Psychopath Girl

Psychopath Girl
102



dua hari telah berlalu , zella selalu menyibukkan diri dengan menelusuk kasus nya. dia masih penasaran tentang siapa dalang nya. prinsip zella 'jika masalah belum selesai tidak boleh di lalaikan , jika dia sudah melangkah sekalian saja berlari tapi jika dia masih duduk dia tidak akan bergerak, untuk memulai itu sangat susah bagi nya.


seperti saat ini, dia sedang duduk di atas kasur kesayangan nya sambil memangku laptop nya . dia sekarang masih berada di kamar nya. dia terus mengotak atik laptop nya ntah apa yang dia cari yang jelas dia harus menemukan pelaku dan bukti bukti nya.


setelah menelusuk lebih dalam ternyata pelaku utama nya adalah bodyguard kepercayaan presdir yang tak lain dan tak bukan adalah adik dari asisten kepercayaan presdir sendiri.


setelah mencari kesana kemari akhir nya zella juga mendapatkan informasi bahwa bodyguard kepercayaan presdir atau adik asisten presdir itu sudah lama mendendam dengan presdir itu. karna presdir tidak merestui hubungan nya dengan adik bungsu presdir.


" haduhh ini ternyata masalah percintaan , sungguh sangat sangat lah" ucap zella geleng geleng kepala .


" hmm karna sudah dapat banyak bukti , so aku tinggal laporan aja sama tuan andres , abis itu pekerjaan aku beres " ucap zella mengemas laptop nya .


lalu dia juga ikut berkemas .


setelah di rasa pas dia pun berjalan ke arah motor kesayangan nya.


dia melajukan motor nya menuju ke markas blose. tak lupa topeng yang melekat di separuh wajah nya.


okee skipp sampai di markas.


" bagus pekerjaan mu sangat bagus vola " ucap andres tersenyum puas sambil menatap kertas kertas dan laptop yavola karna di situ lah terdapat bukti bukti yang banyak.


" jadi apakah tugas saya sudah selesai tuan" ucap yavola.


lalu dia berjalan ke arah belakang markas , nampak ada sebuah taman yang sangat luas. dan nampak anak buah andres sedang berkumpul, mereka nampak sedang melakukan permainan , seperti ada yang bermain bulu tangkis, ada juga yang bermain bola basket, dan ada juga yang berlatih bela diri . mereka semua nampak santai, tidak seperti anak buah pada umumnya yang sibuk menjaga markas dan tuan nya. mereka di sini seakan diberi kebebasan.


yavola memandang mereka dengan perasaan hangat, jika melihat dari seri wajah mereka semua nampak nya tidak ada tekanan batin yang mereka dapat kan. berarti tuan andres ini bukanlah orang yang jahat pikir nya.


salah satu anak buah andres melihat yavola yang sedang melamun berdiri , dia menghampiri yavola.


" nona, apa anda baik baik saja " tanya anak buah andres tersebut mengagetkan yavola.


" ehh iya tidak apa apa" jawab yavola.


" siapa nama mu" tanya yavola pada anak buah andres.


"aku reva nona" ucap anak buah andres.


***hyyyyyy makasih udah setia sampai di sini , jangan lupa like n komen nya biar author semangat up nya , lagi badmood up soal nya , lagi kurang bahan heheh , semoga jangan pernah bosan ya , dan semoga selalu ikutin cerita cerita author lain nya misalkan author buat cerita lagi


love you all, see you next time


salam manis*** :)