Psychopath Girl

Psychopath Girl
76



tak butuh waktu lama mereka sampai di sebuah rumah sederhana.


" ini rumah siapa " tanya alsa. dan milk tak menjawab nya.


milk keluar dari mobil lalu menuju kerumah itu, di susul dengan alsa.


milk mengetuk pintu rumah tersebut , tak lama pintu terbuka dan keluar lah seorang gadis .


" loh sasa , kamu ngapain di sini" ucap alsa


" ehh alsa , milk, aku sekarang tinggal di sini , mau masuk dulu" ucap sasa.


" gak usah sa , kita langsung aja yuk" ajak milk.


" ohh ya sebentar ya , aku mau ambil tas dulu" ucap sasa lalu masuk kedalam rumah untuk mengambil tas.


" jadi ini rumah sasa kak" tanya alsa.


" iyaa " jawab milk singkat.


" kok kamu bisa tau, jangan jangan" ucap alsa selidik.


" apa sih , jangan mikir yang gk gak , gak baik buat otak kamu" ucap milk.


tak lama sasa keluar.


" yok" ucap sasa


mereka berjalan menuju mobil milk. sasa hendak membuka pintu mobil bagian belakang.


" ehh sa , kamu mau ngapain " tanya alsa.


" ehh bukan nya kalian ngajak aku berangkat bareng ya " ucap sasa karna mengira alsa melarang nya masuk untuk berangkat bersama.


" iyaa kita berangkat bareng, tapi kamu kenapa duduk di belakang" ucap alsa.


" terus aku mau duduk dimana" tanya sasa.


"ya di depan lah, di samping kak milk, udah sana biar aku yang di belakang " ucap alsa lalu mendorong pelan sasa agar duduk di bangku depan.


sasa menjadi canggung. mereka pun jalan menuju ke arah sekolah.


di dalam mobil tidak ada yang memulai percakapan semua nya sibuk dengan urusan masing masing.


alsa sibuk dengan hp nya, sasa dia sibuk dengan pikiran dan jantung nya yang terus berdegup kencang tanpa alasan.


sedangkan milk, jika kalian mengira milk sibuk dengan kemudi mobil nya kalian salah , karna milk tengah sibuk mencuri curi melirik ke arah sasa .


" gak usah di lirik lirik gitu juga kali, kasian sasa nya jadi grogi " ucap alsa menyindir ke arah milk.


mendengar perkataan alsa , muka sasa dan milk sama sama menjadi merah.


" acieh muka nya sama sama merona gitu" goda alsa.


" apaansih kamu sa" ucap milk berusaha menetralkan diri nya.


sasa hanya membuang muka karna malu, padahal milk yang kepergok melirik dia, tapi malah dia sendiri yang merasa malu.


" ya tuhan aku kenapa, kok jadi malu gini sih, ni jantung juga gak bisa di kompromi banget" grutu sasa dalam benak nya.


" udah lah kak, kalau suka itu langsung tembak aja , sebelum sasa nya di colong orang loh kak , ntar kak nyesel " ucap Alsa


" udah ah diam, berisik banget" ucap milk .


" tapi bener juga yang di bilang alsa, kalau aku gak cepat nembak sasa ntar dia di ambil orang lagi, secara kan sasa cantik, tapi apa sasa nya mau sama aku , ahh itu urusan nanti . sekarang aku harus dekat dengan dia dulu aja " ucap milk pada batin nya.


" milk milk, awas " teriak alsa dan sasa. karna milk hampir menabrak anjing yang menyebrang.


mendengar teriakan kedua gadis itu milk tersadar dari lamunan nya dan langsung mengerem mendadak.


" milk , kamu lamunin apa sih , kok bisa gak konsen" ucap alsa


" aku.." ucap milk terpotong


" udah udah , sekarang ayok jalan , ntar kita telat, milk yang bener nyetir nya" ucap alsa memotong ucapan milk.


milk pun menjalan kan lagi mobil nya lagi.