Psychopath Girl

Psychopath Girl
107



zella dan reihan melanjut kan perjalanan melewati lorong yang satu nya lagi.


mereka berjalan sedikit mengendap endap, karna lorong yang gelap, tidak ada cahaya sama sekali , hanya sebuah cahaya dari ujung ke ujung yang menyinari sedikit dikit jalanan lorong itu.


zella mencoba menyentuh dinding mana tau ada pintu yang mereka lewat kan.


" ini kayak nya ada tanaman yang menjalar di dinding, ada daun nya ini" ucap zella sambil meraba raba tembok .


saat masih terfokus pada jalanan dan rabaan tembok , tiba tiba saja ada yang aneh.


" bentar deh rei" ucap zella berhenti lalu reihan ikut berhenti menatap ke arah zella dengan bingung


" kenapa" tanya reihan.


" ini perasaan tadi yang aku raba itu kayak daun daunan gitu sama kayak batang kecil kecil, tapi kok ini malah yang halus banget kayak rambut gitu ya" ucap zella masih dengan meraba benda yang membuat nya bingung.


reihan melirik sedikit , tidak nampak apa apa hanya kegelapan yang di sinari remang remang cahaya kecil oleh lilin.


karna tak bisa melihat dengan jelas, zella berinisiatif untuk menyorot dengan lampu senter dari hp nya. di ambil nya hp dari tas kecil nya lalu di hidup kan senter, dan di sorot nya di tempat yang aneh tadi.


reihan jadi ikut penasaran , perlahan zella menyorot ke arah itu. dan mereka terkejut , karna ada sebuah benda seperti rambut panjang, yang berada di lobang petak seperti jendela lah.


saat menyibakkan rambut nya , nampak lah sebuah wajah yang amburadul membuat zella terkejut , sebenar nya yang membuat zella terkejut bukan karna wajah nya tapi karna kepala itu tiba tiba mendekat kan dengan zella sehingga membuat nya sangat terkejut.


" ya tuhan " plakkkk


suara tamparan dan ucapan kaget dan reflek zella pada kepala itu.


" aduhhh" ringis suara perempuan setelah tamparan oleh zella. dan kepala nya menjauh dari lubang jendela itu dia memegang pipi nya yang di gampar oleh zella.


" aduhh mbak ,kok malah namparin saya sih, tega amat, sakit tau" ucap wanita ayng berpakaian seperti kuntilanak dengan muka hancur itu.


" ya gimana , orang kaget, mbak nya sendiri kok malah ngagetin saya" ucap zella sambil menggaruk tengkuk nya.


" kan kerjaan saya emang ngagetin sama nakutin orang yang lewat sini mbak" ucap wanita itu masih mengelus elus pipi nya yang di tampar oleh zella.


" hehe maaf mbak " ucap zella lalu di tarik oleh reihan agar melanjutkan perjalanan , jika di biarkan bisa bisa tidak akan habis nya mereka adu argumen.


hyyyy semua nya , udah up ni, semoga gak pernah bosan ya sama cerita author yang ini, jangan lupa like dan komen nya ya biar author makin semangat up nya, terus kalau ada waktu sebentar tolong di vote juga terus kalau berkenan di tambahin ke favorit kalian.


ohh ya liat juga ke cerita author yang satu lagi, judul nya kisah hidup bos mafia **with** baby girl. cerita nya lebih ke percintaan. Kkuyyyy lah mampir . siapa tau kepincut , ada pepatah mengatakan tak kenal maka tak sayang . dont forget okeeee salam manis