Psychopath Girl

Psychopath Girl
111



" apa itu om" tanya milk penasaran.


" sebelum nya panggil saya papa mulai sekarang" ucap papa sasa. milk mengangguk.


" jadi papa minta kamu harus menjaga sasa dengan baik, dia adalah anak semata wayang papa , dia juga anak yang manja , mungkin kamu melihat sasa adalah anak yang mandiri dan pekerja keras , tapi sebenar nya dia sangat lah manja , mungkin dia menjadi sosok yang dewasa karna musibah yang menimpa papa ini" ucap papa sasa sedih.


" papa tenang saja , milk akan menjaga sasa dengan baik, milk akan membahagiakan sasa dan menyayangi nya sepenuh hati , dan milk juga akan membuka kembali kasus papa ini dan mencari kebenaran nya , milk tau ini bukan lah salah papa , jadi papa tidak pantas berada di sini" ucap milk.


" tidak usah nak, papa hanya minta kamu menjaga sasa saja itu sudah lebih dari cukup, masalah kasus ini biarlah papa yang tanggung " ucap papa sasa.


" papa tenang saja , kebetulan sahabat milk dan sasa adalah orang yang sangat handal dalam masalah seperti ini, dia pasti akan mau membantu" ucap milk.


" terima kasih jika kalian mau menguak kasus ini, tapi kalian tidak perlu memaksakan jika memang kalian tidak menemukan apa apa , papa ikhlas , papa juga di perlakukan baik di sini" ucap papa sasa.


" milk akan berusaha semaksimal mungkin pa" ucap milk.


" milk mau panggil sasa dulu, soal nya setelah ini kami juga mau menjenguk mama sasa " ucap milk lalu pergi memanggil sasa.


tak lama sasa dan milk masuk kembali ke ruangan tadi.


" papa , sasa pamit ya , nanti sasa akan sering mengunjungi papa , sasa janji akan membebaskan papa secepat mungkin agar kita bisa berkumpul lagi" ucap sasa memeluk papa nya.


" papa akan selalu menunggu kamu, dan cucu papa " ucap papa sasa membuat sasa melepaskan pelukan nya.


" haha , kan kamu tau sendiri setiap orang tua pasti menginginkan cucu apalagi mendengar anak nya akan menikah , papa tidak sabar akan ada seorang bayi yang mirip kamu memanggil papa dengan sebutan opa " ucap papa sasa.


" terserah papa saja , kami pamit dulu pa , kita akan ke mama" ucap sasa. setelah berpamitan mereka pergi dari kantor polisi dan menuju ke rumah sakit gangguan kejiwaan. tempat mama sasa di rawat.


cukup lama melintasi jalanan akhir nya milk dan sasa sampai di sebuah rumah sakit tempat mama sasa di rawat .


mereka memasuki rumah sakit itu dan langsung menuju ke ruangan dokter yang menangani mama sasa.


" dok , bagaimana apa ada perkembangan dari mama" tanya sasa pada dokter itu.


" sukur lah, semakin hari keadaan mama kamu semakin membaik " ucap dokter tersebut.


" tapi kondisi psikis nya masih sedikit bermasalah , jadi untuk beberapa Minggu pasien masih harus di rawat di sini" ucap sang dokter.


" baiklah dok, makasih apa kami boleh jenguk mama" ucap sasa . dokter itu mengangguk .


sasa dan milk keluar dari ruangan dokter tersebut dan berjalan ke arah ruangan dimana terdapat mama nya sasa.


mereka berjalan akhir nya mereka sampai di kamar mama nya sasa , saat mereka membuka pintu...


hyyyo semuanya udah up lagi nih, maaf ya kalau agak lambat up nya soal nya author tu lagi ngebagi pikiran ke cerita author yang satu lagi, belum lagi tugas yang numpuk . kalian tuh pasti pernah kan malas buat tugas , nah sama author juga lagi malas buat tugas , cuman karna sekarang tu PTM di lakukan lagi jadi nya author semangat buat tugas nya . emang ya PTM tu ngaruh banget sama semangat belajar . makasih udah denger cerita nya author :)