakaan yang jin alami.
Defy tak dapat berkata apapun. Wajah nya kini pucat dan mata nya mulai berkaca kaca.
Defy terus menatap jimin tanpa sepatah kata pun.
" defy. Kamu kenapa?" Tanya jimin.
" ada apa defy" tambah tata.
" Tuan jin.. kecelakaan. Sekarang dia dilarikan ke rumah sakit city" jelas defy dengan suara yang bergetar menahan kepanikan nya.
Jimin langsung mengambil kunci motor suga dan berlari keluar tanpa mengatakan apapun.
Listy dan sindy mencoba membuat defy tenang.
" siapa jin?" Tanya namjoon.
" dia bos kami. hyung nya jimin"
" jadi jimin.." sambung jhope yang terlihat terkejut mendengar kebenaran identitas jimin.
" aku akan ke sana. Jimin pasti sangat terluka" sahut suga.
" baiklah, kami juga harus pulang, ini sudah larut. Kami akan menjenguk hyung nya jimin besok saja" ucap jhope.
Setelah itu, mereka pergi dari panti asuhan.