
" makasih rei, kau sudah mau percaya pada ku" ucap zella.
reihan tidak menjawab nya dia hanya memeluk zella semakin erat. lalu dia melepas kan pelukan nya.
" zella " panggil reihan dia menatap kedua mata zella .
zella membalas tatapan nya.
" aku janji akan jagain kamu , aku gak akan ada orang yang nyakitin kamu, aku gak akan biarin kamu nangis lagi" ucap reihan sambil menatap lekat mata zella.
" tanpa kamu jagain aku bisa jaga diri " ucap zella penuh kesombongan , dia tertawa ejek.
melihat reaksi zella , Reihan tersenyum karena dia tidak sedih lagi.
" tidak tidak, aku gak akan biarin kamu bunuh orang lagi, gak boleh " jawab reihan sambil menggeleng kan kepala nya.
" aku gak janji " ucap zella sambil menjulur kan lidah nya.
" kamu ya " reihan hendak menggelitik zella tapi zella lebih dulu berlari.
" aaa tidak, jangan Rei" ucap zella sambil berlari, reihan mengejar nya , mereka kejar kejaran di dalam kamar, mengelilingi kamar itu.
" sudah sudah, aku lelah rei" ucap zella ngos-ngosan. zella berhenti berlari begitu pula dengan reihan dia juga berhenti berlari mengejar zella.
mereka duduk di tepi ranjang. mereka saling menatap satu sama lain, ada desiran aneh di perasaan mereka berdua. jantung zella berdegup kencang.
perlahan reihan mendekat kan wajah nya ke hadapan zella membuat zella spontan menutup mata nya .
cupp
reihan mengecup bibir zella. lalu zella membuka kan mata nya, mata nya membulat menatap reihan tak percaya.
" kau , kau merenggut ciuman pertama ku, kau benar benar kau mencari kesempatan dalam kesempitan " teriak zella .
" itu hukuman untuk mu, siapa suruh kau gak mau nurutin aku " ucap reihan.
" rei, kamu tu ya , dasar laki laki mesum " teriak zella menggelegar.
" ada apa ini, kenapa kau berteriak seperti itu quen" tanya rendra yang tiba tiba muncul. melihat rendra zella langsung menghampiri rendra dan bergelayut manja di lengan rendra .
" ayah, rei merenggut ciuman pertama ku ayah" rengek zella manja.
" aishh, seorang gadis berdarah dingin yang biasa di sebut psikopat bisa bertingkah manja seperti itu " ucap reihan tak percaya yang dia lihat.
"ayah lihat lah , dia mengata ngatai anak mu ini" rengek zella lagi. rendra terkekeh melihat interaksi antar kedua nya.
" biar lah dia , nanti juga dia berhak atas tubuh mu" ucap rendra santai. zella membulat kan mata nya lagi mendengar ucapan ayah nya itu, sedang kan reihan dia menaik turun kan alis nya. dia juga tersenyum remeh.
" apa apaan, ayah kenapa membela nya , aku anak mu ayah, aishhh aku tidak ingin memberikan tubuh ku pada laki laki mesum seperti dia " ucap zella menunjuk dan menatap tajam ke arah reihan yang masih duduk di ranjang zella.
" sudah lah, ayah yakin setelah lulus kalian pasti menikah" ucap Rendra sekena nya. dan mendapat cubitan oleh zella.
" auhhh, quen kenapa kau mencubit ayah mu" ucap rendra meringis kesakitan karna cubitan putri nya itu.
" itu hukuman untuk ayah " ucap zella lalu pergi dari ayah nya, dia pergi ke luar , dia mengarah ke arah depan.
" cepat lah lulus , ayah tidak sabar menggendong cucu" teriak rendra menggoda putri nya itu.
" ayah " teriak zella . reihan dan rendra terkekeh mendengar teriakan zella.