Psychopath Girl

Psychopath Girl
54



" ayah, quen berangkat dulu ya " pamit zella pada ayah nya. hari ini dia kembali bersekolah.


" iyaaa sayang , hati hati ya , jangan ngebut ngebut bawa motor nya " ucap rendra.


" iyaaa ayah " zella menaiki motor nya. kini zella sudah punya motor , motor itu hadiah dari bos rendra karna pekerjaan rendra yang sangat memuaskan. lalu rendra memberikan motor itu kepada zella . karna mengingat zella juga suka menggunakan motor sport seperti itu.


tak lama sampai lah zella di sekolah nya. dia memarkirkan motor nya. nampak ada beberapa orang menatap dan tersenyum dengan nya. zella menghampiri orang itu.


" aaa alsa , akhir nya lo sekolah lagi" ucap zella memeluk alsa , orang yang menunggu zella adalah alsa, reihan, dan milk.


" aku juga seneng zell, ini tu berkat bantuan nya kak milk" ucap alsa.


" udah di bilangin jangan panggil kakk , aku kembaran kamu al , panggil milk aja " ucap milk cemberut pada alsa , alsa selalu saja menyebut nya dengan sebutan kakak padahal mereka seusia bahkan mereka terlahir pada hari yang sama .


ntah lah kenapa milk jika bersama dengan alsa menjadi manja , berbeda dengan tampang nya yang dingin dan arogan .


" iyaaaiyaaa maaf , janji deh gak bakalan bilang kakak lagi" ucap alsa akhir nya mengalah.


" milk , kamu pindah ke sini juga " ucap zella bertanya pada milk.


" iya , aku gak mau pisah lagi sama alsa " ucap nya sambil merangkul dan mengacak rambut alsa.


" ihh milk, liat ni jadi berantakan " ucap alsa kesal.


" rei " sapa zella saat baru mengingat jika di situ ada reihan juga.


" baru ingat ada pacar nya di sini" ucap reihan seakan akan dia ngambek.


" ihh bukan gitu, aku tu tadi seneng banget soal nya alsa bisa sekolah lagi , bukan nya aku lupain kamu rei" jelas zella.


" yaudah yuk masuk" ajak zella.


bahkan siswi siswi itu di buat kesal saat melihat milk menggenggam posesif tangan kecil milik alsa.


' ya ampun tampan banget sih'


' dia pasti anak baru '


' iya deh kayak nya baru liat soal nya'


' ehh tapi kenapa dia pegangan tangan sama teman nya zella itu, apa mereka pacaran'


' ntah lah tapi kayak nya gue gak rela'


" ya ampun tampang banget , sapa adek dong bang'


' meleleh adek bang ngeliat abang'


kurang lebih begitu lah celoteh siswi siswi yang melihat milk.


sedikit berjala akhir mereka sampai di jalan yang bercabang, mereka harus terpisah di sana.


" aku sama rei kekelas dulu ya " ucap zella.


" iyaa sama aku juga " jawab alsa.


" mau aku anterin gak " tawar milk.


" gak usah, kamu ke ruang kepala sekolah aja tu , gih sana masuk" ucap alsa sambil menunjuk pintu ruangan kepsek yang berada di depan mereka.


akhir nya mereka terpisah berjalan ke arah masing masing tanpa saling menoleh ke belakang , memang benar kata pepatah setiap manusia punya jalan nya masing masing ,mereka harus tetap menatap lurus ke masa depan tanpa melihat ke masa lalu ( jadi kayak perpisahan seumur hidup )