
rendra mengantar linda pulang. cukup jauh jarak rumah linda dengan taman yang tadi . rendra sempat berfikir apa jadi nya jika rendra tidak lewat di situ tadi , pasti linda sudah lelah berjalan ditambah jalanan yang sepi karna sudah larut pasti dia akan di ganggu oleh preman preman.
di tengah jalan mereka di hadang oleh beberapa laki laki berbadan gempal, tubuh nya juga penuh dengan gambar tato. rendra memberhentikan motor nya. lalu turun di ikuti dengan linda. linda sangat ketakutan nampak dari raut wajah nya.
" kamu tenang aja , mereka urusan ku, jangan kemana mana" ucap Rendra kepada Linda.
Linda hanya mengangguk.
" hati hati" hanya itu yang di ucap Rendra, dia juga memegang lengan rendra .
rendra lalu berlari ke arah preman preman itu, mulai menyerang , menangkis dan menghindar serangan yang dia dapat.
sebenar nya preman preman itu tak terlalu jago dalam berkelahi, tapi karna semakin lama preman itu semakin banyak , akhir nya rendra kalah jumlah. dia hampir kewalahan.
linda yang melihat itu semakin panik, dia ingin membantu tapi tak tau bagaimana cara nya. dia hanya bisa berdoa pada yang maha kuasa agar mendapatkan pertolongan. saat sedang memikirkan Rendra dia mendengar suara hp berbunyi.
dia mengecek hp nya tapi suara itu tak berasal dari hp nya. lalu dia melihat ke aspal tepat di depan kaki nya, lalu dia meraih hp yang diyakini milik rendra itu.
karna ingin cepat menghabisi preman itu tanpa sadar hp milik rendra terjatuh dari kocek celana nya.
segera linda mengambil hp nya , lalu mengangkat telepon itu.
" hallo , tolong " ucap linda saat dia telah mengangkat telepon itu.
sedangkan di tempat lain.
" hallo tolong" terdengar dari ujung sebrang sana. dia memeriksa kembali nomor nya , dan dia tidak salah menelpon, tapi kenapa malah wanita yang mengangkat nya.
" hallo , ini siapa kenapa hp ayah saya ada di anda " ucap zella.
ya yang menelpon rendra adalah zella.
" tolong, kami sedang di serang oleh beberapa preman" ucap wanita di sebrang sana dengan suara ketakutan.
linda memberi tahu alamat nya. setelah itu telepon di tutup.
zella berjalan menuju ke arah pintu.
" ada apa , mau kemana" tanya reihan bersama milk, mereka masih bersantai di ruang tengah.
" aku mau menyusul ayah, dia di serang oleh banyak preman , dia kalah jumlah" ucap zella. mendengar itu milk dan reihan terkejut
" kami ikut " ucap kedua nya.
mereka pun pergi menuju lokasi yang telah di beri oleh linda .
saat hampir sampai terdengar suara pukulan. setelah sampai mereka langsung turun dari mobil dan berlari ke arah preman preman itu. nampak rendra sudah tak kuasa membalas serangan preman itu.
zella, milk, dan reihan menghajar preman preman itu tak bersisa, semua nya terkapar tak bernyawa. setelah di rasa semua nya telah mati mereka berjalan menuju rendra yang sudah terkapar lemah. nampak seorang wanita yang cantik berusaha menyadarkan rendra. nampak dari raut wajah nya wanita itu sangat khawatir.
sedikit rasa senang saat melihat ke khawatiran wanita itu pada ayah nya.
" rendra bangun" ucap linda menepuk bahu rendra tapi yang di tepuk tak bangun bangun.
" ayah" ucap zella lalu berlari menghampiri rendra.
" ayo kita bawa kembali" ucap milk. milk dan reihan pun membawa rendra.
" ayo tante " ajak zella pada linda.
" lalu motor nya" ucap linda menatap ke arah motor.
" nanti anak buah ayah yang mengambil nya" ucap zella. lalu zella dan rendra masuk ke dalam mobil . dan milk mengendarai mobil nya menuju markas aldo.