Psychopath Girl

Psychopath Girl
43



" cantik, siapa wanita itu" ucap rendra.


wanita yang di lihat nya nampak sedang bermain dengan anak kecil. mereka tertawa lalu berlari lari. tak lama itu datang seorang laki laki menghampiri mereka. dan berbicara lalu bergabung pada wanita dan anak kecil itu, sehingga membuat perasaan kecewa dari rendra.


" ahh ternyata sudah bersuami, kau jangan terlalu mengharap rendra, kenal saja tidak langsung suka saja, dasar " ucap rendra pada dirinya sendiri.


lalu dia beranjak pergi ke motor nya. dia melajukan motor nya dan berhenti di sebuah kedai kopi, dia memesan capuccino kesukaannya. lalu menyesap capuccino itu.


sudah tiga puluh menit lama nya dia menikmati suasana dingin sambil menikmati capuccino nya. kini capuccino nya sudah habis , dan dia melihat ke jam tangan nya sudah pukul sepuluh malam. dia pergi ke tempat pembayaran dan memberikan uang seratus ribu.


" kembalian nya ambil saja" ucap rendra.


" terimakasih banyak tuan " ucap laki laki yang melayani rendra pada saat pembayaran.


rendra menuju parkiran lalu menaiki motor sport nya dan berjalan menuju arah rumah.


tapi saat di tengah perjalan , dia melihat sosok yang familiar di mata nya.


" itu kan wanita tadi , kenapa dia sendiri di sini jalanan sepi pula" ucap rendra , dia melihat wanita yang di taman tadi sedang berjalan di pinggir jalan , jalanan tersebut sangat sepi. rendra khawatir akan keselamatan wanita itu.


dia membawa motor nya ke arah wanita itu .


wanita itu sedikit bingung dan nampak juga ketakutan apalagi jalanan sepi. dengan rasa takut wanita itu terus berjalan.


" heyy tunggu, aku di sini ingin mengantar mu pulang, jalanan disini cukup sepi" ucap rendra karna melihat wanita itu terus berjalan.


wanita itu berhenti , dia diam di tempat lalu berbalik badan . melihat itu rendra tersenyum dan menghampiri wanita itu.


" kenapa kau sendiri di sini, di mana suami dan anak mu" tanya rendra yang dia mengira bahwa wanita itu telah bersuami dan memiliki anak karna tadi dia melihat nya.


wanita itu nampak menaikan alis nya , dia nampak nya bingung.


" belum menikah lalu siapa laki laki dan seorang anak kecil yang bersama mu di taman tadi" ucap rendra menanyakan nya kepada wanita itu.


" laki laki? anak kecil? ohhh itu laki laki itu adalah teman lama ku, dia sudah menikah dan anak kecil itu adalah anak nya. aku bermain dengan anak kecil itu karna tadi ayah nya menitipkan nya pada ku sebentar , dia ingin menemani istrinya katanya " ucap wanita itu, tanpa sadar rendra tersenyum mendengar penjelasan wanita itu.


"huh masih single ternyata" ucap Rendra dalam hati. sedang kan wanita itu nampak ada yang aneh . tunggu...


" kenapa aku malah menjelaskan nya pada mu, kita baru bertemu akhhh seperti nya aku sudah aneh" ucap wanita itu yang baru sadar akan penjelasan nya.


jika di pikir lagi Memang benar, untuk apa dia menjelaskan ke rendra yang sama sekali dia tidak kenal. dia menjelaskan nya seperti sedang di tanya oleh pacar nya saja. dia menjadi kesal sendiri.


" ohh ya kenalin aku rendra" ucap Rendra.


" aku melinda panggil saja linda " ucap wanita yang bernama linda itu sambil tersenyum dan jangan lupakan suara lembut nya itu.


" ohh ya , kau bilang tadi kau belum menikah" tanya rendra dan dibalas degan anggukan oleh linda.


" wah berarti kita sama aku juga belum menikah, mungkin kita berjodoh" ucap Rendra menaikan alis nya


" baru juga kenal masak langsung jodoh , aneh" ucap linda lalu tersenyum sedikit heran atau bahkan menilai buruk rendra.


" ayo aku antar pulang,tidak baik seorang wanita cantik pulang sendiri nanti di ganggu dedemit" ucap rendra .


" aneh kamu ini, bilang saja mau modus dasar " ucap linda.


rendra sedikit terrkekeh .


" ayo aku antar pulang" ucap Rendra dan linda pun menyetujui nya.