
" gue ngomong sesuai realita lo itu emang jalang, lo itu pelacur, lo ngejual tubuh lo demi dapetin reihan, lo juga anak haram makannya ... auuwww" ucap sasa terpotong karna reihan menampar pipi nya.
" tutup mulut lo,jangan sekali kali lo ngehina quen dengan mulut kotor lo itu" teriak reihan kepada sasa.
" rei, kamu nampar aku" ucap sasa menangis kembali akibat tamparan dari reihan.
" iyaaa emang nya kenapa, itu belum seberapa, gue bisa ngelakuin lebih dari ini kalau lo masih gangguin quen" ucap reihan lagi. zella tersenyum senang melihat pertengkaran ini ( kebahagiaan tersendiri bagi nya).
" quen kita pergi dari sini" ucap reihan menarik tangan zella keluar dari gudang.
sebelum mereka keluar zella sempat menoleh ke arah sasa dan menjulurkan lidah nya. sasa nampak kesal .
" awas lo jalang, gue bakalan hancurin lo sehancur hancur nya " ucap sasa.
sasa keluar dari gudang menuju ke kelas nya. sasa sendiri? iyaa dia pergi sendiri. kemana linda dan ratu? mereka sudah keluar sejak tadi , karna mereka mendengar suara orang yang hendak ke arah mereka, mereka ingin menghalang orang itu, saat mereka keluar gudang ternyata benar seorang guru bp sedang berpatroli, untung pendengaran mereka peka. dan sekarang mereka sudah berada dlm kelas karna guru bp nya menyuruh masuk kelas.
skipppppppppppppppp roftoop.
"kamu gak papa quen" ucap reihan menatap zella , dan melihat sekujur tubuh zella.
zella menggeleng.
" astaga quen, ini kenapa sampai kayak gini " ucap reihan panik saat melihat luka sayatan di lengan zella.
" gak papa Rei, ini cuman luka kecil aja " ucap zella.
" gak papa apanya, liat nih sampai baju kamu merah gara gara darah gini, pasti darah nya ngalir deras banget, ini pasti luka nya dalam quen" ucap reihan. zella hanya diam.
" maafin aku quen, aku terlambat datang tadi, coba aja aku datang tepat waktu, gak gak coba aja aku ikut kamu ke gudang pasti ini gak akan terjadi , maafin aku quen, ini salah aku" ucap reihan , tanpa disadari cairan bening mengalir di pipi nya.
zella melihat itu. lalu doa menangkup wajah reihan. dia menatap bola mata reihan.
reihan menggeleng kan kepala nya .
" gak , ini semua salah aku, ini karna kelalaian aku, aku gagal ngelindungin kamu quen, aku gagal nepatin janji aku ke paman rendra , aku gak berguna , aku bodoh , ini semua salah aku, aku harus nya..."
cupp
ucap rendra terpotong karna zella tiba tiba mengecup bibir reihan, reihan sangat terkejut, untuk beberapa menit dia terdiam mematung.
" udah diam, aku gak suka sama penyesalan itu, kamu gak salah " ucap zella. sebenar nya dia sangat malu karna telah mencium reihan, itu juga first kiss nya .
" heyy , kau sudah merebut first kiss ku, apa kau berusaha menggoda ku hmm" ucap reihan saat sudah sadar dari keterkejutan nya.
" aishhh jangan berpikir yang macam macam, aku hanya kesal dengan ucapan mu" ucap zella sambil menyembunyikan Wajah malu nya.
" kau ini sangat nakal" ucap reihan tersenyum jahil sambil menaik turunkan alis nya.
" aku sangat menyesal telah mencium mu" ucap zella kesal lalu hendak pergi dari situ.
tapi langkah nya terhenti karna reihan memeluk nya dari belakang.
" bukan kah kamu bilang, kamu sangat membenci penyesalan" tanya reihan.
" rei , apa yang kamu buat, lepasin" ucap zella berusaha melepaskan tapi sebenarnya dari dalam diri nya dia tidak ingin melepaskan nya.
"quendly aku .. aku.. aku mencintai mu" ucap reihan tepat di telinga zella.
zella diam mematung mendengar penuturan reihan. jantung nya berdegup kencang tak karuan.