Seven Boy's

Seven Boy's
seven Boy's Episode 41



Rumah namjoon...


" oppa, oppa baru bangun?" Tanya ayanna, dengan senyum manis yang menghiasi wajah cantik nya.


Tanpa menjawab pertanyaan ayanna, namjoon segera menarik tangan ayanna, dan memeluk ayanna dengan erat nya.


" oppa, apa ini. Kamu membuatku sulit bernafas"


" diamlah, aku sangat merindukanmu. Biarkan seperti ini, beberapa saat"


" tidak, tidak untuk beberapa saat, tapi selama nya. Kita akan selama bersama oppa. Aku tidak akan mengulangi kesalahan yang sama"


" tidak, itu bukan salahmu. hati mu terlalu lembut, itu sebab nya kamu melakukan hal itu"


" aku merasa begitu bodoh, aku pikir appa tidak akan Merestui kita dan serangan jantung appa.."


" sudah cukup. Itu sudah berlalu. Appa mu akan baik baik saja, kita akan terus bersama. Ini juga berkat teman temanku"


" hmm kamu benar. Listy bahkan sedang sakit tapi dia tetap melakukan nya. Bisakah kita temui mereka? Aku ingin berterimakasih pada mereka semua"


" tiap malam mereka selalu datang kesini. Kamu bisa menemui mereka nanti malam"


" tapi aku harus ke toko hari ini"


" sayang sekali, aku pikir kita bisa menghabiskan waktu berdua hari ini sampai nanti malam"


" baiklah, aku akan mengambil libur hari ini"


Namjoon mencium kening ayanna setelah mendengar ucapan ayana, tanpa melepas dekapan nya pada ayanna.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Rumah jhope...


Listy mengetuk pintu kamar jhope dengan membawa nampan berisi sarapan di sebelah tangan nya.


" oppa, boleh aku masuk?"


" masuklah" sahut jhope dari dalam kamar nya.


Listy pun masuk dan seketika menatap jhope yang tengah fokus menatap layar laptop nya.


Listy menaruh nampan berisi sarapan jhope di meja samping ranjang jhope dan segera menghampiri jhope.


" apa yang oppa lakukan?"


" choi back hye. Yang sekarang mengubah nama nya menjadi babhie. Oppa mengumpulkan beberapa data dari tempat tinggal babhie, dari plat nomer mobil yang di tumpangi babhie kemarin"


" oppa meretas info plat nomer?"


" iya. Semalaman oppa mencoba nya, dan oppa berhasil menemukan alamat mobil itu. Ini dia, oppa mendapat info lengkap nya"


Listy dan jhope terus memperhatiakan loading yg berjalan di laptop jhope.


Ketika loading selesai, jhope dan listy segera membaca info alamat mobil yang babhie tumpangi.


Di layar laptop jhope tertera dengan jelas, pemilik mobil itu terdaftar dengan nama Min junhoo, seorang pembisnis yang tergolong cukup sukses dalam usaha cafe, club malam dan kasino terbesar dikota seoul ini.


" kenapa back hye menaiki mobil min junhoo?" Pikir jhope.


" mungkin eonnie bekerja di salah satu cafe nya"


" bagaimana kalo kasino? Bagaimana kalau club malam. Ach! Back hye"


" jangan berpikiran buruk dulu oppa, atau kita coba tanyakan keberadaan eonnie pada orang tua nya" usul listy.


" oppa sudah lama tidak menghubungi mereka, bagaimana mungkin oppa tiba tiba menanyakan keberadaan back hye"


" kalau begitu biar aku saja, aku kan berpura pura sebagai teman sekolah nya"


" itu ide bagus. Sebentar, oppa akan menelfon mereka"


Jhope pun mengambil ponsel nya, dan menelfon, telefon rumah keluarga choi.


Setelah nyonya choi menganggkat panggilan telfon dari jhope, jhope segera memberikan ponsel nya pada listy.


" hallo. Siapa ini?" Tanya seorang ahjuma di ujung telfon.


" hallo nyonya, apa benar ini kediaman keluarga choi?" Tanya listy.


" iya, saya nyonya choi, maaf ini siapa ya?"


" hmm saya song mi, teman sekolah back hye waktu Sekolah menengah. Bisakah saya bicara dengan back hye?"


" maaf nona song, back hye, back hye sudah tidak di dunia ini lagi" sesal nyonya choi.


Seketika listy terdiam dan dia pun mengetahui bahwasan nya, eomma back hye pun tak tau bahwa back hye masih hidup.


" Benarkah? Apa nyonya bercanda?"


" tidak, back hye mengalami kecelakaan dan setelah back hye tiada, appa nya pun turut meninggal karna serangan jantung"


" hmm maaf nyonya choi, aku tidak bermaksud untuk mengingatkan nyonya. Aku turut berduka nyonya"


Setelah bicara panjang lebar, listy pun berpamitan, dan menutup telfon nya.


" bagaimana?" Tanya jhope.


