Seven Boy's

Seven Boy's
Seven Boy's Episode 23



Rumah sakit...


Pagiharinya, Jessy, listy dan jhope datang ke rumah sakit.


Dokter mulai mempersiapkan oprasi jessy, jessy kembali melakukan berbagai pemeriksaan ulang.


Sedangkan listy dan jhope menunggu di ruang tunggu.


Tiba tiba jimin memanggil jhope. Jimin melambaikan tangan dan menghampiri jhope. Di saat itu, suga juga tengah berdiri di samping jimin, dan tataoan matanya langsung tertuju pada listy yang duduk di samping jhope.


Bahkan suga juga turut menghampiri jhope dan listy.


Saat listy melihat suga, listy begitu terkejut dan merasa malu kerna teringat kejadian tempo hari.


Listy sama sekali tidak punya keberanian untuk menatap suga.


Tapi berbeda dgn suga. Suga terus memperhatikan listy tanpa berkedip.


" oprasi nya sepagi ini?" Tanya jimin.


" nanti siang. Jessy melakukan pemeriksaan sebelum oprasi. kamu mau menjenguk hyungmu?" Tanya jhope kembali.


" iya. Setelah menemui jin hyung, aku akan segera ke cafe" jawab jimin.


" aku juga akan ikut menemui hyungmu, ayo" jhope beranjak dari duduk nya dan merangkul jimin.


" ayo. Dia pasti senang bertemu dgnmu. Listy ayo  ikutlah?" Ajak jhope.


" hmm oppa saja, aku harus menunggu jessy" jawab listy yang sengaja berniat menghindari suga.


" hmm baiklah. Ayo suga hyung" ajak jimin.


" kalian duluan saja, aku akan menyusul" jawab suga.


" kenapa dia tidak pergi. Apa yg harus aku lakukan sekarang" gerutu listy dalam hati nya.


Suga segera duduk di samping listy, setelah jimin dan jhope pergi.


Tetapi Suga hanya diam dan terus menatap listy dgn wajah datar nya, listy pun mulai salah tingkah di buat nya.


" kenapa kamu duduk di sini. Pergilah, mereka menunggumu" suruh listy tanoa berani menatap suga.


" kenapa kamu pergi begitu saja?" Tanya suga santai.


" hemh?"


" kenapa kamu menghindari tatapanku?"


" aku tidak.."


" apa itu yg pertama bagimu? Ah pasti itu sebab nya, kamu malu setelah kejadian kemaren"


" tutup mulutmu. Orang orang bisa mendengarnya"


" benarkan itu yg pertama. Itu sebabnya kamu menghindariku"


" diamlah, aku sangat malu mendengarnya. Pergilah pergilah, pergi.." ucap listy sembari menutupi wajah nya.


Suga tersenyum dan mengusap kepala listy. Suga pun melangkah pergi tanpa berkata apa pun.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Ruang rawat jin...


Jhope duduk di samping ranjang jin. Dan berbincang dgn jin.


" terimakasih kamu sudah bersedia mempekerjakan jimin. Padahal dia tidak bisa melakukan apapun" ucap jin.


" Hyung! Kamu meremehkanku?" Protes jimin.


" kamu memang benar. Dia bahkan terus memecahkan piring2ku. Tapi dia itu pekerja keras dan cepat belajar" jawab jhope.


Mereka pun terus berbincang dan bercanda. Tak lama suga masuk ke ruang rawat jin.


" suga kemarilah" pinta jin.


" apa yg sedang kalian bicarakan?" Tanya suga.


" tidak ada. Aku hanya berterimakasih pada jhope. Aku juga ingin berterimakasih padamu. Jimin sudah banyak merepotkanmu" jawab jin.


" bukankah seharus nya kau meminta maaf?" Tanya suga dgn wajah datar nya.


Mereka semua tertawa.


" baik kak suga, kami berterimakasih dan meminta maaf" jawab jimin.


" dan aku minta tolong. Tolong jaga jimin, selama dia tinggal di rumahmu" tambah jin.


" jimin terus menguntitku. Aku tidak punya pilihan lain" jawab suga.


" baiklah. Jin senang bertemu dgnmu dan cepatlah sembuh. aku harus pergi, Adikku akan di oprasi di rumah sakit ini juga" pamit jhope.


" oh baiklah terimakasih sudah berkunjung, dan sukses untuk oprasi adikmu" jawab jin.


" kita juga harus pulang jin. Jaga dirimu. Ayo jimin" sambung suga.


" aku pergi dulu hyung" pamit jimin.


" tunggu jimin, eomma akan segera datang kesini. Bisakah kamu menemui nya. sekedar menyapa saja" pinta jin.


" maaf hyung. Tapi aku rasa eomma mu tidak akan senang melihatku disini. Aku akan menemui nya lain kali. Maafkan aku, Aku pergi dulu" jawab jimin.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Rumah defy...


Defy, eomma dan ahjuma nya telah sampai di rumah defy.


Defy membantu eomma nya masuk dan sarapan bersama mereka.


" ahjuma. Aku harus segera ke kantor, tolong jaga eomma, Dan tolong jangan biarkan eomma keluar sendiri. Di sini cukup ramai. Aku takut mental eomma terganggu lagi. Dan di kulkas ada makanan. Aku pergi dulu, aku sudah terlambat" pamit defy.


" iya. Aku mengerti. Pergilah, aku akan menjaga ibumu dengan baik" jawab ahjuma.


" makasih , eomma baik baik di sini ya. Setelah bekerja, defy akan segera pulang" pamit defy sembari mengusap rambut eomma nya.


Kantor..


Sampai di kantor, sindy langsung menanyakan keadaan eomma defy.


