Psychopath Girl

Psychopath Girl
74



" emhh aku denger kamu habis dapat musibah ya " tanya milk pada sasa. wajah sasa berubah jadi sedih dan itu membuat milk merasa tidak enak.


" emhh maaf kalau buat kamu sedih, gak usah jawab juga gak papa sa"lanjut milk lagi.


" gak papa milk, lagi pula kayak nya ini karma buat aku, soal nya kan aku dulu sombong banget " ucap sasa meratapi nasib nya.


"aku dulu di perlakukan kayak princess oleh mama sama papa soal nya aku anak tunggal dan semua yang aku mau pasti aku dapatin , makannya aku jadi kayak belagu gitu dan aku juga mandang rendah orang lain, dan mungkin tuhan balas perbuatan aku dengan cara begini" ucap sasa.


" kamu yang sabar , semua nya pasti bakalan berlalu , kamu gak sendiri sa" semangat milk pada sasa.


" udah gak ada yang mau temenan sama aku milk, aku sekarang udah miskin, sahabat aku dulu udah pergi gara gara mereka gak mau berteman sama anak dari napi dan apalagi mama sekarang jadi stres " ucap sasa.


" gak kamu gak sendiri sa , masih ada aku, alsa , kami mau nerima kamu , kami mau temanan sama kamu" ucap milk sambil menggenggam erat jari jemari sasa


" aku gak mau ngerepotin kalian , aku juga udah banyak salah sama alsa sama zella . aku yakin mereka pasti sekarang benci banget sama aku" ucap sasa menunduk.


" sa , aku gak ngerasa di repotin malahan aku seneng bisa bantu kamu " ucap milk


" pokok nya sekarang kita temanan , okee" ucap milk . sasa mengangkat kepala nya menatap ke arah milk


" kamu gak malu punya teman kayak aku" ucap sasa


" ya gak lah sa , kamu ada ada aja " ucap milk sambil terkekeh kecil.


" makasih " ucap sasa sambil tersenyum.


"tapi apa alsa gak marah kalau kita temenan" tanya sasa membuat milk menaikan alis nya


" kan kalian pacaran" ucap sasa polos , milk tertawa mendengar ucapan sasa


" jadi kamu ngira kami pacaran sa " tanya milk dan di angguki oleh sasa


" aku sama alsa itu kembaran , bukan pacaran" ucap milk sambil mengacak rambut sasa dengan gemas . sasa terkejut dan sedikit merasa senang dengan ucapan milk.


" kalian kembaran, tapi kok" ucap sasa terpotong


" iyaa kami kembar , emang gak mirip banget sih, soal nya aku lebih mirip sama bunda , sedangkan alsa mirip kayak ayah. aku sama alsa juga dari kecil di pisahin" ucap milk


" kenapa kalian terpisah" tanya sasa


" dulu pas umur aku sama sasa baru dua bulan, musuh nya ayah ngebunuh keluarga aku . pas ayah sama bunda udah kebunuh , dia ngeliat aku sama alsa yang nangis di bawah kasur . terus dia ngambil alsa , dan dia nyuruh anak buah nya buat lenyapin aku , tapi anak buah nya itu malah gak ngebunuh aku dan ngerawat aku sampai gede , saat anak buah nya itu ngerawat aku dia berenti kerja sama musuh ayah aku tadi , sampai laj aku besar dia ceritain semua nya , tapi dia gak cerita kalau aku punya kembaran . dan aku datang kemarkas nya buat balas dendam dan saat itu aku ketemu sama zella , reihan, dan ayah mereka , mereka mau nyelamatin alsa yang lagi di kurung oleh ayah angkat nya musuh ayah aku tadi , dan dari situ lah aku tau kalau alsa itu kembaran aku , gitu" jelas milk


" ouhhh gitu ya " ucap sasa. dan di angguki oleh milk.


" aku bersyukur bisa ketemu sama alsa " ucap milk. dan sasa hanya tersenyum.


" pulang yuk, udah mau jam satu lewat nih, takut nya ibuk nyariin , kamu juga nanti takut nya orang rumah pada nyariin" ucap milk.


" ibuk? , kalau aku tinggal sendiri " tanya dan jawab sasa.


" iyaa ibuk, art di rumah aku sama alsa udah anggap dia kayak ibu kami" ucap milk.


dan mereka pun pulang, milk mengantar sasa sampai ke kontrakan nya , tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil juga pas jika ditinggal kan seorang diri. setelah mengantar sasa milk pun pamit pulang.