Seven Boy's

Seven Boy's
Seven Boy's Episode 13



♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡


Listy keluar dari toilet, dia sangat kaget melihat suga di depan toilet.


Listy berjalan melewati suga tanpa mempedulikan suga. Tapi justru suga yg memanggil listy.


" listy" panggil suga.


" apa?"


" apa yg harus aku lakukan supaya kamu memaafkan ku. Ah ini sangat mengesalkan. itu semua bukan sepenuh nya kesalahanku, kamu juga bersalah. Aku sudah meminta maaf padamu, tapi kamu malah menyuruhku berpidato. Apa mau mu hah? Harus dgn cara apa aku meminta maaf?"


Listy tertawa mendengar perkataan suga.


" dia kenapa? Hm dia memang cocok menjadi rapper" ucap listy di tengah tawa nya.


Listy pergi meninggalkan suga sambil terus tersenyum sementara suga sempat terdiam, kemudian dia sadar, dia terus bicara seperti seorang rapper. Sugapun turut tertawa setelah listy pergi.


" benar juga, aku seperti seorang rapper tadi. Sudahlah. Setidak nya dia sudah tertawa" batin


Selesai berlatih, mereka pulang masing2. Jungkook bersama maya, jungkook mengantar maya pulang. Suga bersama jimin pulang menggunakan motor suga. Tae bersama jhope, lily dan syara menggunakan mobil jhope.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Depan rumah defy..


Defy dan jin berdiri berhadapan di depan rumah defy.


" anda seharusnya tidak perlu repot2 datang ke sini. Aku baik baik saja" ucap defy.


" tidak begitu, kebetulan aku baru pulang meeting di sekitar sini"


" hm ngomong2 aku tidak jadi keluar dari kantor. Besok aku akan masuk lagi ke kantor"


" terimakasih atas keputusanmu"


" oh ya, tadi sore aku bertemu tuan jimin. Dia memintaku mengatakan pada anda, kalo dia baik2 saja. Dia tidak ingin anda khawatir"


" oh ya. Terimaksih sekali lagi. Kamu memberiku 2 kabar yg membuatku sangat lega. Baiklah, aku pulang dulu, sampai jumpa di kantor"


" baikalah"


" masuklah"


Defy melambaikan tangan dan mundur.


Saat itu juga jin melihat lobang di belakang defy, defy hampir saja jatuh karena berjalan mundur, untung saja jin segera menarik badan defy dan jin memegang pinggang defy.


Mereka pun bertatapan tanpa kata. Perlahan jin melepaskan tangan nya dari pinggang defy.


Mereka pun menjadi canggung satu sama lain.


Disaat yang sama, Taehyung turun dari mobil jhope, tae melihat defy dan jin berpelukan dari jauh.


Tae terdiam dan perhatian nya terus tertuju pada defy dan jin.


" tae, ada apa? Ayo mampirlah dulu ke rumah" tegur jhope.


" makasih tapi ini sudah malam, nenekku sendirian di rumah" jelas tae.


" baiklah kalo gitu sampai jumpa"


" sampai jumpa tae" sambung jessy di ikuti dgn listy.


" ya sampai jumpa semua" sahut tae.


Tae berjalan mendekati jin dan defy, tapi pada saat itu jin masuk ke mobil nya, dan defy terus melambaikan tangan pada jin.


" tae, apa yg kamu lakukan disini?" Tanya defy.


" aku baru pulang dari tempat temanku. Siapa pria yg bersamamu tadi?"


" oh itu Bosku"


" kenapa dia kesini malam2 seperti ini?"


" dia dari meeting d sekitar sini. Dan dia mampir untuk menanyakan kenapa aku tidak masuk kerja. Sudahlah aku masuk dulu yah. Dah tae"


" kenapa bosnya sangat perhatian pada nya. Ah sudahlah" batin tae.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Pagi harinya namjoon terbagun dari tidurnya. Dia melihat ke arah jendela dan melihat cahaya yg begitu terang.


Dia pun bangun dan berjalan ke dapur.


Namjoon membuat kopi dan membawa nya ke halaman depan rumah nya.


Dia melihat ayana yg duduk di kursi. Namjoon tetap santai dan duduk di depan ayana.


" apa yg membuatmu datang sepagi ini?" Tanya nam


" namjoon. Perjodohanku akan di tentukan seminggu lagi. Setelah itu aku akan bertunangan"


" kenapa kamu memberitahuku"


Namjoon terus tertunduk dan tersenyum mendengar perkataan ayana.


" aku ingin kamu kembali meneruskan kuliahmu. Aku tidak ingin melihatmu seperti ini. Lupakanlah aku dan lanjutkan hidupmu"


" kenapa. Kenapa kamu peduli padaku. Bukankah kamu tidak mencintaiku lagi. Apa pedulimu soal masa depanku. Seenaknya kamu masuk dalam hidupku, setelah itu kamu menyuruhku melupakanmu!"


Namjoon & ayana flash back on..


Namjoon dan ayana teringat kembali saat pertama kali mereka bertemu di kampus, saat itu namjoon adalah mahasiswa junior dan ayana adalah senior nya.


Ya..


Namjoon memang menunda kuliahnya, karna masalah keuangan.


Itulah sebeb nya, dia menjadi mahasiswa junior di tahun itu.


Saat masa orientasi, namjoon begitu pendiam dan ayana mulai memperhatikan namjoon.


Namjoon selalu fokus pada kuliah nya. Dia bahkan menjadi mahasiswa paling pandai di kampus.


Suatu hari ayana duduk di samping namjoon yg sedang membaca di perpustakaan.


Ayana menulis di sebuah kertas dan menggesernya ke depan namjoon.