" bagaimana keadaan eomma mu?" tanya sindy.


" aku membawa eomma ke rumah. Eomma smakin sering kambuh. Aku tidak bisa terus bolak balik ke desa. Dan aku juga akan mengobati eomma secara medis" jawab defy.


" ah itu bagus. Semoga eomma mu baik baik saja  sekarang. Siang ini tuan jin keluar dari rumah sakit kamu sudah mendengar nya?"


" iya. Dia nengirim pesan padaku tadi pagi"


" tentu saja, dia kekasihmu"


" stt diamlah. Nanti ada yg mendengar"


" iya iya, ini file yg harus di tandai tuan jin. Pergilah ke rumahnya saat makan siang"


" kamu memang selalu tau apa yg aku butuhkan. Sorry aku tidak bisa menemanimu makan siang hari ini"


" tidak papa. Aku juga akan makan siang bersama jungkook. Seperti biasa"


" hmm iya iya"


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Rumah jungkook...


Jungkook dan sujin sudah bersiap, Dan Tata memberikan bekal sujin di depan rumah.


" sujin, ayo uncle antar ke sekolah" tawar jungkook.


" tidak uncle, aku akn pergi dgn teman temanku" jawab sujin.


" biarkan sujin berangkat dengan teman2 nya. Sujin sudah besar sekarang. Putri eomma semakin dewasa sekarang" sambung Tata.


Tata memeluk sujin dan jungkook terus tersenyum melihat nya.


Tapi senyum itu berhenti saat melihat Kim ji suk (appa kandung sujin).


Sujin langsung berlari menghampiri appa nya dan memeluknya.


" appa, sujin merindukan appa" ucap sujin.


" benarkah? Appa juga merindukan salsa" jawab pria yang bertubuh tinggi kekar tersebut.


" tapi sujin sudah terlambat, sujin harus sekolah" jawab sujin.


" baiklah, sujin sekolah dulu, pulang dari sekolah,  appa akan mengajak sujin pergi jalan jalan. Sujin setuju?" Tanya ji suk.


" baik appa, Sujin pergi dulu. Dah appa"


Setelah sujin pergi, ji suk duduk bersama Tata dan jungkook di teras.


" ada urusan apa kamu kesini?" Tanya jungkook dgn wajah sinis nya.


" kamu sekarang semakin tidak sopan saja" sahut ji suk.


" udah hentikan, jungkook pergilah ke kantor. Kamu akan terlambat nanti. Biar Noona yg mengatasi ini" sambung Tata.


" tapi noona.." protes jungkook.


" tidak papa, pergilah" tambah Tata.


Jungkook menuruti noona nya dan pergi bekerja.


" ada apa?" Tanya tata.


" ini soal sujin. Aku telah mengajukan banding, untuk hak asuh sujin, dan pengadilan telah menyetujuinya" jawab ji suk.


Kaliamat yg di ucapkan kim jisuk, bagai kan petir di siang bolong bagi Tata.


" aku mau memberikan undangan persidangan 2 minggu lagi. Dan pengadilan telah memberiku ijin untuk membawa sujin, sampai waktu persidangan tiba" tambah jisuk sembari meletakan selembar amplop di meja di deoan nya.


Tata begitu terkejut, Dia segera mengambil kertas yg diberikan jisuk dan memeriksanya.


" kenapa kamu melakukan nya. Kenapa kamu tega sekali padaku. Aku dan sujin tidak bisa dipisahkan" keluh tata setelah membaca semua tulisan yang tertuang dalam kertas tersebut.


Dan kini, tata pun tak dapat membendung air mata nya.


" aku adalah appa kandung sujin, dan sebentar lagi aku akan menikah. Itu sebabnya pengadilan menyetujui bandingku. sujin akan mendapatkan keluarga yg utuh kalau sujin tinggal bersamaku" jelas jisuk.


" tidak, aku mohon jangan ambil sujin dariku. Aku tidak bisa hidup tanpa sujin. tolonglah, biarka sujin terus bersamaku. Kamu akan menikah. Kamu akan mempunyai anak. Tapi aku, aku tidak bisa melakukannya. Aku, aku... tidak sempurna"


" kalau kamu mau hidup dengan sujin, Maka hiduplah denganku. Kita kemabali seperti dulu. Yang sebenarnya aku masih sangat mencintaimu, Yang taerin"


" seperti dulu bagaimana? Seperti saat kamu terus memukuli ku karna kesalahan kecil? Saat kamu berani berkencan dgn wanita lain di belakangku? Itu yg kamu mau? Cinta apa yg kamu maksudkan?"


Jisuk sempat diam dan dia mulai mentertawakan tata.


" kamu wanita yg tidak tau untung. Kenapa kamu masih bertingkah sombong seperti itu. Masih untung aku mau bersama mu. Dengarlah. Tidak ada laki laki waras yg mau menikahi wanita mandul sepertimu"


" kamu menunjukan sifat aslimu. Jangan pernah bicara soal cinta. Itu memalukan. pergilah dari sini"


Jisuk pun pergi dan Tata hanya bisa menangis di kamarnya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Cafe...


Sindy dan jungkook makan siang bersama di cafe langganan mereka.


Seperti biasa, jungkook dan sindy memesan makanan favorite mereka. Tapi ada sedikit berbeda kali ini, sindy dan jungkook lebih banyak diam.


" kamu kenapa?" Tanya sindy.


" aku tidak papa, habiskan makanan mu. Aku akan kembali bekerja" jawab jungkook.


Jungkook berdiri dan menghampiri sindy.


Jungkook memeluk sindy, dan mencium kening nya.


" jaga dirimu" ucap jungkook.