
Kamar jhope..
Di tengah perbincangan mereka, listy, ayanna dan namjoon masuk ke kamar jhope.
" oppa, liat siapa yang datang" ucap listy.
Dengan wajah yang berseri, namjoon dan ayanna tersenyum pada jhope.
Bahkan ayanna dan namjoon terus bergandengan tangan.
" hey, kapan kalian datang?" Sapa jhope.
" Baru saja hyung, bagaimana keadaanmu?"
" aku baik baik saja. Kemari duduklah, wah kalian benar benar sepasang kekasih sekarang" sindir jhope.
" kami memang sepasang kekasih" sahut namjoon.
" iya iya oh ya perkenalkan ini choi back hye, back hye ssi, ini kim namjoon dan kim ayanna" ucap jhope.
Mereka pun saling menyapa dan melempar senyum. Mereka juga berbincang tentang apa yang telah mereka alami.
Tapi perbincangan mereka terhenti, saat melihat suga masuk ke kamar jhope.
Semua orang menatap suga yang kini duduk di ranjang jhope.
" apa?" Tanya suga santai.
" suga ssi, kamu masih sakit, kenapa kamu berkeliaran seperti ini?" Tegur listy.
" aku bosan di kamar sendiri. Dan aku dengar di sini ramai. Ayo lanjutkan obrolan kalian" jawab suga sembari berbaring di ranjang jhope.
" suga oppa, Aku dengar kamu terkena peluru? Apa cukup dalam?" Tanya ayanna.
" tidak, aku baik baik saja. Hanya luka kecil" jawab suga.
" syukurlah kalau begitu. Maaf aku tidak membantu kalian waktu itu" sesal namjoon
" tidak papa, aku bisa menangani semua nya" sombong suga.
" menangani apa nya? Kamu begitu ceroboh bagaimana bisa kamu tidak menghindar saat pria itu menembakmu" sahut listy.
" peluru itu sangat cepat, aku juga sudah menghindar, kalau aku tidak menghindar, jantungku yang akan terkena peluru nya" jawab suga.
Di tengah pertengkaran listy dan suga, namjoon pun berbisik.
" hagh mulai lagi. Selalu sepeti itu saat bertemu"
" back hye ssi, tolong suruh listy dan suga ke kamar nya" ucap jhope.
" baikalah" jawab back hye.
" ayo, aku akan membantu mu" sambung ayanna,
Listy dan suga terus berdebat, dan akhir nya, ayanna dan back hye berhasil membujuk listy dan suga ke kamar listy.
Sementara, jhope dan namjoon kembali melanjutkan perbincangan mereka.
Tak lama, jin, defy dan sindy juga datang menjenguk jhope.
" hai namjoon, kamu di sini juga" sapa jin.
" iya hyung, aku datang dengan ayanna" jawab namjoon.
" dimana ayanna?" Tanya defy.
" dia di kamar listy, suga juga di sana" sahut jhope.
" aku akan menemui mereka" ucap defy.
Defy dan sindy pun pergi meninggalkan ke tiga pria itu yang terus asik berbincang.
Kamar listy...
Suga kembali berbaring di ranjang listy. Listy, ayanna dan back hye terus menceramahi suga tanpa henti.
" sudah cukup, kalian berani nya keroyokan. Iya iya, aku akan berbaring di ranjang 24 jam iya, iya" teriak suga.
Di saat yang sama, defy dan sindy masuk ke kamar listy.
" wah ramai sekali, apa ada konser?" Celetuk sindy.
" konser apa nya, ketiga rapper ini terus saja membuatku pusing" jawab suga.
Mereka semua pun tertawa, dan saling menyapa, listy juga memperkenalkan back hye pada sindy dan defy.
Mereka pun terus benbincang tanpa memperdulikan suga.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Ruang rawat Tata..
Tata dan jungkook berbincang di ruang rawat tata, dengan beberapa alat yang masih menempel di tubuh tata.
" ach, aku juga ingin segera pulang ke rumahku" ucap tata.
" makan nya jangan terlalu banyak berpikir. Noona harus tenang dan bahagia"
" iya dokter jungkook"
" noona, bagaimana soal tawaran bantuan dari jimin? Noona mau menerimanya?"
" entahlah, noona hanya ragu untuk melibatkan jimin. Masa depan nya akan bermasalah"
" tapi ini satu satu nya jalan noona, aku rasa hanya jimin hyung yang dapat membantu kita. Jimin hyung juga pria yang sangat baik"
" karna dia sangat baik, makan nya noona ragu untuk mengiyakan tawaran nya"
" tapi kalo jimin hyung tidak keberatan, kenapa tidak. Dia pasti sudah memikirkan semua resiko yang akan dia dapat"
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Rumah Taehyung..
Jessy datang ke rumah taehyung sembari membawa sekotak makanan. Seperti biasa, setelah nenek go rae meninggal, setiap pagi dan malam hari, jessy selalu membawa makanan untuk taehyung.
Taehyung pun mempersilahkan jessy masuk. Kala itu, tuan kim jaemin tengah duduk di ruang tamu rumah taehyung, tuan jaemin menyapa jessy dengan ramah.
" wahh siapa gadis manis ini taehyung?"
" appa, ini jessy, dia yang merawat appa saat appa sakit" ucap taehyung.
