Psychopath Girl

Psychopath Girl
33



sekarang reihan dan zella sudah berada di rumah, reihan mengantar zella pulang.


" kamu gak mau mampir dulu" ucap zella


" gak usah deh, tadi ayah nyuruh aku langsung ke markas nya" jawab reihan.


" yaudah kalau gitu aku masuk dulu, kamu hati hati" zella tersenyum pada Reihan.


" aku pulang dulu" ucap reihan sambil pergi meninggal kan rumah zella.


dia membuka pintu , nampak rumah nya sepi . dia pergi ke kamar menaruh tas nya. baru dia memasuki kamar nya, nampak kamar nya kosong, dia mencari kepenjuru kamar tidak ada orang sama sekali.


" sa " teriak zella karna tak melihat alsa.


" alsa " zella mencari alsa ke seluruh penjuru rumah.


" alsa kamu dimana" zella semakin panik saat tidak menemukan alsa dimana pun.


zella mengambil hp nya, lalu mencari kontak seseorang dan segera menghubungi nomor tersebut.


" ayah, apa alsa ada di sana" tanya zella , dia menelpon rendra siapa tau alsa pergi ke tempat kerja Rendra karna bosan.


" gak ada quen, alsa pagi tadi di ayah tinggal di rumah" jawab rendra. mendengar jawaban sang ayah zella semakin panik.


" emang nya kenapa quen" tanya rendra di seberang sana.


" alsa gak ada di rumah yah, quen takut dia kenapa kenapa" ucap zella dengan suara sendu nya.


" ayah akan segera pulang, kamu tunggu di rumah " ucap rendra lalu mematikan telepon itu.


rendra segera keruangan bos nya untuk meminta izin pulang cepat karna ada masalah penting di rumah nya. untung nya bos rendra itu adalah teman lama nya jadi dia gampang meminta izin seperti itu, bos rendra pun mengizinkan nya. rendra segera mengambil jaket dan kunci motor nya. dia menghidupkan motor nya lalu melajukan motor nya kerumah nya.


" quen, bagaimana " tanya rendra saat sudah sampai di rumah. nampak zella mondar mandir di depan pintu rumah dengan wajah cemas nya.


" gak tau yah" jawab zella yang masih menggunakan baju sekolah nya


" apa tuan aldo tau kalau alsa ada disini, lalu menyuruh anak buah nya menjemput alsa" ucap rendra , zella menatap rendra.


" kamu tenang, Aldo buka orang yang sembarangan, kita harus membuat rencana terlebih dahulu" ucap rendra.


" lalu" tanya zella


" kita minta bantuan roy, dia juga seorang mafia pasti gampang" ucap rendra mengingat sahabat nya itu. zella mengangguk.


mereka pun pergi ke markas roy.


skipp sampai di markas roy.


" apa roy ada di dalam" tanya rendra kepada anak buah roy. anak buah roy yang mengenal rendra pun mengangguk


" ada , tuan roy ada di dalam, di ruangan nya" ucap salah satu anak buah roy itu.


zella dan rendra segera masuk dan menuju ke ruangan roy. saat membuka pintu nampak roy dan reihan sedang duduk di sofa , nampak mereka sedang bersantai.


Roy dan reihan yang melihat kedatang rendra dan zella pun terkejut.


" ada apa ndra, apa ada masalah" tanya roy menuntun rendra dan zella untuk bergabung duduk.


" begini roy, alsa hilang , kami curiga kalau aldo menjemput nya di rumah ku" ucap rendra.


" lalu , apa salah nya jika seorang ayah menjemput anak nya" tanya roy.


" aku yakin paman, tuan aldo pasti merencanakan sesuatu, apalagi setelah kematian orang yanb ingin di nikahkan dengan alsa, dia pasti mencari orang lain, atau bahkan dia akan memperkerjakan alsa sebagai wanita penghibur, aku tidak akan membiarkan itu terjadi, tolong bantu aku paman" ucap zella memohon kepada roy.


" yah, tolong bantu quen" reihan ikut memohon.


" baiklah, aku akan membantu, tapi kita harus membuat rencana nya dulu" ucap roy, rendra reihan dan zella sangat senang


" terimakasih paman" ucap zella.


" makasih roy" Rendra ikut berterima kasih.


roy berjalan menuju meja nya , dia membisikkan sesuatu kepada asisten nya. zay mengangguk mendengar sesuatu yang di katakan oleh bos nya itu.