
pagi menyapa , kicauan burung dan kokokan ayam jantan terdengar berisik dan mengusik di telinga seorang gadis yang memiliki mata coklat muda, ya siapa lagi kalau bukan zellaquen atau nama kecil nya quendly.
karna merasa terganggu dengan hewan unggas tersebut zella pun bangkit dari ranjang nya dan menuju ke kamar mandi untuk melakukan ritual pagi nya.
setelah di rasa siap untuk ke sekolah zella pun keluar dari kamar dengan pakaian yang sudah rapi.
nampak laki laki yang tampan sedang menyiapkan sarapan .
" morning ayah " ucap zella saat sudah di dekat rendra lalu mengecup pipi ayah nya
" morning too princess ayah" balas rendra sambil masih merapikan sarapan nya.
" sarapan apa kita pagi ni yah" tanya zella,
" kita sarapan nasi goreng spesial buat princess ayah ini" jawab nya sambil mencubit pipi gemoy anak nya.
" ayo makan " ucap rendra , lalu mereka memakan sarapannya.
" kamu berangkat bareng rei, apa pake motor quen" tanya rendra di sela sela sarapan.
" belum tau yah, kalau rei ada jemput quen bareng dia, tapi kalau gak ada quen bawa motor deh" jawab zella.
tak lama mereka siap dengan sarapan nya.
" udah ayah siap siap aja , ini biar quen yang urusin , nanti ayah telat lagi kerja nya ' ucap zella dan di angguki oleh rendra.
saat sedang mencuci peralatan sarapan nya tadi tiba tiba saja dia di kaget kan dengan tangan yang melingkar di pinggang nya.
" rei , ngagetin aja " ucap zella saat mengetahui siapa yang memeluk nya.
" kamu udah sarapan" tanya zella
" udah " jawab reihan .
" kamu duduk dulu di sana , aku lagi nyuci piring , jangan di ganggu , nanti kita telat " ucap zella. reihan tak menanggapi ucapan nya.
" rei " sedikit bentakan dari zella.
" oke oke , aku tungguin kamu di situ " jawab reihan pasrah dengan wajah di tekuk nya lalu dia berjalan mengarah ke kursi.
tak cukup lama akhir nya zella siap mencuci piring.
" sebentar ya , aku panggil ayah " ucap zella dan di angguki oleh reihan. tak lama zella keluar dengan rendra.
" ehh calon mantu udah datang" ucap rendra . reihan hanya tersenyum malu
" yah kita berangkat dulu" pamit zella.
" hati hati ya , rei jangan di bawa kemana mana anak ayah ini, sekolah yang bener" ucap rendra. zella dan reihan mengangguk lalu berangkat ke sekolah.
sedangkan di tempat lain . ( ini anggap aja masih pagi ya guys , sedang kan zella dan rei tadi berangkat nya jam 7.00 , jadi ini kayak pengulangan di tempat lain gitu )
" milk bangun" ucap alsa sambil menggedor gedor pintu kamar milk.
" iyaa" ucap milk membuka pintu dengan seragam lengkap.
" loh loh kok udah bangun , udah rapi lagi, ini beneran milk kan" tanya alsa tak percaya karena biasanya milk itu paling susah bangun pagi, apalagi hari senin .
" ini aku kembaran kamu yang paling ganteng seantero" ucap milk sambil mengecup singkat pipi alsa lalu berjalan keluar.
" heh kebiasaan suka main nyosor aja " teriak alsa kesal karna milk selalu saja menyosor pipi nya.
" morning kiss sa" ucap milk santai.
"pagi buk" ucap milk pada buk ani
" pagi den" balas buk ani
" ayo sarapan den , non"ucap buk ani.
" buk, kan udah alsa bilangin jangan panggil kami aden sama non , panggil alsa sama milk aja buk, ibuk bukan pembantu dirumah ini" ucap alsa pada buk ani.
" gak enak non kalau manggil nama aja " ucap buk ani
" udah buk , ibuk panggil kami dengan sebutan nama aja , kami udah anggap ibuk kayak orang tua kami sendiri " ucap milk
" kali ini gak ada bantahan" lanjut milk karna melihat buk ani ingin protes.
" yaudah kalau gitu" ucap buk ani terpaksa.
" yey gitu dong buk , ibuk itu udah kita anggap kayak ibu kami sendiri " ucap alsa tersenyum senang.
" yaudah ayuk sarapan " ajak buk ani.
mereka sarapan dengan khidmat.
" bu , kami berangkat dulu ya "pamit alsa dan milk .
" iyaa den ehh nak " ucap buk ani dan di balas dengan senyuman.
milk dan alsa menaiki mobil mereka dan keluar dari gerbang rumah.
" beruntung nya aku di anggap ibu sama mereka, mereka anak anak baik " ucap buk ani menatap kepergian anak anak angkat nya.
di sisi milk dan alsa.
" loh loh, kok kita lewat sini sih , bukan nya jalan ke sekolah lewat sana ya " ucap alsa karna mereka tidak melewati jalanan yang biasanya.
" aku mau jemput seseorang dulu " jawab milk dan alsa menaikan alis nya tanda bingung