
tokk tokkk tokkkk
" ehh rei , mau jemput quen ya " tanya rendra kepada reihan.
" iyaaa paman, quen nya belum berangkat kan" tanya reihan, sekarang dia ingin membiasakan memanggil zella dengan sebutan quendly, sama seperti ayah nya. anggap saja nama kesayangan.
" belum kok, masuk dulu rei" ajak rendra , reihan masuk dan duduk di sofa yang ada di ruang tamu itu.
" quen, quen" teriak rendra memanggil anak nya itu.
" iyaaa" zella membalas dengan teriakan juga.
" rei udah nungguin kamu" ucap rendra menyahuti anak nya itu.
" bentar" jawab zella.
tak lama keluar lah zella yang sudah rapi dengan seragam kebanggaan sekolah nya. tapi dia tidak sendiri alsa mengikuti nya dari belakang.
" lah sa , kamu kok bisa disini" tanya reihan yang melihat alsa.
" kemaren gak sengaja aku ketemu sama dia pas dia lagi dikejar anak buah papa nya" zella menjawab.
" ohhh terus kamu gak ikut sekolah" tanya reihan. alsa menggeleng.
" aku udah berenti sekolah rei, papa aku udah bilang ke pihak sekolah kalau aku keluar dari sekolah " ucap alsa .
reihan hanya mengangguk .
" yaudah deh yok berangkat" ajak zella
" yok" jawab reihan.
"yah , quen berangkat dulu ya, sa aku berangkat ya, kamu jangan kemana mana ,tetap dirumah sampai aku pulang" ucap zella.
" iyaa quenn" jawab alsa.
" loh , tumben motor" tanya zella karna melihat reihan membawa motor biasa nya reihan membawa mobil nya.
" pengen aja, bosen juga pake mobil terus" jawab reihan menaiki motor sport nya dan memakaikan helm nya tak lupa dia juga memberikan zella helm.
zella mengambil helm dan memakai nya lalu dia menaiki motor Reihan.
" pegangan " ucap reihan , mendengar ucapan reihan zella pun melingkarkan tangan nya di pinggang Reihan, reihan tersenyum lalu melajukan motor sport nya.
skipp sampai sekolah.
semua mata tertuju pada zella dan reihan , bukan karna mereka berangkat berdua tapi karna tidak biasanya reihan memakai motor sport nya biasanya reihan memakai mobil nya.
" yok" ajak reihan saat dia sudah memarkirkan motor nya . zella dan reihan berjalan menuju ke kelas nya . tanpa mereka sadari ada tiga pasang mata yang melihat mereka dari parkiran tadi.
" ihh makin di biarin makin ngelunjak tu anak" ucap sasa. ya yang melihat keharmonisan zella dan reihan adalah genk sasa.
" terus lo mau apain" tanya linda.
" kayak nya kita kasih dia pelajaran aja deh, seenggak nya kita kasih peringatan aja " sambung ratu. sasa tersenyum dengan ide ratu itu. berbeda dengan linda
" ehh lo yakin, lo lupa apa kejadian di toilet kemaren"ucap linda
" ehh iyaaayaaa gue lupa kejadian itu" ucap ratu saat mengingat kejadian kemaren.
" tenang aja , istirahat nanti kita hajar dia di gudang belakang" ucap sasa. kedua sahabat nya melihat nya heran.
" loh loh kok, nanti kita yang mati sasa " ucap ratu. sasa tersenyum.
" dia berani cuman pas jam sekolah, lo gak ingat ucapan nya kemaren kalau mau nyari masalah diluar jam sekolah, lagi pun dia berubah jadi serem pas bel pulang udah bunyi kan , jadi kalau kita ngehajar dia pas jam istirahat pasti dia gak akan lawan kita" ucap sasa sambil tersenyum.
" iyaaaa juga ya , okee lah" ucap linda dan di angguki oleh ratu.
dont forget like n komen