Seven Boy's

Seven Boy's
Seven Boy's Episode 15



Rumah namjoon..


Malam itu, jimin, tae, jungkook dan jhope duduk di ruang tamu, sembari menikmati cemilan yg namjoon suguhkan.


" jimin, dimana suga?" Tanya namjoon.


" entahlah. Aku dari cafe langsung ke sini dgn  jhope hyung" jawab jimin.


" aku akan menelfon nya" sambung jungkook.


" aku datang" Seru suga, saat masuk ke dalam rumah namjoon.


" baru saja aku mau menelfonmu hyung"


" maaf aku telat. Jhope, Listy tidak ikut?" Tanya suga.


" kenapa kamu mencari adiku?" Tanya jhope balik.


" tidak papa, soal nya biasanya kan dia ikut" jawab suga santai.


" jessy juga biasanya ikut, kenapa kamu tidak menanyakan jessy" sambung taehyung dgn wajah polos nya.


" jhope hyung, sepertinya kamu akan segera mendapatkan adik ipar" celetuk jimin.


Semua tertawa kecuali namjoon, suga, dan jhope.


" haigh yg benar saja" protes jhope sembari menendang kaki jimin.


" siapa juga yg mau dgn gadis konyol seperti dia" tambah suga.


" heiyyy!" Jhope pun kini meninggikan suara nya.


" ah sudah sudah diamlah" potong namjoon.


" kenapa hyung? Dari tadi kamu terus murung. Apa terjadi sesuatu?" Tanya taehyung.


Namjoon tidak menjawab pertanyaan tae, dia justru berjalan ke dapur. Semua mata langsung tertuju pada namjoon.


" dia kenapa?" Bisik jungkook.


" entahlah" sahut jimin.


" tidak biasanya dia murung begitu" tambah taehyung.


" mungkin masalah wanita" jhope pun turut bersuara.


Tak beberapa lama, namjoon datang membawa sekardus minuman.


" latihan libur, ayo temani aku minum" ajak namjoon.


" wah ini bagian yg aku suka, harus nya tiap hari setelah latihan kita melakukan nya"


Jimin langsung membuka botol dan menuangkan pada gelas.


" aku tidak biasa minum" ucap taehyung.


" kalau gitu biasakan lah" celetuk jimin.


" polisi di larang meminum itu" bantah jungkook.


" Listy dan jessy pasti akan memarahiku. Aku tidak ikut" tambah jhope.


" aku sedang batuk" ucap suga pelan.


Namjoon memukul meja dan terus menunduk.


" sudah Minum saja!" Bentak namjoon.


Seketika semua langsung mengambil gelas berisi minuman dan meminum nya.


Sepanjang malam mereka minum dan berceloteh tak jelas.


Meraka menghabiskan sedus minuman dan tertidur di rumah namjoon.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Defy dan jin melintasi pantai saat perjalanan pulang.


" sebenarnya kamu bisa tinggal kalo kamu mau" ucap jin.


" tidak perlu, aku punya banyak pekerjaan, ahjuma akan mengurus ibuku dengan baik" jawab defy.


" hari ini hari yg sangat panjang bagimu. Kamu menghadapi nya dgn sangat baik. Semua nya akan baik baik saja" hibur jin.


Jin menggenggam tangan defy. Dan tetap fokus pada kemudi.


Defy terus menatap jin sepanjang jalan.


" belum pernah ada yg mengatakan ini padaku. Semua orang terus menggunjing ibuku saat mereka tau keadaan ibuku" ucap defy saat menatap wajah pria yang berbibir sensual di depan nya.


" benarkah? Kalo gitu mulailah terbiasa, aku akan sering mengatakan nya dan sering menggenggam tanganmu"


" terimakasih"


" kalau kamu mau berterimakasih, teruslah berdiri di sisiku"


Jin menghentikan mobil nya dan menghadap defy.


Jin terus menggenggam tangan defy dan menatap nya.


" aku rasa aku menyukaimu. Entah kapan aku mulai merasakan hal ini. Selama setahun ini aku terus memperhatikanmu. Bahkan aku melihatmu di CCTV"


" jadi kamu tau apa yg aku dan sindy sering bicarakan?"


" hmm iya. Si galak, bos aneh. Aku mendengar semua nya"


" ah kamu melanggar privasi kami. Hmm apa kamu tidak marah?"


" tidak, aku justru merasa lucu. Apa lagi saat melihatmu ngoceh dan mengumpat padaku. Kamu sangat lucu"


" maaf.."


" aku benar2 menyukaimu. Mari kita menjalin hubungan"


" kata2mu terdengar lucu. Tapi aku butuh waktu, untuk memikirkan nya. Bagiku ini terlalu cepat"


" baikalah. Tapi jangan terlalu lama, banyak pekerjaan yg harus kamu pikirkan"


" iya Tuan jin. Bos aneh"


" kamu kembali mengejeku?"


Jin dan defy mulai dekat dan defy sudah mulai merasa nyaman saat berada bersama jin.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


06.00 kst


Tata terus menelfon jungkook tapi jungkook tidak juga menganggkat panggilan Tata.


Tata pun menelfon listy.


" hallo eon. Ada apa?"


