
sedangkan di tempat lain.
" maaf tuan , lagi lagi anak buah tuan kalah , mereka mati terbunuh" ucap asisten tuan itu.
" sial , siapa orang yang berhasil membunuh anak buah ku " ucap tuan itu marah
" saya juga tidak tau tuan, karna saat itu saya tidak ikut , Rendra yang ikut saat itu, dia berhasil bebas karna dia tidak ikut bertarung" jelas asisten tuan itu.
" panggilkan rendra sekarang" titah tuan itu dengan suara yang lantang.
asisten tuan itu pun pergi meninggal kan ruangan tuan nya. tak lama seorang laki laki tampan masuk kedalam ruangan tuan itu.
" ada apa tuan aldo memanggil saya " ucap laki laki itu yang bernama rendra.
" siapa yang telah menghabiskan anak buah ku, dan menyimpan anak tidak diuntung itu " tanya tuan yang bernama aldo itu .
" saya tidak tau pasti siapa dia tuan, tapi seperti nya dia buka orang yang sembarangan" jawab rendra.
" segera cari tau laki laki yang telah berani menantang ku itu" ucap aldo penuh dengan kemarahan.
" maaf tuan, dia seorang gadis , mungkin usianya sama seperti nona alsa" jawab rendra meluruskan.
" gadis" tanya nya tak percaya.
" benar tuan , dia seorang gadis . dia juga yang telah membunuh anak buah tuan yang sebelum sebelum nya, saya menduga dia juga meretas cctv disitu dan dia juga telah menghapus nya" jelas rendra. karna dia sangat yakin dengan pernyataan nya itu.
" mustahil, tidak akan ada seorang wanita yang bisa membunuh seseorang dengan cara sadis dan brutal seperti itu, kau jangan bercanda rendra" ucap aldo yang tidak percaya dengan penuturan rendra.
" saya tidak berbohong tuan, jika tuan tidak percaya , mari nanti kita akan serang mereka lagi, dan tuan bisa lihat sendiri siapa yang membunuh anak buah tuan" jelas rendra karna dia tidak terima tuan nya tidak mempercayai nya.
" baiklah, nanti aku akan ikut dengan mu " jawab aldo tersenyum sinis.
rendra pun pergi dari ruangan aldo. rendra berniat untuk menyelidiki siapa gadis itu, dari keluarga mana dia terlahir.
rendra mulai mengotak atik komputer nya mencari identitas gadis yang melindungi nona alsa itu .
rendra meretas file sekolah alsa . mencari data tentang gadis itu. dan dia menemukan nya. rendra tersenyum smrik. lalu dia membaca data data itu. dia sedikit mengulang kalimat kalimat yang membuat nya bingung.
" zellaquen " ucap Rendra menyebut nama gadis itu.
" jadi dia selalu berpindah pindah sekolah ,karna pihak sekolah mengeluarkan nya"
" menarik" ucap rendra tersenyum sumringah.
"perusahaan PT fcv di kabar kan telah bangkrut, dan putri bungsu tuan ferdi di nyatakan telah terbunuh dengan cara yang sadis " kurang lebih begitu lah isi artikel yang sudah bertahun tahun itu.
rendra terus menguak berita berita yang berkaitan dengan zella. dia sangat penasaran dengan sosok zella itu. zella mengingat kan nya tentang seseorang. tapi dia tepis ingatan itu , perasaan itu dia buang jauh jauh karna dia tidak ingin mengingat ingat masa lalu lagi.
dan bagi nya , masa lalu nya itu sudah jelas tidak perlu di ingat lagi, masa lalu sebaik nya dilupakan.
rendra sendiri adalah asisten kepercayaan jeri, jeri itu asisten sekaligus tangan kanan aldo. jika jeri sedang kesusahan atas tugas nya dia selalu meminta rendra untuk membantu nya.
rendra adalah laki laki yang tampan , dia berumur 40 lah. meskipun sudah terbilang tua tapi rendra tetap gagah, wajah nya yang tampan tak menampakan ketuaan nya. mata nya yang berwarna coklat muda seperti mata kucing. rendra sampai sekarang masih lajang, dia sempat ingin menikah karna satu kesalahan .
dia tanpa sengaja menghamili seorang gadis . saat itu rendra berusia 23 tahun. ada yang menjebak nya sehingga dia meniduri seorang gadis. sampai membuat gadis itu hamil. tapi keluarga gadis itu tidak mengizinkan rendra menikahi gadis itu, mereka hanya menyuruh rendra untuk merawat anak yang telah ia tumbuhkan . dengan senang hati rendra menerima nya.
saat gadis itu melahirkan rendra tidak ada disitu karna pekerjaan . dia juga tidak tau kalau gadis itu telah melahirkan , tidak ada yang memberi tau pada nya. sampai pada saat dia pulang dari luar kota karna pekerjaan nya . dia di kejutkan karna ada bayi yang di letakkan di depan apartemen nya. di box bayi itu terdapat sebuah surat.
surat itu mengatakan kalau anak itu adalah anak yang telah ia buahi. rendra sangat senang dan dia memberi nama anak nya " quendly" . quendly yang memiliki mata yang sama dengan nya, memiliki kemiripan dengan nya, sangat mirip dengannya.
hari hari rendra jalani dengan bahagia karna dia kedatangan putri kecil nya, dia bekerja membawa quendly . dia merawat quendly dengan penuh kasih sayang , dia menjadi ayah sekaligus ibu untuk quendly.
tanpa terasa usia quendly sudah berusia tiga tahun , saat sedang bermain dengan putri kecil nya tiba tiba keluarga dari ibu quendly itu datang dan merebut paksa quendly. rendra saat itu sangat frustasi, dia sangat sedih karna harus terpisah dengan putri nya itu .
" quendly " panggil rendra saat quendly sudah diambil oleh nenek nya.
" tuan , nyonya , saya mohon jangan ambil quendly, dia putri saya, saya mohon tuan, izin kan saya untuk merawat quendly hingga besar , saya mohon" ucap rendra memohon sambil menangis.
" kami akan membawa quendly , dia akan tinggal bersama kami , kau jangan pernah berharap bisa bertemu dengan quendly lagi" ucap tuan itu.
" saya mohon tuan , berikan quendly pada saya , saya tidak bisa hidup tanpa nya, saya sangat menyayangi nya tuan, berikan quendly pada saya , biar kan quendly bersama saya " ucap rendra terus menangis.
tuan dan nyonya itu tidak mendengarkan perkataan dan permohonan Rendra. mereka pun pergi meninggalkan rendra yang masih menangis.
" quendly" ucap Rendra menatap kepergian putri nya itu.
hari hari rendra terasa hampa tanpa adanya putri kecilnya, dia terus memandangi album foto yang berisikan foto kebersamaan dia dengan putri kecil nya.
" quendly, ayah akan mencari mu, ayah kan mengambil mu dari mereka, kita akan bersama lagi" ucap Rendra mengusap lembut wajah quendly dari foto itu.
rendra terus mencari keberadaan gadis itu atau mama nya quendly itu, tapi sampai sekarang dia tidak pernah menemukan putri nya itu. dia juga tidak tau apakah putri nya masih hidup atau sudah mati.
" ya tuhan , jika putri ku masih hidup tolong pertemukan kami, aku sangat merindukan quendly" ucap rendra mengingat kejadian yang terjadi bertahun tahun silam.