PRINCESS CHLOE

PRINCESS CHLOE
PILIHAN



Maaf kemaren tidak update. Anak saya sore hari kemaren sakit, sekarang pun masih sakit, rewel. masih umur 3 tahun jadi kau rewel nangis terus.


Terus tadi malam ada saudara yang datang, gak enak jika saya sibuk ma ponsel. Dan akhirnya tidak bisa garap.


🙏🙏🙏🙏


...🌴🌴🌴🌴🌴...


Setelah mengetahui bahwa Alvin memiliki calon tunangan, Chloe sedikit tidak bersemangat. Apalagi Brian juga tidak ada untuk menemui nya.


Hari hari dia habiskan di warung nya dengan di temani Aldirch dan Daffin.


Seperti sekarang, Alvin datang untuk menemui Chloe.


"Sayang, aku bantuin ya," ucap Alvin mengambil nampan dari tangan Chloe.


Chloe hanya diam, setelah itu pergi ke dapur. Alvin yang melihat Chloe cuek hanya mematung di tempat nya, bingung dengan perubahan sikap Chloe.


Alvin berlari menyusul Chloe di dapur. "Sayang ada apa dengan mu? Kenapa kamu tidak seperti biasanya?"


"Aku tidak kenapa-napa," jawab Chloe yang tangan nya sibuk menata makanan pesanan pelanggan.


"Jangan bohong sayang. Kamu marah sama aku kan?" tanya Alvin menarik tubuh Chloe agar menghadapnya.


"Ya," jawab Chloe kembali sibuk dengan pesanan pelanggan nya.


"Karena aku tidak membawa mu ke rumah orang tua ku?"


"Em...."


Chloe keluar dan mengantarkan makanan itu. Sedangkan Aldirch dan Daffin yang melihat sangat kesal.


Alvin terus mengikuti kemana arah jalan Chloe, hingga sampai Chloe selesai mengantar semua pesanan.


Chloe duduk menatap Alvin. Alvin menghela napas sebelum berbicara. Alvin nampak gugup, berbeda dengan Chloe yang sangat sangat santai.


"Bukan aku tidak ingin sayang. Aku sudah mengatakan kepada mu bahwa kedua orang tua ku sedang pergi. Aku ingin sekali memperkenalkan mu kepada kedua orang tua ku hanya saja_"


"Kau takut orang tua mu tidak menerima ku karena aku orang miskin?" sela Chloe menjawab. Alvin yang mendengar langsung menatap Chloe. Pikirnya kenapa Chloe tahu jika orang tua nya tidak menyukai Chloe karena Chloe gadis miskin.


"Kau tahu?"


"Tentu saja, karena ibu mu sudah datang kepada ku dan menghina ku dengan melempar yang di wajah ku," Jawab Chloe.


"Apa! Mama melakukan itu pada mu?" Chloe hanya diam, tidak perlu menjawab. Diam nya ia pikir sudah menjawab jika itu iya. Alvin yang mendengar tidak percaya jika Mama nya melakukan itu pada Chloe.


"Sayang maafkan Mama. Aku akan berbicara kepada Mama dan akan ku pastikan Mama akan menyetujui hubungan kita."


"Berusahalah, semoga kamu bisa," jawab Chloe berdiri dan meninggalkan Alvin. Chloe tidak mengatakan jika dia juga tahu bahwa Alvin memiliki Tunangan. Dia akan menunggu mampukah Alvin memperjuangkan nya dari tidak dapat nya restu kedua orang tua nya.


Chloe sudah tidak ingin mengharap Alvin terlalu dalam. Dia hanya ingin melihat berapa keras Alvin memperjuangkan Cinta nya yang mungkin saja itu hanya palsu belaka.


Melihat Chloe meninggalkan nya, Aldirch dan Daffin menghampiri Alvin. "Silahkan pergi, kami tidak mengharap kan mu disini. Dan sebenarnya aku ingin mengatakan ini pada mu. Tinggalkan Chloe dan urus calon tunangan mu itu," ucap Aldirch menatap permusuhan.