" apa oppamu di rumah? Sebenarnya jungkook tidak pulang semalaman"


" jhope oppa juga belum pulang eon, mungkin mereka masih di rumah namjoon oppa. Aku rasa mereka berlatih dgn sangat keras sampai mereka lupa waktu. Eonnie tenang saja, aku akan ke rumah namjoon oppa"


" baiklah, terimakasih lis. Mainlah kerumah saat kamu ada waktu"


" tentu eonnie"


" siapa yg telfon eonnie?" Tegur jessy saat jessy masuk ke kamar listy.


" tata eonnie. Temanku yg penulis itu. Noona nya jungkook" jelas listy.


" oo.."


" aku mau ke rumah namjoon oppa dulu"


" bolehkah aku ikut eon? Aku sangat bosan di rumah terus"


" ayo"


Listy dan jessy pun sampai di rumah namjoon.


" namjoon oppa. oppa. Pintunya tidak dikunci, mungkin mereka di dalam, ayo masuk" ucap listy saat berdiri di depan pintu rumah namjoon.


Listy dan jessy pun masuk.


" kenapa bau sekali eon?" Tanya jessy.


" tentu saja bau, mereka berpesta minuman ternyata. Ih menjengkelkan sekali bukan nya latihan, mereka malah mabuk seperti ini" oceh losty saat melihat keenam pria pemabuk itu tidur tergeletak di ruang tamu namjoon.


" aku keluar saja. Aku tidak tahan bau nya" ucap jessy.


" kamu bisa sendiri? Eonnie mau mengurus mereka" ucap listy.


" iya aku bisa"


" bagus sekali. Kalian membuat alasan latihan dan malah mabuk begini" maki listy dgn nada tinggi.


Listy mengambil sapu dan memukui mereka semua satu persatu.


" bangun bangun!" Teriak listy saat memukuli keenam pria di depan nya.


Setelah mereka semua bangun, mereka berdiri berjejer di depan Listy.


" kalian harus nya berlatih. Kenapa malah mabuk seperti ini?" Tanya listy dengan melipat tangan nya di depan pria pria malang tersebut.


" jimin yg memaksaku" ucap Taehyung.


" kapan aku memaksamu, namjoon hyung yg menyuruh kami minum" bantah jimin.


" lalu kenapa kalian mau" sahut namjoon.


" cukup! Sekarang kalian malah saling menyalahkan. Wah bagus sekali. jhope oppa yg paling tua disini kenapa oppa tidak melarang mereka" ucap listy.


" tidak, suga lebih tua dariku" jawab jhope.


" sudahlah. Kalian semua salah, aku benar benar kesal dengan kalian semua. Sekarang, pembagian tugas, jhope oopa dan namjoon oppa buat juz lemon, jungkook dan jimin membuang sampah botol2 ini dan suga menyapu dan mengepel. Taehyung temani jessy di luar. Dan aku akan mengawasi kalian" perintah listy.


" kenapa.." suga berniat protes tapi jhope segera memotong perkataan suga.


" udah ikuti saja. Pekerjaanmu yg paling ringan" ucap jhope.


" ringan apa nya. Tae kita bertukar tugas" ucap suga.


" tidak tidak, tae, keluarlah temani jessy"


" sorry suga hyung" ucap taehyung dgn memperlihat kan senyum kotak nya.


Tae pun keluar, dan langsung menghampiri jessy yang tengah duduk di halaman.


" jessy, aku di beri tugas oleh Listy untuk menemanimu" ucap taehyung.


" pasti eonnie memarahi kalian semua ya?" Tanya jessy.


" iya begitulah. Mereka sedang membersihkan rumah"


" eonnie itu orang yg sangat tegas"


" lalu kamu? Apa kamu cerewet dan galak seperti eonnie mu?"


" kadang"


" aku rasa wajahmu tidak cocok kalo marah. Kamu lebih terlihat cantik saat tersenyum"


" apa kamu sedang menggodaku?"


" anggap saja begitu"


" aku ingin melakukan hal yg sama, tapi aku tidak bisa melakukan itu. Aku tidak tau ekspresi seperti apa yg cocok dgn mu"


Tae sempat terdiam dan merasa sedih melihat keadaaan jessy.


Kemudian, tae memegang tangan jessy dan meletakan tangan jessy di wajah nya.


" kamu tidak bisa melihat wajahku kan. Tapi kamu bisa membayangkan seperti apa wajahku setelah kamu menyentuh wajahku"


" bolehkah?"


" tentu saja"


Listy terus memberi arahan pada mereka dan membuat mereka kesal, tapi mereka tetap diam dan mengerjakan tugas yg Listy berikan.


Setelah selesai mereka duduk dan meminum juz lemon yg di buat jhope dan namjoon.


" jhope hyung, adikmu sangat cerewet" ucap jimin.


" aku tidak menyangka, dia itu gadis yg menakutkan" tambah jungkook.


" heiy jaga kata kata kalian. Dia itu sangat tegas. Dia mewarisi sifat almarhum Appa. Appa seorang tentara. Tapi Listy itu juga calon psikolog, dia bisa bersikap lembut saat di perlukan" jelas jhope.


" menurutku dia gadis yg aneh. Dia berbeda dgnmu dan jessy" tambah Suga.


" aku dan jessy mewarisi sifat eomma, eomma kami seniman"


" oh pantas saja" sahut jimin.