Psychopath Girl

Psychopath Girl
12



zella menjalan kan mobil nya ke arah apartemen nya.


" kenapa ke sini" tanya reihan kepada zella.


" kita ke apartemen ku dulu, aku mau membersihkan tubuh ku dulu, tidak apa apa kan" jawab zella .


reihan mengangguk lalu tersenyum.


setelah zella memarkirkan mobil nya di parkiran, dia pun segera turun , tak lupa dia memakai jaket dan memberikan reihan jaket juga guna menutupi darah yang berceceran di baju mereka.


reihan , zella, dan alsa , mereka berjalan menuju apartemen zella. saat sampai di apartemen segera zella membuka kan pintu dan mempersilahkan reihan dan alsa masuk . di apartemen itu terdapat tiga kamar. dua di lantai bawah, dan satu di lantai atas . zella tidak pernah memakai kamar dilantai atas , bahkan dia tidak pernah pergi ke lantai atas. tapi meskipun begitu di atas selalu rapi dan bersih, karna bibi yang biasa dirumah bunda nya kadang menyempatkan diri untuk membersihkan apartemen nona nya itu.


" rei , kamu pakai kamar atas saja ya. disana juga ada baju kepunyaan kakak ku, semoga saja muat " ucap zella kepada reihan , reihan mengangguk dan berjalan ke arah kamar yang ditunjukan oleh zella.


baju baju nicko memang ada dikamar itu, karna papa nya yang menyuruh nicko untuk menaruh beberapa baju nya di apartemen zella. papa nya berfikir kalau mereka harus berbagi apartemen itu. tapi zella telah menyuruh nicko agar apartemen itu menjadi milik zella seutuh nya . karna nicko juga sudah punya apartemen pribadi. nicko pun menyetujui nya.


zella dan alsa masuk ke dalam kamar nya , zella membersihkan tubuh nya , setelah selesai dia pun membaringkan tubuh nya di atas ranjang empuk nya. baru dia ingin memejamkan mata nya suara hp nya berbunyi.


" hallo bun" sapa zella , karna bunda nya yang menelpon nya.


" kamu dimana , kenapa jam segini belum pulang " tanya bunda yang khawatir pada zella.


" maaf bun, kayak nya malam ini aku tidur di apartemen deh, soal nya ban mobil aku bocor, sekarang mobil nya ada di bengkel, gak papa kan bun" ucap zella berbohong.


" ohh baiklah kalau gitu, bunda tutup ya telpon nya " ucap bunda langsung menutup telepon nya.


zella meletakkan hp nya lalu dia memejamkan mata nya. zella tertidur hampir tiga jam. zella lagi lagi terbangun karna alsa memanggil nya.


" apa " jawab zella membuka pintu dengan wajah setengah sadar nya.


" ayo makan " ajak alsa , dan diangguki oleh zella . zella menutup pintu dan mencuci muka. lalu dia keluar kamar , menuju meja makan, nampak hanya alsa yang ada di sana.


" mana reihan " tanya zella pada alsa.


alsa tersenyum lalu menjawab.


" ntah, mungkin masih di kamar" jawab alsa berbohong, padahal reihan sudah makan tadi dan langsung ke kamar nya untuk istirahat badan nya masih capek setelah berkelahi tadi.


" ohh ya sudah aku panggilkan dulu ya " ucap zella dan langsung di cegah oleh alsa.


" jangan zell, kamu makan aja dulu, kamu kan belum makan dari tadi nanti kamu sakit, selesai makan baru kamu ke kamar reihan " ucap alsa pada zella berharap zella akan menyetujui nya.


tok tok tok


zella mengetuk pintu kamar , tapi tidak ada jawaban , karna takut terjadi apa apa akhir nya zella memutuskan untuk masuk saja. saat membuka pintu dia melihat reihan sedang berbaring di atas kasur , muka nya sangat pucat. zella pun menghampiri nya.


" rei" panggil zella . mendengar suara zella reihan pun membuka mata nya dan tersenyum.


" kamu sakit" tanya zella menatap reihan.


reihan menggelengkan kepala nya. zella menghela nafas panjang nya , lalu dia meletakan tangan nya ke kening reihan.


" kau demam" ucap zella panik, dia hendak pergi untuk mengambil obat dan kompres tapi di cegat oleh reihan . zella pun menatap ke arah Reihan.


" kau mau kemana" tanya reihan dengan wajah sendu nya.


" aku mau ambil obat dan kompres" jawab zella.


reihan menggelengkan kepalanya.


" aku sudah minum obat " jawab reihan.


" temani aku" lanjut nya lagi dengan wajah memelas.


" baiklah " zella menuruti dan duduk di pinggir kasur.


" istirahat lah " ucap zella sambil mengelus kepala reihan


" berbaring di sebelah ku zella , aku mau tidur sambil memeluk mu " ucap reihan sambil menggenggam tangan zella.


zella pun menuruti , dia tidak enak untuk menolak apalagi sekarang reihan sedang sakit.


zella berbaring di sebelah reihan . reihan memeluk zella , mendekap kan tubuh nya ke dalam pelukan zella. zella membalas pelukan nya sambil mengusap usap kepala reihan , membuat reihan tertidur pulas.


nyaman , itu lah yang dirasakan zella , tidak pernah dia merasakan senyaman ini.


tak lama zella pun ikut tertidur sambil memeluk reihan. mereka berdua tertidur pulas dalam pelukan dan dekapan.


mohon like , komen, tambahin ke favorit, terus juga vote nya , makasih semua nya , semoga suka