
zella berniat menyusul reihan.
" quen, sekalian kau bawa nasi goreng nya, dia tadikan belum makan , takut nya dia akan sakit" ucap rendra.
" iyaaa nak, tolong sekalian bawakan, dan bujuk anak kecil itu" ucap roy tertawa bersama rendra .
zella pun mengangguk dan mengambil sepiring nasi goreng yang di buat oleh reihan tadi. dia juga membawa segelas air.
" paman, ayah , aku ke kamar rei dulu" ucap zella.
" panggil saja aku ayah quen, lagi pun nanti kau akan menjadi anak ku juga saat sudah menikah dengan rei " ucap roy di angguki oleh rendra. zella tersipu malu mendengar ucapan roy, pipi nya merah saat mendengar akan menikah dengan reihan. dia mengangguk dan berjalan menuju kamar reihan.
" rei " panggil zella sambil membuka pintu kamar reihan. nampak di kasur tak ada siapa pun. lalu dia melihat ke arah balkon , pintu balkon terbuka , dia pun berfikir bahwa reihan pasti ada di sana.
zella menuju balkon sambil membawa nampan berisi nasi dan air.
" rei" panggil zella saat melihat reihan sedang duduk melamun di balkon tersebut.
reihan tak menoleh , dia tak bergeming sedikit pun.
zella meletakkan nampan nya di meja kecil , lalu mendudukkan diri nya di kursi sebelah reihan.
" rei , apa kau marah" ucap zella.
reihan sama sekali tak menjawab.
" rei aku minta maaf, aku hanya bercanda" ucap zella lagi
" sudah lah, kau pergi saja dari kamar ku, kau tak berhak masuk kamar ku tanpa seizin ku" ucap reihan akhirnya membuka suara.
" aku berhak karna aku calon istri mu" ucap zella. reihan tersenyum simpul, dia sedikit bahagia saat mendengar pengakuan seperti itu.
" apa maksud mu, aku mencintaimu " ucap zella dengan nada sedikit sedih.
" hah, sudah lah" ucap reihan .
" rei, aku minta maaf, bercanda ku keterlaluan" ucap zella menunduk.
" maafkan aku" tanpa disadari air mata mengalir di pipi nya lalu terjatuh ke bawah.
karna tak mendengar suara zella lagi dia pun menoleh ke arah zella dan melihat zella sedang menunduk , sambil sedikit terisak. reihan jadi merasa bersalah.
" heii, jangan menangis , aku tidak bermaksud membuat mu menangis " ucap reihan menggenggam tangan zella.
" maafkan aku " ucap zella .
" ya aku memaafkan mu" ucap reihan lalu menarik tubuh zella memangku nya lalu memeluk nya. zella membalas pelukan reihan .
" sudah jangan menangis , aku tak bisa melihat mu menangis" ucap reihan sambil mengelus kepala zella. saat merasa tangisan zella reda dia melepas pelukan nya. lalu menatap wajah zella
zella tersenyum.
" kau makan lah, kau tadi tak sempat makan gara gara kesal" ucap zella.
reihan terseyum.
" kamu juga makan, kamu juga tak sempat makan tadi " ucap reihan.
" aku hanya membawa satu piring, sebentar aku akan ambil sisa nasi ku tadi di meja makan, aku tak sempat menghabiskan nya karna kau sudah pergi " ucap zella hendak berdiri tapi di tahan oleh reihan
" makan bersama ku, satu piring berdua " ucap reihan. zella pun mengangguk. dan mereka makan sepiring berdua , mereka makan sambil bercerita cerita. kadang kadang mereka juga tertawa karna cerita yang di buat oleh mereka sendiri.