" oppa nyonya choi bahkan tidak tau bahwa back hye eonnie masih hidup. Dan appa back hye juga meninggal setelah back hye kecelakaan"


" astagah. Apa yang sebenar nya terjadi pada back hye. Aku harus mencari nya. Back hye harus menjelaskan semua ini"


" oppa firasat ku tidak enak. Aku rasa tuan min junhoo itu bukan orang sembarangan. Dan bukan orang baik baik"


" lalu apa yang akan oppa lakukan? Kita tidak bisa memeriksa semua cabang usaha junhoo itu kan?"


" oppa akan berusaha. Oppa harus menemukan back hye bagaimana pun cara nya"


" aku akan membantu oppa, oppa tidak bisa melakukan nya seorang diri"


" baikalah, tapi dengan satu syarat, kamu hanya akan berada di depan komputer. Hanya oppa yang akan mencari keberadaan back hye, hari ini oppa akan mengajarimu meretas komputer, CCTV, dan ponsel. Ini akan sangat panjang. Perhatikan baik baik"


Listy segera duduk di samping jhope dan memperhatikan berbagai macam cara meretas alat elektronic yang jhope ketahui.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Rumah jungkook...


Jimin terbangun dari tidur nya, dia pun beranjak dari ranjang, setelah mencari keberadaan tata yang semalam tidur dalam pelukan nya.


" tata.., tata..." panggil jimin.


Jimin pun berjalan keluar dari kamar tata dan mendapati tata tengah sibuk menyiap kan sarapan.


" tata ssi, apa yang kamu lakukan?"


" hmm jimin ssi, kamu sudah bangun? Ayo kita sarapan dulu" ajak tata.


" bagaimana keadaanmu?"


" aku baik baik saja. Demamku sudah turun"


Jimin pun duduk di depan meja makan dan terus menatap wajah tata.


" jimin ssi, terimakasih sudah menemaniku. Dan aku minta maaf, aku merepotkanmu. Dan tentunya tubuhku berat. Maaf aku terus menangis di bahumu. Aku.."


" cukup, berapa banyak kamu mau meminta maaf. Aku senang bisa membantumu. Saat kamu butuh bantuan ku dalam keadaan apapun, aku akan berusaha membantumu. Kamu gadis yg baik. Aku menyukaimu"


"Hagh?"


" hmm maksudku. Aku menyukai teman sepertimu"


Di tengah perbincangan mereka, tiba tiba Tata mulai memegangi perut nya, wajah nya mulai pucat dan tata merintih kesakitan.


" tata, kamu kenapa?" Tanya jimin yang mulai panik.


Tata tak dapat menjawab pertanyaan jimin, jusrtu kini tata mulai kehilangan keseimbangan nya dan juga kesadaran nya.


Tata pun jatuh pingsan di hadapan jimin.


Jimin segera memeriksa keadaan tata dan memanggil manggil tata.


" tata, sadarlah, kamu kenapa?"


Karena tata sama sekali tidak merespon panggilan jimin, jimin segera menggendong tata dan membawa nya kerumah sakit terdekat.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Rumah taehyung...


Setelah beberapa menit berlalu, deman tuan kim jaemin telah turun.


Jessy pun tersenyum pada tae yang masih saja memasang wajah khawatir nya.


" tae ssi, demam beliau telah turun, kamu tidak perlu khawatir" ucap jessy.


Tapi bukan nya senyum yang jessy dapat kan, tapi justru air mata taehyung yg mengalir dari pelupuk mata nya.


Tae segera pergi dari hadapan jessy dan duduk di ruang tamu rumah nya.


Tentu saja, jessy begitu bingung melihat sikap taehyung. Dan dia semakin penasaran, siapakah pria yang terbaring di depan nya kini.


Jessy pun mencari taehyung dan mendapati taehyung yang tengah tertunduk dengan suara isak lirih yang keluar dari mulut nya.


Jessy segera duduk di dekat taehyung.


" tae ssi, kamu.."


" jessy ssi, tolong balikan badanmu" timpa taehyung.


" hagh?"


Taehyung membalikan badan jessy, dan taehyung memeluk jessy dari belakang.


Taehyung menumpahkan air mata nya di bahu jessy.


" aku harus bagaimana? Aku sangat kesal padanya. Tapi aku takut kehilangan dia. Hanya dia satu satu nya aku aku punya di dunia ini" isak taehyung.


" siapa?"


" Appa"


" jadi ahjushi itu appa mu?"


" iya, dia appa ku. Appa yang selama ini aku pikir sudah tiada, kini dia terbaring di depanku. Aku harus bagaimana jessy ssi?"


" Taehyung, appa mu pasti punya alasan kuat kenapa dia melakukan itu. Tak ada orang tua yang ingin terpisah dari anak nya. Dengarlah penjelasan nya, baru kamu bisa ambil keputusan. Jangan sampai kamu menyesal nanti nya"


" kamu benar jesy, terimakasih sudah meminjamkan bahumu untukku. Aku selalu meminjam bahu nenek saat aku menangis"


" aku senang bisa membantu mu. Hmm tuan kim akan segera sadar, temanilah dia. Aku pulang dulu,aku akan membawakan bubur untuk nya"


" terimakasih banyak jessy"