
Sedangkan tak jauh dari sana, ada seseorang yang sedang mengawasi mereka semua. Dia adalah Anak buah Keluarga Johnson.
"Ternyata Tuan Muda ada menemui mereka. Aku harus mengatakan kepada Tuan dan Nyonya jika Gadis itu sudah kembali."
Orang itu pun pergi untuk melaporkan apa yang di lihat nya tentang Chloe yang sudah kembali ke Negara K. Sebelum itu, Anak buah Ellie di perintahkan untuk mencari kemana pergi nya Chloe yang tiba tiba menghilang, ternyata dari informasi yang di dapat, Chloe pergi untuk pulang ke Negara asal nya.
Dan saat ini setelah kembali, keluarga itu akan siap untuk melakukan rencana nya, menghancurkan Chloe dan menghilangkan Chloe dari muka bumi ini.
.
.
Orang yang hendak melapor itu ini kini telah sampai di kediaman Johnson.
"Tuan, Nyonya," sapa orang itu sambil memberi hormat.
"Apa yang kau dapat?" tanya Harond.
"Gadis yang selalu di incar oleh Tuan Muda kini sudah kembali Tuan. Hari ini mereka baru saja sampai di bandara," jelas orang itu
"Bagus, bagus sekali. Aku tidak sabar membunuh gadis itu," kesal nya.
"Beri tahu kepada keluarga Koch bahwa Gadis itu telah kembali," perintahnya
"Baik Tuan," jawab Orang itu dan pergi untuk menjalankan perintah Tuan nya.
Setelah orang itu pergi, ponsel Harond berbunyi. Dia pun mengangkat nya. Namun saat mendengar orang yang menghubungi nya mengatakan sesuatu, Harond langsung di buat lemas dan terkejut.
"Apa!! Bagaimana bisa?" tanya nya dengan tubuh lemas.
Ellie yang ada di samping suami nya bertanya, "Ada apa Pa?"
"Perusahaan Ma, perusahaan," jawab Harond sambil mengusap dan menjambak rambut nya sendiri karena frustasi mendengar perusahaan nya di ambang kebangkrutan.
"Ada apa dengan perusahaan Pa? Jangan membuat Mama takut!" Ellie mengguncang lengan Harond dengan kuat, dia khawatir apa yang di takut kan benar terjadi.
"Kita akan bangkrut Ma, bangkrut!"
"Apa?? Tidak!! Itu tidak mungkin! Pasti itu tidak benar. Mana mungkin kita akan bangkrut Pa! Perusahaan selama ini baik baik saja, tidak mungkin kita akan bangkrut dan menjadi miskin. Mama tidak mau dan Mama tidak percaya," jawab Ellie tidak percaya dan terima jika perusahaan yang di banggakan bangkrut dan akhirnya membuat nya miskin.
"Tapi itu kenyataan nya Ma. Sudah cukup lama perusahaan kita di ambang kebangkrutan setelah kita berurusan dengan Gadis itu. Tapi Papa selalu diam tidak mengatakan apapun kepada Mama, dan hari ini_____"
"Tidak! Mama tidak mau miskin. Papa harus berbuat sesuatu. Cari seseorang untuk membantu perusahaan kita Pa, Mama pokoknya tidak mau tahu, Papa harus berusaha."
"Papa selama ini sudah berusaha mencari seseorang yang untuk membantu perusahaan kita. Tapi semua nya tidak ada yang mau membantu, teman teman Papa pun semua nya tidak ada yang bersedia membantu kita." jawab Harond bertambah frustasi.
"Kita tidak akan mendapatkan apa-apa dari mereka."
"Apa maksudnya?" tanya Ellie mengerutkan kening bingung dengan jawaban suami nya.
"Mereka pun sama Ma, mereka juga di ambang kebangkrutan," jawab Harond.
"Apa!! Tidak, itu pasti bohong. Mana mungkin Orang terkaya Nomor satu di Negara K ini bisa bangkrut, Mama tidak percaya," jawab Ellie sambil menggeleng-gelengkan kepalanya, tidak percaya dengan apa yang di katakan suami nya.
"Lalu bagaimana Pa? Sebenar kenapa bisa seperti ini?" tanya Ellie menutup wajah nya dengan kedua tangan nya. Dia tidak menyangka jika kemiskinan akan datang pada nya. Membuat dirinya menyandang Status Miskin yang sama sekali tidak dia harapkan.
"Papa juga tidak tahu," jawab Harond tak bersemangat.
Saat mereka meratapi nasib mereka yang akan menjadi orang miskin, ponsel Harond kembali berbunyi.
"Ada apa?" tanya Harond.
"Tuan, ada hal penting yang ingin saya sampaikan. Tapi jika kita berbicara di telepon seperti nya tidak bisa. Ini tentang perusahan," jelas Asisten nya
"Perusahaan! Baik lah, aku akan kesana sekarang," jawab Harond langsung berdiri.
Ellie yang melihat bertanya, " Papa mau kemana?"
"Ke Perusahaan. Tadi Asisten ku menghubungi ada sesuatu yang ingin dia sampaikan. Aku harus ke perusahaan semoga saja ada hal baik," jelas Harond.
"Ya, pergilah. Semoga saja hal baik itu ada untuk kita."
Harond mengangguk dan setelah itu pergi menuju ke perusahaan nya.
.
.
Sedangkan di lain tempat, Chloe yang mendapatkan berita tentang keluarga Johnson dan Koch yang di ambang kebangkrutan tertawa keras. Jaeden, Amora, Aldirch dan Daffin yang melihat hanya mengerutkan kening melihat Chloe yang tertawa begitu senang.
"Bagus-bagus. Beli dua perusahaan itu, tawar dengan harga yang pas tapi jangan buat kita rugi, buat mereka mau menjual nya. Jika perlu tekan terus agar Harond dan Aries sialan itu mau menjual perusahaannya," perintahnya kepada Samuel.
"Baik Nona Muda," jawab Samuel.
.
.
.