Psychopath Girl

Psychopath Girl
18



reihan berusaha mencari zella dan alsa. dia berjalan menyusuri kota berharap dia menemukan zella dan alsa. saat berjalan di tempat yang lumayan sepi dia melihat sebuah mobil yang berada dipinggiran jalan. mobil itu sangat familiar bagi nya.


" zella " ucap nya memberhentikan mobil nya dan menuju ke mobil yang dirasa kepunyaan zella itu.


dia membuka mobil itu tak melihat siapa pun disana, hanya ada tas zella dan tas alsa saja. dia juga melihat di jalanan tepat di depan mobil nya banyak darah yang mengering.


reihan sangat frustasi karna tidak menemukan zella dan alsa. dia pun berniat untuk meminta tolong pada ayah nya, reihan adalah anak dari seorang mafia yg terkenal di kota itu.


segera reihan melajukan mobil nya ketempat markas ayah nya. saat sampai dia langsung masuk dan mencari ayah nya.


" ayah " panggil reihan memasuki ruangan ayah nya itu.


" ada apa rei, tumben sekali kamu mau kesini, ada masalah apa" tanya ayah reihan yang bernama roy itu.


" ayah tolong bantu aku mencari teman ku" ucap reihan.


" teman mu , memangnya kenapa dia" tanya roy pada putra semata wayangnya itu.


reihan menceritakan masalah nya, dia juga menceritakan tentang alsa yang mau dinikahkan dengan laki laki kaya dan hidung belang. reihan juga menceritakan tentang sifat zella yang berdarah dingin. roy sempat tidak percaya tapi melihat ekspresi dari putra nya itu dia akhir nya percaya.


" apa kamu tau siapa papa dari alsa itu" tanya roy agar dia bisa mencari nya.


" kalau aku tidak salah nama nya aldo, alsa sering bercerita tentang kehidupan nya " jelas reihan pada ayah nya.


" aldo " tanya roy


" iyaaa ayah , nama nya aldo" jawab reihan.


"tolong panggil kan zay kemari " ucap roy memerintahkan anak buah nya.


tak lama datang lah laki laki yang bernama zay.


" ada apa tuan " ucap zay.


" apakah aldo memiliki anak" tanya roy pada zay .


" setau saya dia memang memiliki seorang putri , kalau tidak salah usia nya sama seperti tuan muda " ucap zay


" baiklah , siap kan anak buah , kita akan datang ke markas aldo" titah roy pada zay.


" aldo itu telah menculik, alsa dan zella " kini reihan yang menjawab.


tak mau bertanya lagi , zay langsung keluar menuju ke anak buah nya dan memberi tahu perintah dari tuan nya. anak buah itu segera berkumpul , sekitar 10 orang yang mereka bawa. saat sudah siap mereka berkumpul di sebuah ruangan.


" tuan, apakah kita tidak menghubungi rendra dulu, kita cari tau apakah teman tuan muda ada disana apa tidak " ucap zay memberi saran.


" boleh , cepat hubungi rendra " ucap roy.


zay segera menghubungi rendra .


" ayah siapa rendra " tanya reihan.


" rendra itu adalah teman baik ayah, dia sekarang bergabung sebagai tangan kanan jeri, asisten kepercayaan aldo " jelas Roy.


rendra memang berteman baik dengan roy, meskipun roy dan aldo bermusuhan . rendra juga bukan sebagai penghianat , dia sudah cukup lama mengabdi sebagai asisten jeri .


" tuan , teman tuan muda yang bernama zella ada disana , tapi kalau alsa di bawa oleh aldo" jelas zay yang telah selesai menghubungi rendra


" baiklah kita segera kesana " ucap roy.


mereka pun berjalan menuju ke markas aldo. tempat dimana zella berada .


tak lama mereka pun sampai di markas aldo.


mereka turun dari mobil, banyak anak buah aldo yang menghadang mereka tidak mengizinkan mereka masuk, dan baku hantam pun terjadi.


tak sulit bagi anak buah roy untuk melawan anak buah aldo itu. Roy dan reihan masuk kedalam markas mencari keberadaan zella.


" roy " panggil laki laki yang tak lain adalah rendra.


" rendra, dimana zella " tanya roy pada rendra


" mari ikut aku , cepat lah " ajak rendra.


mereka pun memasuki sebuah gudang , dan nampak lah seorang gadis yang terikat di sebuah kursi.


" zella " ucap reihan berlari menghampiri zella yang terikat.