PRINCESS CHLOE

PRINCESS CHLOE
KEMBALI KE NEGARA ASAL



Pagi hari, Jaeden lebih dulu bangun dan membersihkan diri. Walaupun Malam tadi keinginannya gagal, ia tidak mempermasalahkan nya. Apalagi melihat Chloe yang sepertinya belum siap setelah melihat milik nya. Dan ia berniat akan membiasakan Chloe untuk melihat milik nya setiap hari, agar nanti saat menikah tidak perlu ada hal drama tentang ketakutan yang berakhiran dengan kegagalan.


Jaeden yang sedang memakai pakaian nya di kamar, tidak menyadari jika sepasang mata sedang menatap nya penuh kagum dengan tubuh indah itu.


"Tubuhnya begitu indah. Tapi kenapa anu nya menakutkan," batin Chloe membayangkan apa yang di lihat nya tadi malam. Ia bergidik ngeri jika membayang nya itu mengoyak bagian intinya. Dan sudah di pastikan itu pastilah sangat sakit.


Chloe yang membayang nya menggeleng-gelengkan kepala nya. Jaeden yang sudah selesai memasang kancing baju nya menoleh ke arah Chloe yang ternyata sudah bangun.


"Sudah bangun?" tanya nya dan menghampiri, duduk di ranjang dan mengelus kepala dengan lembut.


Chloe mengangguk sambil menutup tubuh nya dengan selimut.


Jaeden yang melihat tersenyum kecil melihat Chloe yang sepertinya takut. Padahal sebelum nya, Chloe selalu menggoda nya. Tapi setelah Jaeden siap, malah sebaliknya, Chloe seperti menolak, berbeda dengan Mommy nya dulu yang malah menyerahkan kepada Daddy nya.


"Mandilah, aku sudah menyiapkan airnya." Chloe mengangguk dan setelah itu melilitkan selimutnya takut Jaeden melihat dan menginginkannya. Sebenar nya itu hanya akal-akalan Chloe saja yang pura pura takut, padahal dia hanya ingin melihat seperti apa bentuk milik Jaeden. Dan ternyata itu sangat Wau.


Chloe pun memiliki rencana lain yang akan membuat Jaeden lebih gila pada nya. Itu adalah balasan untuk Jaeden karena kelamaan menyatakan perasaannya. Dia akan membuat Jaeden sakit kepada yang nyut-nyutan setiap malam, dengan ulahnya yang akan terus menggoda.


.


.


Setelah kejadian itu, hampir setiap malam mereka melakukan pemanasan. Namun hasil nya tetap sama, mereka tidak melakukan terobosan jalan tol. Anaconda Jaeden terus saja di tilang oleh Polantasnya dan akhirnya selalu berakhir di kamar mandi.


Seperti saat ini, Jaeden mencoba membujuk Anaconda nya untuk tidak menangis, namun hasil nya tetap menangis di elusan tangan itu.


Sedangkan Chloe hanya bisa terkekeh melihat Jaeden yang berlari ke kamar mandi. Cukup lama ia menunggu, Jaeden pun datang dengan wajah segar nya sambil mengusap rambutnya yang basah.


"Apakah kamu senang?" Chloe yang mendengar hanya tersenyum. "Dasar nakal!"


"Ini untuk pembelajaran mu jika nanti setelah menikah aku lagi M."


"Tapi tidak harus menggoda jika nanti kamu lagi M. Itu sungguh membuat ku sakit kepala," gerutu Jaeden.


"Baiklah, baiklah. Ayo tidur, aku ngantuk," ajak Chloe tanpa merasa bersalah membuat Jaeden harus mandi tengah malam.


Dan Jaeden pun dengan sabar menuruti, ia merebahkan tubuhnya dan menarik tubuh itu dalam dekapannya.


"Siapa sih," kesal nya dan mengambil ponsel. Di lihatnya Daddy menghubungi nya.


"Daddy," Gumam nya dan langsung melebarkan mata. Ia pun menggeser tombol hijau dan menjawab nya.


"Pagi Dad," sapa nya dengan senyum manis.


"Pagi? Apakah kau baru bangun tidur Princess? Daddy rasa di sana sudah siang?" tanya Tian bingung.


"Oh, benarkah? Chloe memang baru bangun tidur Dad," jawab Chloe


"Baiklah, Daddy hanya ingin menyampaikan, segera pulang, karena adik mu akan bertunangan," jelas Tian.


"Oh oke. Besok aku akan langsung pulang," jawab Chloe.


"Daddy tunggu di rumah."


Tian pun mengakhiri panggilan nya dan Chloe menghela napas karena sebentar lagi ia akan jauh dengan kekasih barunya ini.


"Daddy menyuruhmu pulang?" tanya Jaeden memeluk pinggang Chloe.


"Em, dan aku yakin setelah Aldirch bertunangan, Daddy akan menyuruh ku untuk menerima lamaran orang itu," jawab nya lesu tidak semangat.


"Jangan cemberut seperti ini," kecupnya di bibir yang sedang monyong.


"Aku kesal sekali, setelah aku pulang susul lah aku. Jika perlu sebelum Daddy meminta ku menerima lamaran itu."


"Baiklah, akan ku usahakan," jawab nya dan mencium bibir itu dan menye-sap nya.


..


..


Keesokan harinya, Chloe pun kembali ke Negara N sesuai permintaan Daddy nya untuk menghadiri acara pertunangan Aldirch adik kesayangan nya.


Chloe berpikir ini hanya pertunangan Aldirch dan Amora. Padahal tanpa sepengetahuan nya, malam yang sama akan menjadi pertunangan nya juga dengan Jaeden Briandy Tesla.