" tidak tuan, aku hanya membantu sebisaku" bantah jessy.
" nak, kemari, duduklah" pinta tuan jaemin.
Jessy menuruti permintaan tuan jaemin untuk duduk di samping nya.
" terimakasih banyak, selain merawatku, kamu juga telah membuatku kembali dekat dengan taehyung. Dia putraku satu satu nya" ucap tuan kim jaemin.
" tapi aku tidak melakukan apa pun tuan, setiap anak memang wajib mendengarkan orang tua nya. Taehyung pria yang sangat baik, dan yang aku lihat, dia begitu mencintai anda"
" kamu benar. Taehyung memang istimewa"
" hmm ahjushi, aku membawa makan malam untuk anda dan taehyung" ucap jessy.
" dia selalu membawa makanan untukku appa" sahut taehyung.
" wah, terimakasih sekali lagi jessy ssi"
" iya sama sama tuan. Hmm maaf, aku permisi dulu, aku harus segera pulang" pamit jessy.
" baikalah, taehyung ssi, antarkan jessy pulang"
" tidak perlu tuan, rumahku tepat di depan, aku bisa pulang sendiri"
" tidak papa, ayo jessy, aku akan mengantarmu" sambung taehyung.
Dengan terpaksa jessy mengiyakan ajakan taehyung.
Mereka pun berlalu dari rumah taehyung. Berjalan kaki menuju rumah jessy.
" jessy ssi, bagaimana keadaan jhope hyung?"
" dia baik baik saja. Suga oppa juga sudah sehat sekarang"
" benarkah, ayo cepat, aku ingin melihat keadaan mereka"
Mendengar ajakan taehyung, jessy berhenti, dan menahan tangan taehyung yang mengayun di depan nya.
Taehyung pun menatap jessy.
" kenapa? Ayo cepat"
" Taehyung ssi, besok saja. Kamu bisa berkunjung besok"
" kenapa? Aku hanya mau menengok mereka sebentar saja"
Taehyung tersenyum dan kini taehyung lah yang memegang tangan jessy dan menarik nya.
Tapi jessy tetap enggan berpindah dari posisi nya.
" jessy kamu ini kenapa? Kenapa kamu melarangku menjenguk oppa mu?" Ucap taehyung yang kini terlihat sedikit kesal.
" karna defy eonnie dan jin oppa ada di sana" ucap jessy lirih.
Seketika taehyung terdiam, dan raut wajah nya pun berubah.
" lalu kenapa, ayo kita temui mereka semua" ucap taehyung lemah.
" hentikan taehyung. Pulanglah, aku tidak ingin kamu kerumahku. Pulanglah" pinta jessy dengan suara bergetar, menahan tangis nya
" jessy ssi.. aku akan baik baik saja. Ayo cepat"
" sudah cukup, aku tidak ingin melihatmu menangis lagi, saat defy eonnie bersama jin oppa. Aku tidak ingin melihatmu menangisi wanita lain. Taehyung ah, apa kamu tidak pernah melihat ketulusan ku untuk mu? Apa aku hanya pantas di posisi teman saja? Kamu sudah pernah merasakan berada di posisi ini. Kenapa kamu tidak memahami perasaanku?"
" jessy ssi, jadi selama ini.."
" iya!, iya aku mencintaimu. Aku benar benar jatuh cinta padamu kim taehyung. Setiap hari ku hanya ada nama mu di pikiranku. Kamu pernah di posisi ini kan? Kamu tau rasa nya melihat orang yang kamu sayang menangisi orang lain kan? Kamu tau bagaimana rasa sakit nya kan?"
" jessy ssi..maafkan aku.."
Jessy sempat terdiam saat taehyung meminta maaf, jessy dan taehyung terus saling menatap beberapa saat.
Melihat ketulusan tatapan taehyung, justru jessy kini merasa bersalah dan benar benar malu.
" taehyung ssi, aku harus pulang"
Dengan wajah tertunduk, jessy melangkah menjauhi taehyung. Tapi dengan cepat, taehyung meraih tangan jessy, dan menarik nya ke pelukan nya.
Sementara jessy hanya diam, karna terkejut, dengan apa yang taehyung lakukan kini.
" jessy ssi, aku benar benar tidak tau apa yang kamu rasakan. Aku begitu bodoh, aku begitu egois, aku ingin defy tau perasaanku, tapi aku bahkan tidak melihat ketulusanmu"
Taehyung terus mendekap jessy, dan jessy pun terhayut dalam hangat nya dekapan hangat taehyung.
Beberapa detik kemudian,taehyung melepaskan dekapan nya, dan menatap jessy dengan penuh keyakinan.
" Jessy ssi, terimakasih. Lagi lagi, kamu memecahkan masalahku. Kamu telah membuka mataku. Aku membenci defy, tanpa berpikir sudut pandang nya. Dan aku tidak mau kamu membenciku karna hal ini. Jessy ssi, ayo saling mengenal lebih jauh. Kita beri waktu untuk hubungan kita"
" kamu benar benar memberiku kesempatan untuk itu?"
" tentu. Aku melihat ketulusan di matamu, dan di sikapmu. Aku ingin mengenalmu lebih jauh, dalam sebuah ikatan"
Jessy pun tersenyum mendengar perkataan taehyung, dan kini mereka kembali saling memeluk kembali.