Psychopath Girl

Psychopath Girl
88



" sebelum nya aku ingin berbicara berdua dengan anak ku, bisa kah kamu menunggu di luar sebentar" ucap andres.


zella mengangguk dan berjalan keluar menunggu di kursi yang ada di situ.


" apakah kamu yakin memilih gadis itu sebagai pengganti ale" tanya andres pada andini.


" aku sangat yakin ayah" ucap andini penuh percaya diri.


" kenapa kau bisa seyakin ini andini " tanya andres menatap andini.


" kau tau, orang yang harus menggantikan ale tidak boleh sembarangan, kau tau seperti apa ale itu bahkan sampai maut menjemput nya pun dia tetap setia pada ku, apalagi pekerjaan nya yang selalu memuaskan . jadi untuk mencari pengganti ale jangan lah sembarangan, bisa saja dia adalah mata mata atau dia akan menghancurkan kita andin" ucap andres serius.


" aku tau ayah, dan aku punya alasan kenapa aku bisa percaya dengan nya untuk menggantikan paman ale" ucap andini.


" apa yang menjadi alasan mu sehingga percaya dengan gadis ingusan itu" ucap andres.


" tadi saat aku pulang dari mini market ada preman preman yang mengganggu ku, lalu zella datang dan menghajar semua preman preman itu sampai tak bernyawa , bahkan dia menghancurkan organ organ tubuh preman preman itu, tidak sampai di situ saja ayah dia juga membakar jasad preman preman itu " ucap andini.


andres sedikit tidak percaya dengan cerita andini.


" haha andini apa kamu pikir ayah akan percaya nak, bocah ingusan seperti itu tidak akan bisa melakukan hal sekeji itu sayang , jangan bercanda " ucap andres sedikit tertawa.


" ayah aku serius " ucap andini serius dan sedikit kesal.


" buktikan yang kau ucapkan sayang baru ayah akan percaya" ucap andres.


andini sedikit berpikir lalu dia sedikit tersenyum.


" ayah , apakah kau memiliki anak buah yang tidak becus " ucap andini sedikit tersenyum.


" aku akan menjadikan umpan agar jiwa iblis nya keluar ayah, aku tau pasti kau memiliki anak buah yang tidak becus , dari pada membayar mereka lebih baik kita umpan kan saja mereka " ucap andini.


" hmmm aku memang memiliki nya tapi kita tidak boleh mengumpan kan mereka , mereka akan mati nanti, ahh ayah tau, ayah memiliki sampah negara yang ayah kurung di bawah tanah, ayah sedang memikirkan hukuman apa untuk mereka , jadi lebih baik mereka saja yang di jadikan umpan, mereka telah menggelapkan uang negara " ucap andres teringat.


" baik ayah , biar aku bertemu dengan umpan umpan kita " ucap andini dengan tersenyum senang.


andini berjalan menuju pintu lain yang ada di situ, pintu itu terhubung dengan pintu ruang bawah tanah , biasa nya anak buah andres menyebut tempat itu sebagai ruang penyiksaan , karna siapa saja yang telah masuk kedalam ruangan itu pasti akan di siksa.


" hyy paman paman" sapa andini berpura pura baik kepada dua laki laki yang berada di dalam jeruji besi .


" tolong bebaskan kami" mohon laki laki itu.


" hmmm aku tidak bisa melepaskan kalian begitu saja " ucap andini.


" ahh begini saja , kalian bisa bebas jika kalian bisa mengalahkan seseorang , apa kalian berminat" ucap andini.


" baik baik, kami akan mengalahkan orang itu asalkan kami bisa bebas dari sini" ucap laki laki itu.


andin menyuruh anak buah nya membuka kan jeruji besi itu dan membawa tawanan itu.


mereka menuju ke arah zella berada . zella melihat kedatangan andini tapi tidak sendiri , zella mengerut kan alis nya karna bingung.


" siapa mereka mbak " tanya zella pada andini.


" zella , apakah kau ingin uang " tanya andini pada zella