Psychopath Girl

Psychopath Girl
108



akhir nya Zella dan reihan selesai mengelilingi rumah hantu itu.


" hah akhir nya keluar juga " ucap reihan.


" iyaaa tapi menurut aku disana gak nyeremin, kata orang orang tu nyeremin sama mereka tu lari lari gitu" ucap zella.


" yey gimana kamu nya mau takut yang ada mereka yang pada takut sama kamu" ucap reihan dan di balas tawa oleh zella.


" kita pulang ya " ajak reihan zella mengangguk lalu mereka pergi ke parkiran mobil reihan.


lalu reihan mengantar zella untuk pulang ke rumah.


keesokan hari nya.


" morning ayah kuu" teriak zella pada rendra.


" sarapan apa kita hari ini" ucap zella .


" ini spesial untuk putri ayah yang paling cantik" ucap rendra sambil menyerahkan sepiring nasi goreng.


" tiap hari juga ayah bilang nya spesial terus" ucap zella jengah, karna setiap zella bertanya menu makanan yang akan di makan pasti rendra menjawab, sarapan spesial, makan siang spesial , cemilan spesial, semua nya spesial.


" kan setiap hari , setiap saat dan waktu selalu spesial kalau sama kamu" ucap rendra.


" ayah mendingan ngegombalin mbak linda aja deh jangan aku, aku gak mempan sama gombalan" ucap zella sambil menyuapkan nasi goreng ke dalam mulut nya.


" bukan ngegombal quen, ohh iyaa gimana soal kerjaan kamu" ucap rendra membuat zella tersedak.


uhukkk uhukkk . batul zella


rendra memberikan gelas yang berisi air putih kepada zella .


" sukur lah " ucap rendra dan mereka melanjutkan sarapan nya.


" cepat atau lambat ayah pasti bakalan tau pekerjaan aku ini , apa aku jujur aja sama ayah ya " ucap zella dalam benak nya. dia sekarang berada di kamar nya .


tiba tiba hp nya berbuyi memecahkan lamunan nya,di ambil nya hp nya nampak tertera nama reva , berarti reva yang menelpon.


" hallo rev , kenapa " tanya zella setelah mengangkat telepon nya.


" vola , tuan andres memerintahkan kamu untuk segera ke markas sekarang" ucap reva di seberang sana.


" hah , kenapa, bukan kah weekend aku tidak bekerja " ucap zella bingung.


" aku juga tidak tau, tapi seperti nya ini penting, segera lah ke mari" ucap reva.


" hmm baiklah, aku akan kesana" ucap zella lalu mematikan telepon nya.


zella bersiap siap , dia memakai sweater hitam lalu dia keluar dari kamar nya . tak lupa dia juga membawa topeng nya , di taruh nya topeng di kocek sweater itu agar ayah nya tidak melihat nya.


" mau kemana " tanya rendra yang melihat zella hendak keluar dengan pakaian yang sudah di ganti.


" aku mau keluar bentar yah, tadi bos aku suruh ke tempat nya , ada urusan penting" ucap zella.


" hmm yasudah hati hati" ucap rendra . zella mengangguk lalu berjalan keluar dan mengendarai motor kesayangan nya menuju ke markas blose.


***hyyyy semua nya , udah up lagi ni, semoga gak pernah bosan sama cerita ini, jangan lupa like n komen nya okee. makasih buat kalian yang udah semangatin author. author tu merasa tersunjang karna kalian nyemangatin author buat up terus. pengen rasa nya author tu up tiap saat tanpa henti , tapi apalah daya otak tak memadai . makasih ya semua nya.


ohhh iyaa , jangan lupa juga mampir di cerita baru author , cek aja ya di profil author nanti ada kok cerita nya. love you all***