
♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡
Cafe jhope...
16.00 kst
Jimin telah menyelesaikan pekerjaan nya dan berpamitan pada choi hana dan soni.
" terimakasih semua. Kalian banyak membantuku. Aku pulang dulu" ucap jimin.
" ya, pergilah. Besok datanglah lebih awal" ucap soni.
" baiklah"
Jimin berjalan ke laur cafe, tapi dia kembali lagi untuk mengambil jam tangan nya yg tertinggal di dapur.
Tapi dia menghentikan langkah nya saat mendengar percakapan hana dan soni.
" dia bahkan makan siang bersama jhope. Sedangkan kita tidak pernah di ajak oleh jhope. Pasti si jimin itu menghasut jhope" tuduh hana.
" sudah. Jangan cemburu begitu. Jimin itu kan juga teman nya nona Listy" hibur soni.
" tapi itu tidak adil. Aku kesal pada jimin. Aku membencinya"
Jimin berbalik dan keluar dari cafe.
" apa yg aku lakukan. Jhope yg mengajaku kenapa mereka kesal padaku. Kenapa mereka cemburu padaku"
Jimin terdiam sejenak dan teringat jin hyung.
" ternyata tidak enak di cemburui. Mungkin ini juga yg hyung rasakan. Dia tidak berbuat salah, tapi aku membencinya. Aku yg salah. Harus nya aku tidak bersikap kasar pada nya"
Di tengah jalan, jimin berpapasan dgn defy yg pulang dari membeli makanan.
" tuan jimin"
(Skip)
Mereka pun duduk bersama di taman dekat cafe jhope.
" apa yg tuan lakukan di sini?" Tanya defy.
" panggil jimin saja. Aku bekerja di cafe di depan jalan sana"
" cafe jhope? Rumahku di depan cafe itu"
" benarkah? Kebetulan sekali. Tapi kenapa kamu tidak ke kantor hari ini?"
" hmm ada sedikit masalah"
" dgn jin hyung? Apa kalian berpacaran?"
" tidak tidak. Kami tidak pacaran"
" hyung itu orang yg tulus. Saat dia menyukai sesuatu, dia pasti menyerahkan seluruh hatinya. Aku terlambat menyadari ketulusan nya. Aku sedikit menyesal. Kalau kamu bertemu dgn jin hyung, tolong katakan padanya kalau aku baik2 saja. Tidak usah menghawatirkan aku. Baiklah aku pergi dulu. Dan jangan sampai kamu mengalami penyasalan sepertiku"
Defy hanya diam dan melihat jimin yg berjalan menjauh.
Defy terus teringat perkataan jimin dan tae.
" apa yg harus aku lakukan? Aku dan bos galak itu? Ach aku bahkan tidak bisa membayangkan nya"
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Rumah jungkook...
Tata langsung menyambut sindy saat dia datang, dia langsung mengantar sindy ke kamar jungkook.
Saat itu jungkook tengah berbaring sambil memaikan game kesukaan nya.
" jungkook temanmu datang" ucap tata.
" sindy, masuklah" ajak jungkook.
Sindy pun masuk dan duduk di ranjang menghadap jungkook.
" aku akan membuat minuman untuk kalian" ucap tata.
" Bagaimana keadaanmu?" Tanya sindy.
" aku sudah sembuh, tapi noonaku itu sangat cerewet. Dia tidak mengizinkan ku bangun"
" dia sangat menyayangimu"
" iya, itu benar. Kamu baru pulang bekerja?"
" iya, dari kantor, aku langsung ke sini. Sebenarnya aku mau menginap di rumah temanku. Di depan jalan sana. Itu sebab nya aku mau mampir menjengukmu"
" maafkan aku. Aku tidak bisa menepati janjiku"
" tidak papa, kamu kan sakit"
" bagaimana kalo makan malam, malam ini?"
" tapi kamu kan masih sakit"
" tidak, aku sudah sembuh. lagi pula, aku juga harus pergi ke suatu tempat malam ini"
" jungkook itu sangat keras kepala, pergilah makan malam dengan nya, demam jungkook sudah turun" sambung tata.
