
" dua kali yang mana" tanya rendra bingung
" pas malam tadi kamu bilang kamu belum nikah , masih bujang " ucap linda mengingat perkataan rendra.
"loh emang aku masih bujang , aku belum nikah loh" ucap rendra.
" terus zella tadi kamu gak anggap anak gitu " linda berkata sedikit ngegas.
" ya dia emang anak aku , anak kandung aku" ucap rendra dengan wajah polos nya.
" gimana cara nya kalau kamu belum nikah tapi kamu punya anak kandung, gak mungkin kan kalau kamu produksi sendiri terus kamu lahirin sendiri " jelas linda.
" gak mungkin aku bisa lahirin anak , dia lahir dari mama nya, mama nya udah meninggal, dan aku sama mama nya quen itu belum pernah nikah " jelas rendra
" belum nikah , berarti zella itu" ucap linda terpotong .
" gak zella bukan anak haram, dia anak halal, gak ada anak haram, dia bahkan mutiara bagi aku" ucap rendra memotong ucapan linda seakan tau apa yang akan linda ucapkan
" ihhh aku bukan bilangin dia anak haram, gadis cantik gitu sayang di bilang anak haram, aku tadi mau bilang berarti zella itu anak piatu ya "ucap linda sedikit kesal dengan rendra yabg langsung menyela ucapan nya . bahkan rendra telah beranjak duduk karna memotong ucapan linda tadi .
" aku kira kamu mau bilang gitu, soal nya hampir semua orang gak suka sama dia karna itu" ucap rendra dengan raut wajah sedih nya.
" ohh ya, kasian sekali dia , pasti dia sangat tertekan karna itu" ucap linda memegang dada nya.
" ohh ya kenapa kamu gak nikah sama mama nya zella, kamu tu ya setelah ngawinin anak orang terus gak mau tanggung jawab gitu" ucap linda.
" panjang cerita nya , nanti juga aku akan cerita sama kamu" jawab rendra.
sedangkan di tempat lain tapi masih di atap yang sama.
" aku kangen kamu syg " ucap reihan .
" kamu ngapain di sini sendiri hmm" tanya reihan , mereka sekarang berada di balkon rumah itu. mereka rencana nya hari ini akan pulang , tapi karna mereka mendapat sedikit musibah jadilah mereka menunda kepulangan nya.
" aku cuman mau nyari tempat tenang aja rei " jawab zella.
" kamu ada masalah apa , apa yang kamu pikirin " tanya reihan.
zella hanya diam , tidak menjawab pertanyaan dari reihan. dia menatap keluar menatap langit langit dan pepohonan yang rimbun.
karna tak mendapat jawaban dari zella , Reihan membalikkan badan zella sehingga menatap ke arah nya.dia tatap mata zella dalam dalam, dia dapat merasakan ada sesuatu yang di sembunyikan oleh zella.
" kamu kenapa, cerita sama aku" ucap reihan sambil menangkup wajah zella.
" aku kangen bunda rei" jawab zella dengan wajah sedih nya . nampak mata nya sudah berkaca kaca.
" nanti pulang kita kerumah bunda reni ya" ucap reihan sambil menarik zella masuk kedalam pelukan nya.
karna capek berdiri reihan membawa zella untuk duduk, masih di balkon itu.
karna hanya ada satu bangku dan meja alhasil reihan memangku zella.
" rei, turunin aku" ucap zella sambil hendak turun dari pangkuan reihan. posisi nya membelakangi reihan.
" udah duduk aja , kamu gak capek apa berdiri terus" bukan nya menuruti dia malah menjawab .
zella hanya pasrah , berdebat pun percuma ucap nya.