Psychopath Girl

Psychopath Girl
86



" bagaimana cara nya agar aku bisa membantu ayah" ucap zella bermonolog sendiri di dalam kamar .


flashback onn


zella tidak sengaja mendengar pembicaraan ayah nya dengan seseorang di telepon.


" tolong beri saya waktu tuan, saya akan mencari uang untuk menggantikannya, saya mohon tuan" ucap Rendra memohon pada orang di seberang sana.


rendra diam mendengar kan ucapan orang di seberang sana.


" kasih saya waktu satu minggu saja tuan, saya yakin akan menggantikan semua nya" ucap rendra lalu telepon di matikan oleh pihak seberang sana.


rendra meletakkan hp nya di meja samping ranjang nya. zella masuk ke dalam kamar ayah nya.


" ayah ada apa" tanya zella


" ohh tidak syg ayah tidak apa apa" ucap rendra berbohong.


" ayah jangan berbohong, tadi quen mendengar sedikit pembicaraan ayah di telepon, apa ayah memerlukan uang, untuk apa" tanya zella.


rendra menarik nafas panjang dan membuangnya dengan berat.


" satu minggu lalu ayah tidak sengaja menabrak mobil milik bos ayah , dan dia meminta ganti rugi , dia juga memecat ayah" ucap rendra dengan sedih.


" bukankah bos ayah adalah teman baik ayah" tanya zella.


" itu dulu, sekarang cafe itu sudah di ambil alih oleh papa nya , karna dia akan melanjutkan pendidikan nya, dan papa nya dari dulu memang tidak suka dengan ayah" ucap rendra menceritakan.


" memang nya berapa kerugian nya" tanya zella.


" sekitar 80 juta " ucap rendra , zella sangat terkejut mendengar nominal nya , tentu uang segitu bukan lah uang yang sedikit , apalagi mereka juga bukan keluarga yang kaya raya.


" quen akan mencari kerja dan membantu ayah, lagi pula quen juga sudah tidak sekolah lagi hanya tinggal menunggu hasil nya saja" ucap zella


" tidak usah syg, biar ayah saja yang mencari uang nya" ucap rendra.


" ayah, quen sudah besar, quen juga ingin membantu ayah , biarkan saja quen bekerja " ucap zella.


dan terpaksa rendra menuruti nya.


" aku keluar saja , siapa tau aku menemukan loker di jalanan" ucap zella mengambil jaket nya.


dia mengendarai motor nya melewati jalanan tanpa arah tujuan.


saat sedang mengendarai motor nya tiba tiba dia melihat ada seorang wanita yang seperti nya di ganggu oleh preman preman, wanita itu berusaha meminta tolong.


zella menghampiri mereka , dan tanpa ucapan apa apa lagi zella langsung menghajar preman preman itu sampai mati tak bernyawa , dia mencabik cabik, merobek mulut , menarik telinga preman preman itu sampai putus , dan juga dia mematahkan tangan preman preman itu.


setelah selesai dia mengambil sedikit bensin dari motor nya , motor nya memiliki bensin cadangan yang melekat di body motor nya.


setelah menyiram sedikit bensin di tubuh preman preman itu zella langsung menyalakan korek nya dan


bushhh , preman preman itu terbakar sampai menjadi abu.


wanita itu menatap kearah zella sedari tadi, dan zella menyadari itu. zella menghampiri wanita itu. nampak wanita itu tidak ketakutan bahkan dia tersenyum saat zella menghampiri nya.


" mbak gak papa"tanya zella. wanita itu hanya menggelengkan kepala nya.


" kalau gitu saya pamit pergi dulu mbak, mbak hati hati ya" ucap zella hendak pergi tapi di tahan oleh wanita itu.


"tunggu" ucap nya sambil menarik tangan zella.


zella menatap nya dengan bingung.


" kau mau kemana" tanya wanita itu.


" ahh aku ingin mencari angin saja sekalian mau nyari pekerjaan " ucap zella.


" kebetulan sekali , aku juga sedang mencari seseorang untuk bekerja , apa kau mau bekerja dengan ku" tanya wanita itu sambil tersenyum.


" pekerjaan apa, jika pekerjaan nya menyangkut harga diri atau menjual diri maaf saya tidak berniat " ucap zella.


" tenang saja , pekerjaan nya pasti sangat cocok untuk mu, dan gaji nya juga lumayan besar, " ucap wanita itu.


" hmmm baiklah " ucap zella .