
" rei ke rumah hantu itu yok" ajak zella .
mereka sekarang masih berkeliling di pasar malam yang menyajikan banyak permainan, wahana dan kuliner . mereka sudah lumayan menikmati wahana dan permainan , dan kuliner nya juga tentu nya.
" pulang aja yok, ini udah larut banget, nanti ayah khawatir lagi" ucap reihan sambil melirik ke jam tangan nya.
" bentar aja yok, ini yang terakhir deh janji, abis ini kita pulang" ucap zella memohon.
" huh lagian ngapain sih kita masuk ke sana , palingan cuman liat orang yang pakai kostum Halloween terus cuman ada kayak patung patung hantu aja " ucap reihan.
" ya kan pengen aja , aku gak pernah ke sana , kata nya seram banget " ucap zella.
" emang nya kamu ngerti kata takut, bukan nya kamu ngebuat orang jadi hantu yang menyeramkan" ucap reihan mengejek.
" hehehhe , kan aku gak sengaja , lagi pula aku kan gak pernah kesini reihan" ucap zella.
" ayok, plisss kapan lagi loh kita kesini" bujuk zella.
" hmm yaudah deh yok" ucap reihan .
mereka berdua memasuki rumah hantu tersebut. saat memasuki pintu utama nampak ruangan yang lumayan gelap , hanya remang remang cahaya dari lilin yang menemani.
dari dalam nampak rumah itu seperti rumah tua yang terbengkalai.
ada sebuah sofa tua dan foto usang yang sudah sedikit retak kaca bingkai nya dan berdebu. jika di tafsir ini seperti nya konsep ruang tamu.
zella mengerat kan genggaman nya dengan reihan. mereka terus berjalan memasuki rumah itu.
nampak tak ada yang menyeramkan , hanya sebuah rumah tua yang terbengkalai, dan tidak ada hiasan Halloween di dalam nya , hanya debu debu foto foto usang meja kursi yang sudah tua dan sarang laba laba yang menghiasi setiap sudut.
mereka melihat sebuah pintu pertama yang mereka temui.
mereka membuka pintu dengan perlahan takut ada surprise di dalam nya. saat membuka pintu nampak sebuah kasur kecil yanb hanya muat satu orang dan juga ada meja rias dan kursi . zella masuk di ikuti oleh reihan.
mereka melihat ke dalam kamar , nampak biasa saja seperti di luar . cuma di sini sedikit berbeda nampak di kasur dan bantal ada bercak darah, dan bau amis darah yang menyengat. reihan sampai menutup hidung nya karna tidak tahan dengan bau nya. sedang kan zella , hmmm you know lah , dia sudah terbiasa dengan bau itu bahkan bisa dibilang dia sangat menyukai nya.
"huh ruangan nya sangat kosong, kenapa tidak ada apa apa " ucap zella menatap kasur dia dan reihan membelakangi pintu .
" mungkin mereka takut dengan kamu hahah " ucap reihan lalu tertawa .
zella kesal lalu berbalik, saat berbalik.
" astaghfirullah" ucap zella keceplosan karna tiba tiba saja ada hantu falak yang muncul di belakang mereka.
mendengar ucapan zella reihan ikut berbalik dan tidak melihat apa apa , rupanya hantu itu sudah berlari menjauh.
" kamu kenapa" tanya reihan melihat zella yang masih sedikit kaget.
" tadi ada falak " ucap zella.
" ya ampun , katanya gak takut, tapi ngeliat falak aja takut dasar, sampai ngucap gitu lagi " ucap reihan mengolok
" aku gak takut aku kaget tiba tiba aja dia ada di belakang , kapan datang nya coba, dan soal ngucap tadi , aku keceplosan heheh " ucap zella.
akibat sering bersama dengan andini anak nya andrea bos nya dan reva anak buah andres dia jadi terbiasa mendengar hal hal seperti itu , sehingga tanpa di sengaja dia jadi ketularan , andini dan reva menganut agama islam , sedangkan zella sendiri menganut agama Kristen.