Psychopath Girl

Psychopath Girl
53



" mas , maaf , ini di mana ya " tanya linda pada orang yang melewati nya.


" ouhh ini di kota A mbak" jawab laki laki itu.


" makasih ya mas " ucap linda.


" aku sekarang ada di kota ini, ini kan kota tempat tinggal Rendra, apa aku ke sana aja ya , tapi kan aku gak punya alamat nya " ucap linda pada diri sendiri.


" aku telpon aja deh " ucap nya lagi sambil mengambil hp di dalam tas nya. saat hendak menekan nomor rendra dia sedikit bimbang.


" emhh gak usah deh, aku gak mau ngerepotin mereka ,aku udah terlalu banyak ngerepotin mereka " ucap nya lagi lalu memasukan hp nya ke dalam tas nya lagi.


" sekarang aku harus kemana ya , apa aku cari kontrakan dulu , terus besok baru aku cari kerja " ucap nya lagi . dia terus berjalan. dia lebih memilih menggunakan jalan kaki dari pada naik kendaraan umum. biar lebih hemat ucap nya. lagi pun dia tadi sudah istirahat berjam jam jadi dia tidak akan terlalu capek.


letak stasiun bus itu memang dekat dengan perkampungan dan perumahan warga jadi bisa di bilang gampang untuk mencari kontrakan. dia lebih memilih kontrakan di banding kos , agar lebih bebas pergi dan pulang kerja.


" ibuk ibuk, maaf saya mau nanya " ucap linda pada ibuk ibuk yang sedang berkumpul .


" iyaa ada apa " tanya salah satu dari ibuk ibuk itu.


" saya mau tanya buk, kalau di sini tempat kontrakan yang masih kosong di mana ya buk, saya mau ngontrak " ucap linda sopan .


" ohhh mbak nya mau nyari kontrakan ya mbak " ucap ibuk satu lagi , wajah nya terlihat lumayan muda .


" iyaaa buk, dimana ya ada kontrakan yang kosong" ucap linda lagi.


" kebetulan mbak , ini buk pipi punya kontrakan" ucap ibuk ibuk itu lalu menunjuk ke ibuk yang cantik tadi yang terlihat seperti Awet muda tadi.


" iyaa mbak , saya ada kontrakan yang masih kosong ,kalau mbak mau ayo kita lihat dulu" ucap ibuk yang bernama pipi itu.


" ohhh sukur lah kalau buk pipi ini punya kontrakan , sebelum nya kenalin dulu nama saya linda buk" ucap linda tersenyum dan sopan.


linda mengikuti buk pipi , tidak terlalu jauh dari tempat tadi , sedikit berjalan akhir nya mereka sampai di sebuah rumah yang tidak besar namun tidak terlalu kecil juga.


" nahh nak linda , ini kontrakan nya , di dalam ada dua kamar , satu kamar nya lumayan gede yang satu lagi agak kecilan , terus ada satu kamar mandi , dapur dan ruang tamu , kalau isi nya ini udah lengkap nak , dari kasur, alat masak dan makan pokok nya udah lengkap deh, tinggal di tempati aja " ucap buk pipi menjelaskan.


" bayar nya gimana ya buk" tanya linda.


" jadi untuk bulan pertama kamu bayar aja dulu , lalu seterusnya tiga bulan sekali baru di bayar " ucap buk pipi.


linda mengangguk tanda mengerti.


" jadi gimana nak , mau " tanya buk pipi


" mau buk, saya lagi butuh banget , kalau gak nanti saya tinggal dimana " ucap linda.


" yaudah masuk dulu yuk" ajak buk pipi.


mereka masuk ke dalam rumah kontrakan itu lalu duduk di sofa . linda mengambil uang di dalam tas nya lalu menyerahkan nya pada buk pipi.


" ini buk uang nya" ucap linda sambil menyodorkan beberapa lembar uang.


" dan ini kunci nya ya , ini ada kunci kamar , kunci pintu depan , sama yang ini kunci pintu belakang, kamu setiap mandi usahain kunciin pintu ya " ucap buk pipi setelah memberi tahu kunci kunci nya dia juga memperingati .


" emang nya kenapa buk" tanya linda


" di sini dulu sering ada orang ngintip ngintip gitu deh neng , jadi kamu hati hati, apalagi kamu gadis tinggal sendiri lagi, ya meskipun kejadian itu dulu tapi ibuk takut kalau orang orang iseng itu muncul lagi " ucap buk pipi. linda menjadi bergidik ngeri mendengar nya.


" yaa buk , linda bakalan hati hati, makasih buk pesan nya" ucap linda


" kamu kalau ada apa apa jangan sungkan sungkan bilanh ke ibuk ya " ucap buk pipi . linda mengangguk , buk pipi pun pamit untuk pulang , dan linda mengunci pintu karna takut dengan cerita buk pipi tadi