" bisakah kamu mengajariku sesuatu?" Tulis ayana di secarik kertas.


" apa?" Balas namjoon di balik kertas yg ayana sodor kan pada nya.


" banyak. Banyak yg ingin aku pelajari. Salah satunya kamu" tulis ayana.


" apa aku terlihat seperti matematika?"


" sedikit. Rumit dan membuatku penasaran"


Namjoon dan ayana pun saling mengembangkan senyum saat mereka bertatapan.


Setelah hari itu, mereka semakin dekat. Sampai akhirnya Pada suatu hari namjoon menyatakan cintanya pada ayana di depan teman kampusnya.


Tapi setelah ayana wisuda, mereka menjadi semakin jauh.


Apa lagi setelah ayah dari ayana masuk ke rumah sakit, ayah ayana meminta ayana menjalin hubungan dgn pria yg ayahnya pilihkan.


Ayanamulai menjauhi namjoon dan mengacuhkan nya.


Namjoon & ayana flash back off..


" pergilah. Kalau kamu tidak ingin berjuang bersamaku, jangan patahkan harapanku. Selama ini aku terus berjuang dengan harapan itu. Tapi dengan mudah nya kamu mematahkan nya"


Perlahan ayana bangun dan melangkah pergi. Tapi langkah nya terhenti saat namjoon memegang tangan nya.


Namjoon memeluk ayana dari belakang.


" aku akan terus meminta nya, aku akan terus mengatakan nya, berdirilah bersamaku ayana. Ayo kita lakukan bersama. Aku benar benar mencintaimu. Jangan lakukan ini"


Ayan berbalik, dan menatap namjoon.


Ayana memegang kedua pipi namjoon. Kaki ayana mulai berjinjit.


Kedua bola mata ayana mulai terpejam dan ayana pun mencium bibir namjoon perlahan.


Kecupan itu di iringi oleh tetesan air mata namjoon dan ayana.


10 detik lama nya, ayana terus memejamkan mata dgn bibir mereka yang masih menempel.


Ayana kembali tertunduk dan mulai mengusap air mata nya.


" lanjutkan kuliahmu. Dengarkan perintah seniormu ini. Dan ini pertemuan kita yg terakhir" ucap ayana.


Ayana melangkah mundur menjauhi namjoon, kemudian dia berlari sambil mengusap air matanya.


Namjoon terus terdiam sampai akhirnya dia menendang meja di depannya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Rumah suga..


Listy datang ke rumah suga dgn Yuri.


Pagi itu, seperti biasa, suga membuat tato di badan seorang wanita.


Wanita itu tidak lain adalah jennie.


Saat masuk, Listy terus memperhatikan suga dan jennie.


Mereka berbincang dan tertawa sembari suga menggambar tato di bahu jennie.


" tumben kalian datang. Ayo duduklah. Kalian mau minum apa? Tegur jimin saat listy dan yuri masuk ke dalam rumah suga.


" tidak perlu repot2" bantah listy.


" jimin oppa, aku ingin menghapus tatoku. Apa temanmu bisa menghapus tato juga?" Tanya yuri.


" suga hyung, apa hyung bisa menghapus tato?" Ucap jimin sedikit meninggikan suaranya.


" kamu mau menghapus tatomu Yuri? Kenapa?" Sahut suga.


" aku punya alasan khusus. Jadi bisa tidak oppa?" Tanya yuri lagi.


" tunggu sebentar, aku akan menyelesaikan yg ini dulu" jawab suga.


" sayang kamu begitu sibuk. Kapan kamu punya waktu untuku" ucap jennie sembari meraba paha suga, yang kala itu memakai celana pendek.


" kenapa aku harus memberimu waktu. Jangan katakan hal konyol" jawab suga acuh.


" ih kamu manis sekali"


Setelah menunggu beberapa menit, suga telah menyelesaikan tato jennie.


Jennie pun pergi setelah mencium kedua pipi suga.


Di saat itu pula, listy melihat jennie yang tegah mengecup pipi suga.


" ichhhsss memalukan sekali" batin listy.


Suga langsung menghampiri Listy dan Yuri yang masih duduk tenang di sofa.


" dimana jimin?" Tanya suga.


" dia sudah berangkat kerja" jawab Yuri.


" oh. Jadi kamu benar mau menghapus tato?


Menghapus tato lebih sakit dari pada membuatnya lho" terang suga.


" iya tidak papa. Aku harus melakukan nya" jelas Yuri.


" baiklah. Ayo" ajak Suga.


Listy menunggu Yuri dan suga yg tengah menghapus tato Yuri di lengan kanan nya.


Tanpa sadar, Listy tertidur di sofa.


Sedangkan kini Yuri terus menangis karena kesakitan.


" oppa..., ini sakit sekali. Apa tidak ada bius atau apa. Aaaaa oppa ini benar benar sakit" rengek Yuri.


" aku kan sudah bilang sebelum nya. Baikalah, aku akan mengambil minuman dingin untuk mengurangi sakitmu" ucap suga.


Suga pergi meninggalkan Yuri. Dia berjalan ke dapur, tapi perhatian nya teralihkan saat melihat Listy yg tertidur.


Listy tidur dalam keadaan duduk, bahkan mulit nya terbuka saat itu.


Suga menghampiri Listy dan duduk di depan nya.


" bagaimana ada orang seperti ini. Biasanya wanita akan terlihat lebih manis saat tertidur, kenpa dia malah terlihat konyol. Dia bahkan tertidur dalam hitungan menit" ucap suga sembari menatap listy yg tengah terlelap di depan nya.


Suga terus memperhatikan Listy dan dia bahkan tertawa saat Listy mulai mendengkur.


Suga pun bangun dari duduk nya, dan menutupi wajah listy dgn sapu tangan nya.