" baiklah kalo eonnie mengijinkan" jawab sindy.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Rumah suga...
Saat jimin datang, suga tengah membuat tato di tangan seorang gadis.
Ada satu gadis pula yg terlihat menunggu teman nya itu. Dia duduk di samping suga, dan terus merangkul suga.
Gadis cantik yg membuat tato bernama reyna, dan teman nya bernama fany.
" kamu terlihat lebih tampan saat dekat begini" rayu rayna.
" aku tau itu" jawab suga singkat.
" sikapmu sangat manis" sambung gadis yang tengah bergelayut manjan di bahu suga.
" hai semua. Wah ada dua gadis cantik disini" sapa jimin.
" dia temanmu?" Tanya reyna pada suga.
" dia adikku. Jangan ganggu dia"
" tapi sepertinya adikmu ini tidak keberatan kalau aku yg ganggu" sambung gadis di sebelah suga.
" tentu saja, ganggulah aku sepuas hatimu. Siapa namamu?" Tanya jimin.
" aku fany, kamu bisa memanggilku sayang"
Reyna, dan jimin tertawa. Tapi suga tetap fokus pada tato yg dia buat.
" bagaimana kalau kita doubledate malam ini?" Sambung reyna sembari menatap suga yang masih saja fokus pada pekerjaan nya.
" doubledate apanya" bantar suga.
" hm maaf sayang, malam ini kami harus pergi ke suatu tempat" sesal jimin.
" kemana?" Tanya suga.
" rumah namjoon" jawab jimin singkat.
" kamu mengenal namjoon?" Tanya suga kembali.
" cerita nya panjang. Selesaikan tato mu itu dan bersiaplah. Sorry sayang aku harus pergi dulu" ucap jimin.
" sayang sekali" keluh fany.
Setelah fany dan reyna pergi, suga dan jimin bersiap pergi ke rumah namjoon.
" aku ingin mencoba nya. Aku sangat tertarik dgn dance" jawab jimin.
" baiklah"
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Sebuah cafe...
Jungkook dan sindy, menikmati makan malam mereka.
" sudah berapa lama kamu menjadi polisi?" Tanya sindy.
" belum lama, baru sekitar setahun. Appaku polisi, itu sebabnya beliau memasukan aku ke sekolah kepolisian. Padahal itu bertentangan dgn keinginanku" jelas jungkook.
" lalu apa keinginan mu?"
" menjadi penyanyi. Aku sangat tertarik pada musik. Tapi appaku sangat membenci musik, eomma juga menentang keinginanku. Cuma noona ku yg selalu mendukungku"
" lalu dimana appa dan eomma mu sekarang?"
" appa meninggal 3 tahun yg lalu, waktu aku masih sekolah kepolisian dan eomma baru meninggal 5 bulan lalu"
" lalu siapa gadis kecil yg tadi di rumahmu? Aku melihatnya saat dia tidur di kamar nya"
" itu sujin, anak noonaku. Sebenarnya dia anak sambung. Noona bercerai 1 tahun lalu. Tapi sujin memilih tinggal bersama noona di banding appa kandung nya. Lalu kamu? Ceritakan tentangmu"
" apa yg harus aku ceritakan? Hidupku biasa biasa saja. Aku anak tunggal, appaku pensiunan guru, dan emma di rumah saja. Aku bekerja di perusahaan PG grup. Sudah hampir 2 tahun. Hanya itu saja"
" apa kamu sudah mempunyai kekasih?" Tanya jungkook.
" belum kalau aku punya kekasih aku tidak akan ada disini bersamamu"
" kalau gitu, jadilah kekasihku"
Sindy tersedak saat mendengar perkataan jungkook. Jungkook menatap sindy dgn senyum khas nya.
" apa yg kamu katakan" tanya sindy.