Alvin yang mendengar Aldirch mengatakan itu menatap dengan penuh tanya. Aldirch yang melihat tertawa, "Kau bingung karena aku mengetahui jika kau memiliki calon tunangan pilihan orang tua mu? Tidak usah bingung, aku tahu semua nya tentang mu. Bahkan siapa wanita itu dan apa saja yang sering kalian lakukan aku tahu. Jadi jangan macam macam dengan ku. Jika kau membuat satu tetes air matanya jatuh, aku akan membunuh mu."


Mendengar Aldirch yang mengetahui semua tentang dirinya, dia langsung perge meninggalkan mereka berdua dengan kesal. Aldirch dan Daffin yang melihat tersenyum senang.


"Kenapa kau tidak mengatakan kepada Chloe jika dia seorang bajingan?"


"Aku hanya tidak ingin dia sedih mengetahui bahwa laki laki nya seorang bajingan yang suka main celap celup seperti diri mu," jawab Aldirch.


"Hei kenapa bawa bawa aku? Aku tidak sebajingan dia ya. Aku melakukan karena saling membutuhkan. Mereka butuh uang, aku butuh kesenangan," jawab Daffin tidak terima.


"Bagi ku itu sama saja," jawab Aldirch dan pergi meninggalkan laki laki Playboy cap kadal.


.


.


.


Alvin yang sudah pergi langsung menuju rumah nya, dia ingin menanyakan ini kepada Mama nya tentang apa yang di katakan Chloe, bahwa Mama nya menghina Chloe dengan keterlaluan.


"Ma.." teriak Alvin memanggil Ellie.


Ellie dan Harond yang berada di ruang tamu mendengar anak nya berteriak dengan keras langsung menoleh ke arah sumber suara. "Ada apa dengan mu? Kenapa berteriak seperti itu?" tanya Ellie yang melihat putranya mendekat ke arah nya.


Alvin yang sudah sampai duduk di depan Ellie, menatap Mama nya penuh penjelasan. "Kapan Mama menemui Chloe?"


"Chloe! Em..Gadis miskin itu ya?" tanya Ellie mengingat


"Dia kekasih ku," jawab Alvin. Dia tidak bisa membantah jika Mama nya mengatakan Chloe gadis miskin, karena memang itulah kenyataan nya.


"Kekasih mu Elice bukan Chloe si gadis miskin itu," jawab Ellie yang tidak suka kepada Chloe.


"Chloe kekasih ku Ma, dan aku hanya menginginkan Chloe."


"Mama tidak menyetujui jika kamu bersama dengan gadis miskin itu. Sampai mati pun Mama tidak akan terima. Dan ingat Alvin, Mama hanya setuju jika kau bersama dengan Elice, gadis pilihan Mama. Dia yang lebih pantas dengan mu, derajat dan status nya sebanding dengan kita. Tidak seperti Gadis itu, yang hanya seorang gadis penjual sate."


"Alvin tidak menyukai Elice. Dan Alvin hanya menginginkan Chloe," jawab Alvin terus keras kepala.


"Persetan dengan suka atau tidak nya. Mama ingin kau tetap bersama dengan Elice, tidak ada yang lain dan tidak ada penolakan," jawab Ellie yang juga keras kepala.


"Ingat Alvin jika kau terus menolak dan membantah perintah Mama, kau tidak akan ku berikan hak waris semua kekayaan keluarga. Mama rela memberikan nya kepada orang lain dari pada kepada anak yang tidak mau di atur. Jika kau mematuhi perintah Mama, maka Mama dan Papa akan memberikan semua nya untuk mu. Jika tidak, bersiaplah menjadi gelandangan. Terserah, sekarang pilihan ada pada mu, tetap menjadi orang terkaya no 2 di negara K ini atau menjadi gembel bersama Gadis miskin itu."


Harond hanya diam, melihat anak dan istrinya berdebat. Namu mulai saat telinga nya terus mendengar Alvin menginginkan Chloe, Harond pun berkata. "Apa yang di katakan Mama mu benar. Papa pun juga tidak menyetujui jika kau bersama dengan Gadis itu. Elice lebih baik dari nya, dia putri dari keluarga yang jelas dan berkelas dan dia lebih cocok bersanding dengan mu dan keluarga kita. Tidak sepantasnya orang berkelas seperti kita ini bersanding dengan Upik abu. Jadi pesan papa, tinggalkan gadis itu dan turuti perintah Mama mu."


.


.


.


Selamat membaca


jangan lupa like komen dan vote