
hari ini adalah hari dimana zella mengawal atau menjaga perdana Mentri.
zella telah bersiap dan dia juga telah izin pada ayah nya untuk keluar kota dengan alasan untuk mengikuti bos nya. dan tanpa banyak tanya rendra pun memberi izin.
zella tidak langsung mengawal di sisi atau di belakang perdana mentri seperti bodyguard bodyguard nya , zella hanya seperti memantau dari kejauhan, karna jika dia beriringan dengan perdana Mentri pasti dia akan menjadi sorotan.
zella sekarang berada di mobil yang terpisah, dia hanya sendiri . dia mengikuti mobil perdana mentri dari jarak yang lumayan jauh.
mereka sampai di sebuah hotel dengan fasilitas mewah . zella mendapat kamar di lantai dua sedangkan perdana mentri berada di kamar lantai sepuluh.
malam pun tiba , dan acara nya pun akan di mulai, ini adalah acara peresmian hotel baru yang di bangun oleh perdana mentri dan banyak kalangan atas datang . semua rekan rekan datang . berbagai pengusaha, dan ceo ceo ternama juga berada di sana.
zella terus memantau atau menjaga perdana mentri. dia mengikuti mobil perdana mentri , zella menggunakan mini dress hitam , dia lebih memilih mengenakan dress karna jika dia menggunakan pakaian biasa pasti tidak akan di izin kan masuk, dan jika dia menggunakan baju bodyguard pasti akan di curigai orang orang apalagi di akan mengenakan topeng.
dia terus menjaga jarak dengan perdana mentri. dan sampai lah mereka di sebuah hotel yang sangat besar, mereka memasuki hotel tersebut dan menuju ke sebuah aula yang sangat luas , aula tersebut sudah di hias sedang indah mungkin, aula yang nampak elegan .
" huh untung aku tidak salah kostum , bisa bisa aku menjadi seperti sebiji ketan hitam di dalam sekumpulan beras" ucap zella.
dia berjala dengan anggun agar tidak mencuri perhatian banyak orang . kan akan sangat tidka lucu jika zella berjala sigap dan tegap dengan pakaian seperti itu. zella berusaha berbaur dengan lingkungan tapi dia terus memfokuskan pada perdana mentri.
" ehh apa itu, ada yang menaruh sesuatu dalam minuman , apa itu bagian dari jebakan" gumam zella.
saat melihat pelayan yang mencampurkan sebuah serbuk ke dalam minuman lalu menghampiri meja perdana mentri zella semakin curiga . zella berjalan anggun ke arah pelayan tersebut.
lalu dia mengambil minuman yang di campuri serbuk tadi dari nampan pelayan. nampak pelayan itu panik.
" emhh maaf nona , minuman itu sudah di pesan khusus untuk meja perdana mentri" ucap pelayan tersebut.
lalu zella menghentikan gerakan nya dan menatap pelayan tersebut.
" akhh sayang sekali padahal aku sangat suka minum ini" ucap zella seakan akan sangat kecewa.
" dimana tempat minuman yang menyajikan minuman seperti ini, aku sangat menginginkan nya" ucap zella bertanya , dia ingin mengalih fokus pelayan itu.
dan taktik nya berhasil. pelayan itu menoleh ke arah tempat minuman dan menunjuknya , tanpa membuang kesempatan zella langsung menukar acak minuman itu, minuman ini semua nya sama jadi pasti pelayan itu hanya ingat akan posisi nya. zella lagi mengacak dia menaruh gelas yabg berisi serbuk secara asal dan mengambil satu gelas lain nya tanpa sepengetahuan pelayan itu.
" ohh baiklah, maaf telah merepotkan mu" ucap zella sambil menyerahkan gelas air tadi.
" tolong letak kan di tempat semula, di sini" ucap pelayan itu sambil menunjuk tempat nya tadi.
" huh benarkan feeling ku" ucap zella bangga .
lalu pelayan itu pergi dan menuju meja perdana Mentri.dia memberikan gelas itu satu persatu, dan benar dugaan zella bahwa dia hanya mengingat posisi jadi dia tidak sadar jika posisi nya telah di rubah.
bahkan zella ingat yang mana gelas yang berisi serbuk tadi. dan saat zella perhatikan dan dia tersenyum puas
" hahah ternyata sasaran yang pas , ini nama nya senjata makan tuan" ucap zella dalam benak nya sambil tersenyum menyeringai.