Psychopath Girl

Psychopath Girl
10



" zella " ucap alsa memeluk zella


" kenapa kau tiba tiba memeluk ku " tanya zella


" aku rindu" balas alsa dengan wajah genit nya.


lalu mereka pun tertawa lepas . reihan yang melihat itu sangat tertegun , ini pertama kali nya dia melihat zella tertawa seperti itu, nampak zella sangat bahagia . tanpa di sadari reihan ikut tersenyum.


alsa baru sadar kalau mereka tidak hanya berdua dan dia memandang ke arah reihan , dia terkejut karna reihan adalah laki laki misterius yang mengikuti zella tadi pagi.


" dia siapa " tanya alsa menatap reihan.


" ohh iyaa, dia teman sekelas ku, anak baru, kemaren dia baru masuk, nama nya reihan " jelas zella.


" rei , ini alsa sahabat ku " ucap zella lagi.


reihan hanya mengangguk begitu juga dengan alsa .


" untung lah buka orang jahat" batin alsa serasa tenang.


mereka pun berjalan menuju kantin selama di perjalanan ke kantin zella dan alsa tak henti henti nya berbicara.


reihan hanya diam mengikuti mereka, dia tak tau apa yang mereka bicarakan . tapi reihan bahagia karna sesekali zella tertawa lepas karna cerita dari alsa. ntah mengapa saat melihat zella tertawa dia sangat bahagia .


" aku akan berusaha membuat mu tertawa terus " ucap reihan dalam hati nya .


skipppp pulang sekolah.


zella , alsa dan reihan berjalan menuju parkiran . alsa dan zella selalu saja mengoceh, dari A sampai Z semua nya mereka bahas. sedang kan reihan , dia hanya mendengar kan nya.


saat sampai di parkiran mereka terpisah, karna mobil zella terparkir di ujung parkiran sekolah , sedang kan mobil reihan di ujung parkiran juga, tapi mobil reihan berada dekat dengan gerbang sekolah.


zella menuju mobil nya dan mengendarai nya menuju gerbang. saat hampir sampai di gerbang mobil zella berhenti.


" kenapa" tanya alsa


" mobil reihan kenapa " tanya nya sambil keluar dari mobil . alsa melihat ke arah parkiran dan melihat reihan yang sedang mengotak atik mobil nya seperti sedang memperbaiki sesuatu.


" kenapa " tanya zella kepada reihan.


mendengar suara yang sangat familiar oleh nya dia pun menoleh.


" emhh ntah, aku juga tidak tau, tiba tiba mobil nya tidak mau hidup " ucap reihan.


" yasudah biar ku antar saja " ajak zella .


" tidak usah , nanti malah merepotkan" tolak reihan.


" hmmm baiklah " jawab reihan pasrah.


reihan berjalan memasuki mobil nya mengambil tas dan kunci mobil nya. lalu dia memasuki mobil zella.


mereka berjalan , zella yang mengendarai mobil, alsa pindah di belakang, reihan di depan bersama zella.


saat di pertengahan jalan mobil mereka berhenti karna ada yang menghalangi jalan nya . zella dan alsa sudah tau siapa yang mencegah jalan nya itu.


" bagaimana ini zell" ucap alsa panik.


" kamu tenang saja , kamu tetap di mobil" jelas zella dan diangguki alsa.


" kamu mau kemana" tanya reihan melihat zella hendak pergi.


" menghabisi orang bodoh itu " ucap zella.


" kau di dalam saja , biar aku " ucap reihan .


" kau meremehkan ku" jawab zella sinis.


reihan tak menggubris ucapan zella dia hendak keluar.


" tunggu" cegat zella .


" apa " tanya reihan datar.


" pakai ini " ucap zella sambil memberikan sarung tangan


" untuk " reihan berkata sambil mengangkat alis nya.


" pakai saja jika mereka mati , tidak akan bukti kalau kita yang membunuh nya " jelas zella. tapi reihan sama sekali tidak mengerti, dia pun mengambil sarung tangan dan memakainya begitu juga dengan zella dia memakai sarung tangan dan mengambil sesuatu yang ada di dalam tas nya.


zella dan reihan keluar bersama dan berjalan ke arah laki laki , kali ini laki laki itu berbadan besar lebih besar dari kemaren kemaren, mereka juga membawa senjata , ada yang membawa pisau, celurit, dan juga pistol.


zella tersenyum smrik melihat apa yang mereka bawa.dia juga melihat suasana disana sangat sepi , tidak ada yang lewat bahkan lalat sekalipun tidak menampakan diri nya. itu membuat zella tersenyum puas.


" hahaha kalian mencari tempat yang pas untuk mengajak ku bermain paman" ucap zella tertawa , warna pupil mata nya berubah menjadi coklat tua.


" jangan banyak bacot kau " ucap salah satu laki-laki itu.


reihan hanya heran melihat sikap zella yang senang, tapi bukan bahagia yang tadi reihan lihat , bahagia nya sangat berbeda. seperti yang sekarang ini bukan zella.


semoga suka jangan lupa like , vote , tambah ke favorit, dan komen