Psychopath Girl

Psychopath Girl
32



" quen" panggil reihan. mereka berdua sekarang sedang berada di roftoop sekolah. karna sekarang sedang jamkos jadi mereka memilih untuk keluar kelas saja.


" hmm" jawab zella


" apa aku bisa menagih jawaban mu" tanya reihan yang sedang duduk di sofa tua. zella yang baru ingat dengan kejadian kemaren pun menjadi terkejut. dia menatap langit di depan nya.


posisi reihan dan zella kini membelakangi karna di depan sofa tua itu ada kursi kayu, jadilah zella duduk di kursi kayu di depan reihan.


" zella, aku sangat mencintai mu, aku tidak mau sampai ada orang lain yang memilki mu, egois memang tapi aku mau nya seperti itu, aku ingin aku yang ngejaga kamu, aku yang ngelindungi kamu , aku gak mau orang lain, kecuali paman rendra " ucap reihan menatap punggung zella yang berada di depan nya.


zella yang mendengar itu tak berani menatap mata reihan, jantung zella berdegup kencang .


" ya tuhan, apakah ini saat nya aku membuka hati ku kembali, dan menerima reihan untuk mengisi nya, tapi bagaimana jika aku terluka lagi , ya tuhan kasih aku petunjuk" ucap zella dalam hati.


reihan menunggu zella yang dari tadi hanya diam.


" zell, aku akan kasih kamu waktu untuk beberapa menit untuk memikirkan nya" ucap reihan.


zella masih bergulat dengan pikiran dan hati nya. lalu dia teringat dengan luka nya kemarin. dia teringat saat reihan sangat menyesali kelalaian nya, dan dengan perlakuan yang di berikan nya kepada zella membuat zella yakin dengan pilihan nya.


" ya tuhan, semoga kali ini aku tidak salah pilih" ucap zella dalam benak nya.


" quendly, will you married me" tanya reihan menatap mata zella .


zella sangat terkejut dengan perkataan reihan, dan sejak kapan dia berada di hadapan nya. zella terlalu hanyut dalam pikiran nya sampai tak sadar kalau sedari tadi reihan berdiri di depan nya.


" quen" ucap reihan yang melihat zella tidak bereaksi.


" bukan, aku tidak menolak mu" ucap zella mengeratkan genggaman nya.


mendengar penuturan itu reihan menjadi senang.


" jadi kamu mau nikah sama aku, kamu terima lamaran ku" tanya reihan memastikan kembali.


" aku pikir kamu akan mengajak ku pacaran dulu " ucap zella.


" jika kita pacaran pasti banyak yang menganggu soal nya kita tidak terikat dengan hubungan yang pasti , jika aku melamar mu kan sudah jelas jika kita serius dengan hubungan ini" jelas reihan. zella tersenyum mendengar nya


" maaf aku tidak menyiapkan apa apa, bahkan cincin pun aku tak membeli nya. tapi aku janji akan memberikan cincin yang paling indah" ucap reihan. zella hanya tersenyum mendengar ucapan reihan.


" quendly, will you married me" tanya reihan lagi, sambil menggenggam tangan zella .


zella membalas dengan anggukan kepala , mulut nya sangat berat untuk bergerak hanya senyuman yang dapat ia gambarkan tentang kebahagiaan nya. jantung nya berdegup kencang, rasa nya ia ingin menari dan berteriak saking bahagia nya.


mendapat jawaban dari zella Reihan sangat senang. dia langsung memeluk tubuh zella.


" makasih quen, aku janji bakalan ngebahagiain kamu, aku gak akan sakiti kamu" ucap reihan sambil memeluk zella.


zella membalas pelukan reihan, bibir nya masih berat untuk berkata kata. senyuman tak pernah pudar dari wajah nya yang manis.


**semoga suka sama up kali ini. maaf kalau up nya lama, soal nya kan ini lagi lebaran idul adha jadi agak sibuk di dunia real . ohh ya , selamat hari raya idul adha semua nya. jangan lupa daging kurban nya di bagi ke author juga hehehh.


salam manis semua nya**:)