Psychopath Girl

Psychopath Girl
49



" emhh rei stop" ucap zella karna reihan mencium tengkuk polos nya. reihan tak mendengar ucapan dari zella , dia terus melakukan aksi nya.


tangan nya di lingkarkan di pinggang zella. dia terus mencium , mengecup, bahkan sedikit menggigit leher jenjang milik zella. zella melenguh, ada desiran aneh yang menjalar di pembuluh darah nya. rasa geli menyerangnya tapi dia juga kenikmatan akibat sentuhan dari reihan.


" rei , stop" ucap zella menahan desiran itu. dia menggenggam erat tangan Reihan yang memeluk pinggang nya.


" emhh ahh rei , stop " ucap zella saat tangan reihan masuk kedalaman baju nya mengusap perut putih nya. bibir reihan masih beraktivitas di leher nya . mulut nya berkata stop tapi badan nya menginginkan lebih .


reihan berhenti dengan aktifitas nya dan itu membuat zella lega meskipun ada rasa sedikit kecewa tapi dia tepis rasa itu dia tidak ingin kebablasan.


reihan mengangkat tubuh zella , memindahkan tubuh zella ke meja kecil di depan bangku nya. zella sempat kaget karna reihan mengangkat nya.


reihan menatap nya dalam dalam . zella fikir reihan berhenti karna tersadar dan tidak akan melanjutkan nya tapi dia salah , seperti nya reihan memiliki cara lain untuk menyiksa zella dengan kenikmatan.


" rei, stop, jangan buat yang aneh aneh" ucap zella menahan reihan karna wajah reihan semakin mendekat dengan zella.


" rei , pliss stop, nanti kita bisa kebablasan" lanjut nya lagi


" aku gak bakalan ngapa ngapain kamu quen, aku cuman kangen sama bibir kamu, aku bakalan nahan hasrat aku sampai kita udah married nanti" ucap reihan lalu mengecup bibir zella singkat.


zella yang awal nya tidak pandai menjadi bisa , karna mungkin dia juga lebih paham mengerti sesuatu . mereka semakin panas , zella juga membalas permainan reihan. zella memukul dada reihan karna kehabisan oksigen.


reihan melepaskan pagutan mereka, dia mengusap bibir zella dengan ibu jari nya lalu tersenyum menatap zella.


" maaf , aku tidak bisa menahan nya " ucap reihan kala mengingat dia hampir saja ingin memainkan gunung kembar milik zella sudah sedikit bermain lalu karna zella yang tersadar zella segera mendorong tangan Reihan.


zella hanya membalas dengan senyuman.


" cepat lah lulus , aku tidak sabar ingin married dengan mu" ucap reihan lalu mengecup singkat bibir zella.


" sebentar lagi kita akan lulu" jawab zella dengan suara serak nya.


mereka sebentar lagi akan melaksanakan serangkaian ujian, mereka sekarang juga sedang di liburkan untuk beberapa hari dengan alasan untuk menjernihkan pikiran dan untuk mempersiapkan pelaksanaan ujian kelulusan nanti, tinggal menghitung Minggu lagi mereka akan lulus .


**hyyy readers udah lama gak nyapa readers semua nya. mau buat konflik tapi bingung nih mau buat konflik yang gimana , ohh ya sorry juga kalau ada tokoh tokoh yang lain yang kadang terabaikan, soal nya kalau author itu gak bisa pecahin cerita nya gitu, kalau udah fokus ke satu tokoh tu ya fokus ke situ aja jadi tokoh lain nya kayak terabaikan . kayak yang jadi zella nya itu author sendiri jadi author buat pov zella aja yang lain tu gak gitu, tapi author bakalan usahain dan bakalan belajar untuk menjadi yang lain nya dan yang lain gak bakal terabaikan lagi. dan juga author nanti bakalan masukin kisah nya tokoh yang lain juga , kayak misal nya tokoh sih milk itu kan masih dalam misteri . dan nanti ada konflik tentang milk dan zella ( ehh jadi kasih trailer nya )


jangan lupa like n komen nya ya**