
reihan hanya heran melihat sikap zella yang senang, tapi bukan bahagia yang tadi reihan lihat , bahagia nya sangat berbeda. seperti yang sekarang ini bukan zella.
laki laki itu mulai melayangkan pukulan nya kearah zella dan reihan , mereka berdua masih bisa melawan dan menghindar.
" mereka membawa senjata , sedangkan kita tangan kosong " ucap reihan di sela sela perkelahian.
zella tersenyum sinis.
" siapa bilang , ini" ucap zella lalu melempar sebuah pisau kepada reihan. reihan terkejut melihat pisau yang entah dari mana zella dapat kan.
zella juga memegang sebuah pisau lipat .
zella dan reihan mulai menyerang beberapa laki laki itu.
" kau perempuan lemah, tidak akan bisa menandingi kami" ucap salah satu laki laki itu. zella menatap tajam ke arah laki laki itu lalu tersenyum.
" haha lemah? kita lihat siapa yang lemah" ucap zella berlari menghampiri laki laki itu. dia memegang pisau lipat nya dan hendak menusuk perut laki laki itu , dengan sigap laki laki itu menghindar dan tersenyum mengejek. tapi zella tak diam sampai disitu dia sudah tau kalau laki laki itu akan menghindar , dia memang sengaja menyuruh laki laki itu menghindar. tanpa disadari.
sretttt
" arghhhh" teriak laki laki itu saat zella berhasil menyayat perut belakang nya.
zella tertawa senang.
" hahaha , sekarang siapa yang lemah " ucap zella mengejek. lalu zella berjalan ke arah laki laki itu dan di menusuk nusuk perut laki laki itu, sampai laki laki itu tak bernyawa .
dorrrr
salah satu dari laki laki itu berusaha menembak zella, tapi reihan segera menendang tangan laki laki yang memegang pistol itu, sehingga membuat pistol nya terpental dan peluru nya melesat jauh.
zella yang menyadari itu pun menoleh dan dia berlari ke arah laki laki itu lalu zella juga menghajar laki laki yang lain nya dia terus menusuk, memukul , dan memotong dengan membabi buta.
reihan yang melihat nya saja bergidik ngeri. semua laki laki itu sudah mati dan terkapar di jalan tidak ada yang masih bernyawa. tapi zella masih enggan untuk mencabik cabik laki laki itu. reihan yang melihat nya pun mencoba untuk menghentikan zella.
" zella cukup, mereka sudah mati, biarkan saja mereka " ucap reihan menghentikan zella.
tetapi zella sama sekali tidak menggubris ucapan reihan. dia masih menusuk nusuk tubuh semua laki laki itu. ntah kenapa dia sangat emosional hari ini. dia menumpahkan semua perasaan nya saat dia mencabik cabik laki laki itu.
" rei " ucap zella dan pupil mata nya pun berubah menjadi coklat muda.
"hentikan " ucap reihan.
zella diam , rasa yang selama ini dia rindukan, dan tidak pernah ia dapat kan setelah kejadian masa lalu nya , yaitu rasa tenang. zella menangis, dia menangis, untuk pertama kali nya zella menangis. ini sangat momen yang sangat langka .
reihan membalikan tubuh zella , dan dia mengusap air mata zella , lalu dia memeluk nya kembali, membawa zella kedalam dekapan nya.
" aku bukan pembunuh, bukan aku yang membunuh clara " ucap zella terisak karna tangisan nya.
reihan membelai rambut zella dan sesekali mengecup pucuk kepala zella.
" iyaaa kau bukan pembunuh zella " ucap reihan menenangkan zella.
" siapa clara " tanya reihan dalam benak nya.
saat sudah tenang zella mengangkat kepala nya dan menatap wajah reihan.
" rei " panggil zella
reihan menunduk menatap mata zella.
" knp" tanya reihan
" terima kasih " ucap zella sambil tersenyum.
" tidak masalah, jika kau butuh teman untuk bersandar atau bercerita aku siap" ucap reihan sambil mengecup pucuk kepala zella.
zella tersenyum mendengar itu , dan dia kembali memeluk reihan.
saat sudan di rasa tenang , zella dan reihan pun berjalan menuju pulang. alsa hanya diam melihat momen tadi , dia ikut senang karna zella tidak apa apa.
mohon like nya , tambahin ke favorit, komen nya juga dan vote nya pasti ,