
" apa semua nya sudah siap" tanya roy.
" sudah " jawab yang lain.
" kk , apa kakak ikut dengan ku ke rumah zella" tanya alsa pada kembaran nya milk.
" tidak , kamu yang harus ikut aku ke mansion aku " jawab milk.
" apa mansion nya berada di kota A" tanya alsa.
" tentu " jawab milk.
" ayo kita masukan tas tas ke mobil" ajak reihan .
" etss kamu mau ngapain" tanya reihan saat zella mengangkat tas milik nya.
" ya mau narok tas ini di mobil " jawab zella
" no, kamu disini aja biar aku , ayah , zay sama milk aja yang pindahin ke mobil , kamu , alsa , mbak linda sama paman rendra di sini aja dulu " jawab reihan, zella hanya mengangguk.
mereka sekarang akan pulang ke kota asal, anak buah roy sudah di utus kan untuk pulang lebih dulu bersama tahanan mereka.
" mbak , mbak beneran gak ikut kami aja " ucap zella sudah berapa kali pertanyaan itu keluar dari mulut nya sampai sampai rendra yang mendengar nya menjadi jengah.
" gak zell, mbak di sini aja , kota ini akan tempat tinggal mbak" ucap nya.
" tapi kan mbak di sini juga gak punya siapa siapa , mbak sendiri di sini, kalau di sana kan ada aku , ayah, alsa , rei , jadi mbak gak sendiri, aku udah anggap mbak sebagai mama aku loh " ucap zella menatap Linda, dia ingin sekali bisa tinggal bersama dengan linda .
" nanti aja ya mbak pikirin, tapi sekarang mbak belum mau pergi dari kota ini " ucap linda menjawab.
" tapi mbak"
" aminnn , semoga mbak linda jodoh nya ayah , kasian ayah mbak , dia gak pernah ngerasain nikah , kasian dia sendiri terus" ucap zella mengejek ayah nya.
" kamu ini malah ngejek " ucap Rendra kesal. linda dan alsa hanya geleng geleng kepala mendengar cekcok dari ayah dan anak itu.
" sudah ayok " ucap reihan kepada zella , linda , rendra dan alsa.
" mbak linda biar kita antar sekalian aja ya , dari pada mbak pulang sendiri nanti kenapa kenapa lagi" ucap zella.
" iyaa mbak, jangan sampai mbak kenapa kenapa nanti bisa bisa ayah rendra makin parah sakit nya " ucap alsa menyambung ucapan zella.
linda hanya tersenyum menanggapi ucapan putri kandung dan putri angkat rendra itu. sedangkan rendra muka nya sudah masam karna ucapan kedua putri nya itu.
" ya sudah ayok , kita berangkat " ucap reihan.
mereka berjalan menuju ke arah mobil, nampak sudah ada dua buah mobil terparkir di depan pintu rumah itu.
reihan, zella , linda , dan rendra berada di satu mobil dengan reihan yang mengemudi , rendra duduk di samping kursi pengemudi , sedangkan zella dan linda duduk di kursi belakang.
roy , zay, milk dan alsa berada di mobil yang satu nya lagi dengan zay yang mengemudi, roy duduk di samping pengemudi , alsa dan milk duduk di kursi belakang.
mobil berjalan menuju ke arah rumah linda mereka mengantar linda sampai di rumah.
" mbak , mbak harus secepat nya pikirin buat pindah di tempat aku ya " ucap zella. sedari tadi zella selalu membujuk linda agar mau ikut dengan mereka.
" udah berapa kali kamu bilang gitu sayang , nanti biar mbak pikirin lagi " ucap linda , dia berpelukan dengan zella.
tak lama sampai lah mereka di rumah kontrakan linda. zella sangat enggan untuk meninggal kan linda , baru saja dia menemukan sosok mama yang di rindukan nya tapi kini dia sudah terpisah lagi.