Psychopath Girl

Psychopath Girl
9



keesokan hari nya.


" zella bangun , nanti kita telat " teriak alsa membangunkan zella.


" lima menit lagi bun" jawab zella dalam keadaan mata masih tertutup.


" zella, ini alsa bukan bunda , dan ini udah jam setengah tujuh , nanti kita telah zella" teriak alsa memarahi zella.


" hah , setengah tujuh , aduh alsa kenapa kamu gak bangunin aku dari tadi sih " ucap zella lalu berlari menuju kamar mandi sambil membawa handuk.


" lahh, terus aku teriak teriak tadi ngapain zella, jualan bakso " jawab alsa memarahi zella dengan suara berteriak.


zella tak menjawab dia melakukan rutinitas pagi nya .


15 menit zella di dalam kamar mandi , lalu dia keluar dan mencari seragam sekolah nya, saat sudah siap semua dia pun turun.


nampak di meja makan , semua nya sudah berkumpul, ada bunda , papa, alsa , dan nicko . zella menghampiri mereka semua.


" lama banget sih kamu " ucap zella dengan wajah ketus nya.


" maaf " jawab zella singkat.


" udah udah, sekarang kita mulai sarapan nya nanti kalian terlambat" ucap bunda meleraikan zella dan alsa .


bunda dan papa zella sudah tau tentang masalah alsa , mereka juga sangat kasihan melihat alsa yang harus di paksa seperti itu. papa dan bunda zella pun memutuskan untuk menjaga dan menerima alsa sebagai keluarga mereka. mereka mengangkat alsa sebagai anak nya. zella sangat senang karna dia memiliki teman.


sarapan telah selesai zella dan alsa pun berpamitan kepada papa dan bunda untuk berangkat sekolah.


nicko juga berpamitan karna dia akan berangkat ke kampus.


skipppppppppppppppp sampai di sekolah.


" zella " panggil alsa saat mereka sedang melewati lorong lorong kelas.


" tidak apa apa " ucap alsa , dan membuat zella heran tapi dia biarkan.


" kenapa perasaan ku tidak enak dengan laki laki dibelakang, siapa dia kenapa seperti nya dia mengikuti kami, aku juga tidak pernah melihat nya " ucap alsa dalam hati nya. karna dari parkiran tadi ada laki laki yang sangat asing di mata alsa terus mengikuti mereka.


alsa dan zella pun terpisah karna letak kelas yang berbeda. alsa menoleh ke belakang saat dia berpisah dengan zella. dia melihat laki laki misterius itu mengikuti arah zella , alsa semakin cemas . tapi perasaan itu dia tepis jauh jauh , karna mengingat tidak akan ada yang berani menyentuh zella.


di sisi zella.


zella berjalan menuju kelas nya , saat hampir sampai zella merasa ada yang mengikuti nya dia pun menoleh ke belakang dan dia terkejut melihat reihan di belakang nya mengikuti langkah nya.


" kenapa kau membuntuti ku " tanya zella berhenti melangkah menunggu agar reihan sejajar dengan nya.


" aku tidak membuntuti mu " Jawa Reihan datar.


" hmm sudah lah " ucap zella kesal , karna berbicara dengan reihan itu hanya akan membuat nya semakin marah.


mereka pun sampai ke kelas , mereka memasuki kelas . nampak semua siswa menatap ke arah zella dan reihan , ada yang menatap iri, ada juga yang memuji. reihan dan zella tak menanggapi tatapan siswa itu . sampai guru masuk barulah mereka berhenti membicarakan zella dan reihan.


skippp istirahat.


zella keluar kelas , menuju ke kelas sahabat nya itu. reihan mengikuti zella , dan zella hanya diam dia malas meladeni reihan itu.


" kenapa kita kesini " tanya reihan karna mereka berhenti di kelas alsa.


" aku menunggu teman ku, jika kau mau duluan , duluan saja " jawab zella menatap ke arah pintu kelas alsa


reihan hanya diam , dia ikut menunggu. tak lama keluar lah orang yang ditunggu .


" zella " ucap alsa memeluk zella .


mohon like nya , tambahin ke favorit, komen nya juga dan vote nya pasti ,