Psychopath Girl

Psychopath Girl
65



"mbak jalan jalan yuk,mumpung hari minggu " ucap zella kepada linda.


sekarang mereka duduk di ruang tamu karna linda tidak punya ruang tengah dan juga tidak punya tv jadilah mereka hanya ngobrol ngobrol ringan saja.


" jalan kemana , ayah ikut" bukan linda yang menjawab melain kan rendra


" dihh orang ngajak mbak linda" ucap zella lalu menjulurkan lidah nya pada ayah nya.


rendra nampak kesal dia melipat tangan nya di dada nya , linda hanya tersenyum dan geleng geleng kepala melihat kerusuhan anak dan ayah ini.


" yok mbak, kita jalan jalan, aku bosen , aku juga kangen sama mbak linda " ucap zella memohon pada linda.


" kalau ayah gak ikut linda juga gak boleh ikut" baru saja linda mau menjawab sudah di potong dulu oleh rendra.


" ihh ayah apaan sih, dari tadi aku ngomong sama mbak linda bukan ayah " ucap zella kepada rendra.


" yok mbak " ucap zella lagi


" yaudah yok" jawab linda membuat zella tersenyum.


" lin , quen ,masak kalian tega ninggalin aku sendiri" ucap rendra menampakan wajah memelas nya , dia nampak seperti anak kecil.


" ayah gak boleh ikut, aku mau jalan jalan berdua sama mbak linda aja " ucap zella kepada rendra , mendengar itu rendra menjadi semakin cemberut.


" udah lah zell, gak papa , biar ayah kamu ikut juga , makin rame kan makin enak " ucap linda membujuk zella.


" hmmm yaudah deh , ayah boleh ikut " ucap zella


" yess , untung ada Linda" ucap Rendra kegirangan seperti anak kecil yang bahagia mendapat mainan baru.


" mbak mau siap siap dulu " ucap linda pergi ke kamar.


rendra dan zella menunggu linda di ruang tamu. tak lama linda keluar dia sudah selesai mengganti pakaian nya.


mereka pun berjalan menggunakan motor , rendra bersama linda menggunakan motor zella sedangkan zella dia mengendarai motor metik milik ayah nya. mereka berhenti di sebuah taman.


mereka berkeliling taman , mereka berjalan tanpa tujuan , mereka juga kadang bercanda, tertawa , dan tak jarang juga pertengkaran dan perdebatan terjadi di antara zella dan rendra.


di lain tempat.


reihan sedang berbaring di ranjang kamar nya. dia nampak bosan . dia ingin mengajak zella jalan tapi tadi zella sudah bilang kalau dia ingin kerumah linda dan pasti nya mereka akan menghabis kan waktu bersama, reihan tidak ingin mengganggu kebersamaan mereka apalagi mereka lagi melepas rindu .


" aku sangat bosan, ahh milk , iya milk, aku akan mengajak nya untuk nongkrong" ucap reihan lalu mengambil hp nya dan mencari nomor milk.


" hallo " ucap reihan saat telepon telah terhubung.


" ya hallo, ada apa tumben sekali nelpon gue " jawab milk.


" aku bosan , ayo kita keluar nongkrong" ajak reihan.


" ahh sorry gue gak bisa rei , gue lagi di luar kota bareng alsa , ntar sore baru gue balik , malam nanti aja deh nongkrong nya " jawab milk .


" aku bosan nya sekarang bukan nanti malam , ahh yasudah lah jika kau tidak bisa " ucap reihan lalu langsung mematikan telepon nya secara sepihak.


" ahh dasar bedebah ini" ucap milk di ujung sana.


" huh sekarang aku harus bagaimana , tidak mungkin aku ajak ayah buat jalan jalan" ucap reihan pada diri sendiri.


" ahh aku pergi sendiri saja lah, memangnya apa beda nya pergi sendiri dengan pergi bersama seseorang" putus reihan lalu dia beranjak ke lemari untuk mengambil Hoodie nya, lalu mengenakan parfum.


" tidak akan ada yang tau juga jika aku belum mandi " ucap reihan saat selesai menyemprotkan parfum ke tubuh nya.


" ahh aku tetap tampan walau belum mandi, quen sangat beruntung memiliki tunangan setampan aku" ucap nya percaya diri di depan cermin.


reihan berjalan keluar rumah mengambil motor nya dan melajukan nya tanpa arah tujuan yang menentu.