" ayo kita berpacaran"
" tapi kita belum lama kenal"
" makan nya ayo saling mengenal. Kita ikat hubungan ini dalam ikatan kekasih agar kita saling mengenal lebih dalam. Aku tertarik padamu bahkan saat pertama kali bertemu. Aku tidak pernah seperti ini sebelum nya. Jadi aku pikir aku jatuh cinta padamu"
" aku juga merasakan hal yg sama. Tapi apa tidak terlalu cepat"
" bagus lah. Kita saling mencintai. Apa lagi yg kita tunggu. Kamu mau menjadi kekasihku?"
" baiklah. Aku akan menjadi kekasihmu"
Mereka saling melempar senyum dan jungkook mulai memegang tangan sindy
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Rumah namjoon..
Namjoon, jhope, taehyung, Listy dan jessy tengah berbincang dan menikmati cemilan. Saat itu juga jimin datang bersama suga.
" berapa lagu yg kamu buat joon?" Tanya jhope.
" belum banyak. Baru 4 lagu" jawab namjoon.
" hai semua" sapa jimin.
" nah ini dia jimin suaranya sangat merdu hyung. Jimin ayo bernyanyilah"
" aku langsung bernyanyi?" Tanya jimin.
" bernyanyilah aku ingin mendengar suaramu" tamabah namjoon.
Jiminpun bernyanyi. Dia menyanyikan sebuah lagu dgn suara merdunya.
" luar biasa, high not mu sangat bagus, tapi aku rasa aku belum pernah mendengar lagu itu"
" suga hyung yg membuat lagu itu"
" lagu nya sangat bagus. Wah kamu benar2 hebat suga" puji jhope.
" bagus sekali. Kita mendapat 2 member lagi sekarang?" Ucap namjoon.
" dua?" Tanya suga.
" kamu dan jimin" jawab namjoon.
" tidak tidak. Aku tidak mau ikut" bantah suga.
" ikut saja. Cobalah dulu, kita berusaha bersama. Ikutlah" ajak taehyung.
" ayo ikut saja hyung" bujuk jimin.
" ikutlah" tambah listy.
" hm baiklah aku akan mencoba nya" jawab suga.
Semua orang tersenyum saat suga memutuskan bergabung.
Kemudian, jungkook datang dgn sindy.
" hai semua" sapa jungkook.
" kenapa kamu terlambat?" Tanya jhope.
" maafkan aku. Hai jimin kamu bergabung juga?" Tanya jungkook.
" bukan hanya jimin. Suga juga akan bergabung"
" wah itu bagus. Kita berenam sekarang. Oya kenalkan. Ini kekasihku, sindy" ucap jungkook sebari merangkul gadis berambut panjang di sebelahnya.
" aku tidak perlu berkenalan. Hai sindy" sapa taehyung.
" hai taehyung" balas sindy.
" kalian saling mengenal?" Tanya jhope.
" rekan kerja sindy, itu tetangga taehyung" jelas jungkook.
" baiklah ayo kita mulai saja" potong namjoon.
" sindy, duduklah dulu bersama Listy dan jessy"
" hai sindy kemarilah. Aku Listy dan ini adikku jessy"
" senang bertemu kalian. Apa kalian juga menemani pacar kalian juga?" Tanya sindy.
" tidak, kami menemani jhope oppa. Oppa kami. Hm aku harus ke toilet dulu. Permisi" pamit listy.
Listy pun pergi meninggalkan jessy dan sindy.
" hmm jessy, apa kalian semua sudah lama berteman?" Tanya sindy pada jessy yang duduk di sebalah nya.
" tidak eonnie. Kami baru saja saling mengenal. namjoon oppa yg menyatukan kami" jelas jessy.
" tapi kalian terlihat sangat akrab dan kompak" ucap sindy.
" mungkin itu karna kami semua saling bergantung dan saling percaya. Kami punya tujuan masing2. Terutama oppaku"
" saling bergantung dan percaya?"
" iya.. mungkin itulah kunci persahabatan baru kami. Aku memang tidak bisa melihatnya. Tapi aku bisa merasakan nya. Mereka semua orang baik. Mereka saling membutuhkan dan saling melengkapi" tambah jessy.
" terimakasih jessy, kamu menjawab semua keraguanku"
" apa maksud eonnie?"
" hmm sudahlah. Lupakan saja"