Psychopath Girl

Psychopath Girl
14



keesokan harinya


" zella , zella bangun" panggil reihan membangunkan zella.


" emhhh lima menit lagi bun" ucap zella setengah sadar dengan mata yg masih tertutup.


" zella , ini reihan bukan bunda " ucap reihan tersenyum. mendengar kata reihan itu dia pun terbangun.


" rei" ucap zella yang sudah sadar.


" iyaaa ini rei bukan bunda" jawab reihan tertawa geli.


" apa kau sudah sembuh" tanya zella.


" lumayan, panas nya sudah turun" jelas reihan , zella mengangguk.


" cepat mandi dan siap siap , aku dan alsa menunggu mu di meja makan" ucap reihan . zella pun pergi ke kamar nya. dia memulai ritual mandi nya lalu mengenakan baju nya. sedikit memoles wajah nya . setelah selesai zella pergi ke tempat makan. dia melihat alsa dan reihan sudah menunggu.


" maaf membuat kalian menunggu " ucap zella saat sudah sampai dimeja makan.


"tidak masalah" alsa menjawab.


lalu mereka pun memulai sarapan nya tidak ada yang bersuara hanya dengtingan sendok dan garpu saja yang terdengar. selesai sarapan mereka pun berangkat menggunakan mobil zella dengan reihan yang mengemudi.


tak lama mereka pun sampai di sekolah. reihan memarkirkan mobil zella. dan mereka keluar dari mobil menuju ke kelas.


skipppppppppppppppp


saat sudah jam pelajaran terkahir tiba tiba zella ingin ke toilet, dia meminta izin ke pada guru yang mengajar dan dia segera menuju ke toilet , sudah di ujung rasanya. saat sampai di toilet dia segera menuntas kan hasrat nya.


saat selesai dia pun keluar hendak ke kelas lagi. tapi jalan nya dihadang oleh Genk nya sasa.


" hyy zella" sapa sasa dengan tersenyum sinis.


" ada apa" ucap zella karna merasa terganggu.


" apa kau ingat saat kau menolak tawaran ku kemaren, aku sangat marah saat itu, dan aku akan membuat mu menderita" ucap sasa berteriak lalu tertawa bersama teman nya.


zella tersenyum smrik tapi tidak di lihat oleh mereka. dia pun memasang wajah memelas dan ketakutan.


" jangan harap " ucap ratu lantang.


" yang sudah membuat kami kesal, tidak akan kami lepas kan" kali ini linda yang berkata.


zella hanya diam menundukkan wajah nya. dia menunggu momen yang pas untuk membalas.


sasa dan Genk nya membulli zella habis habisan.jika orang lain yang di buli seperti itu pasti sudah kena mental dan menjadi gila , atau bahkan sampai bunuh diri. zella terus memasang wajah ketakutan . dia terus memainkan peran nya dengan baik. sampai saat bel pulang berbunyi.


zella mengangkat wajah nya dan tersenyum menyeringai, pupil matanya berubah menjadi coklat tua , tapi tidak terlalu gelap.


sasa and the genk yang melihat itu menjadi heran. zella maju selangkah mendekati mereka .


nampak diluar sudah sangat sepi, tidak ada lagi murid dan guru guru di sekolah itu.


" dia kenapa" bisik linda pada sasa dan ratu. mereka pun juga bingung.


" ntah lah , mungkin gara gara kita membuli nya kejiwaan nya kena , jadi agak sedikit gila " ucap ratu menjawab.


" kalian ini sangat bodoh" ucap zella pada sasa dan genk nya. sasa dan genk nya hanya saling memandang bingung.


" jika ingin membuli siswa itu seharus nya saat jam pulang , saat jam sekolah sudah habis" ucap zella dengan sedikit penurunan nada bicara , seperti sedang menasehati. mereka pun semakin bingung.


" jika kalian membuli siswa saat jam sekolah masih berlangsung kalian pasti akan kena hukum, tapi jika kalian membuli siswa saat jam sekolah sudah selesai kalian tidak akan kena hukum dari sekolah" lanjut zella lagi.


saat ingin memulai bicara lagi suara hp zella pun berbunyi.


" hallo sa" ucap zella setelah mengangkat telepon nya .


" iyaaa sebentar lagi aku kesana , tunggu aku" ucap zella pada alsa . zella pun mematikan hp nya.


" ahhh baru saja ingin bermain dengan kalian, aku terpaksa harus pulang, maafkan aku karna tidak jadi bermain . aku pulang dulu ya " ucap zella tersenyum menyeringai yang mengerikan.


sasa dan genk nya pun menjadi ngeri, dan mereka lega karna zella belum sempat melukai mereka, mereka pun keluar dan segera pulang, begitu juga dengan zella dia pulang kerumah.


mohon like , komen , vote , dan tambahin ke favorit