
Beberapa hari kemudian Chloe pun akhirnya kembali ke Negara K setelah acara di kerajaan selesai.
Saat ini mereka bertiga sedang berada di pesawat untuk menuju Negara K. Namun suasana hati Chloe bukan nya bahagia melainkan begitu kesal, apalagi saat mendengar Daddy nya mengatakan jika ada yang melamar nya, yaitu pemuda dari keluarga Tesla.
Bukan nya dia tidak mau menerima, hanya saja dia sama sekali tidak mengenal pemuda dari keluarga Tesla itu. Wajah saja tidak pernah melihat bagaimana mau menerima. Apalagi dia benar benar tidak ingin menjalin dengan seseorang belum jelas sikap dan sifat nya itu. Dia lebih menginginkan Seseorang yang selalu mengganggu pikiran dan hati nya, Brian.
Dia akan menolak dan berusaha meraih cinta yang entah kapan Jaeden akan mengungkapkan perasaan nya ini. Jika di pikir mungkin kah Jaeden akan mengatakan saat Chloe dan Alvin benar benar selesai dengan hubungan nya? Dan selesai menghancurkan nya dua keluarga itu. Jika itu benar bukan kah akan memerlukan waktu panjang?
Chloe yang berpikir mengacak rambut nya sendiri karena kesal. "Sial! Satu belum selesai, kenapa ada yang melamar ku. Laki laki yang melamar ku itu benar benar minta di hajar. Apa dia tidak tahu jika aku menginginkan laki laki lain? Menyebalkan!" gerutu nya kesal.
Aldirch dan Daffin yang melihat Chloe nampak frustasi hanya saling pandang. "Ada apa dengan nya?" tanya Daffin.
"Entah! Mungkin dia pusing karena mendapatkan lamaran dari laki laki asing itu!" jelas Aldirch.
"Kau mengenal laki laki itu?" tanya Daffin penasaran
"Em," Aldirch mengangguk menjawab bahwa di sangat mengenal laki laki itu.
"Kapan kau bertemu dengan nya?"
"Setiap hari."
"Setiap hari? Dimana? Kenapa aku tidak pernah tahu? Dan kau pun tidak pernah memberitahuku!"
"Aku juga tidak tahu jika itu dia, jika Daddy tidak mengatakan nya."
"Siapa-siapa? Ayo katakan," pinta Daffin kepo.
"Tapi kamu jangan katakan ini pada nya! Awas kalau mulut ku bocor!" ancam Aldirch sambil mengepalkan tangan nya.
"Oke-oke. Kau tenang saja aku ini bisa di percaya," jawab Daffin sambil menepuk nepuk dada nya tanda dia menyombongkan diri bahwa dia adalah laki laki yang dapat menjaga rahasia dan juga dapat di percaya.
Aldirch yang melihat, memutar bola matanya malas melihat tingkah Daffin yang menurutnya sangat menjijikkan.
Aldirch pun membisikkan sesuatu di telinga Daffin. Daffin yang mendengar langsung berteriak saat Aldirch mengatakan siapa yang melamar Chloe.
"Apa!!!!!" teriak nya begitu keras. Chloe yang berada tak jauh dari nya langsung menoleh menatap dengan pandangan membunuh karena Daffin berani berteriak keras, menganggu pikiran nya yang sedang kacau.
Daffin dan Aldirch yang melihat wajah yang menyeramkan itu langsung menampilkan senyum cengengesan nya, "Hehehe...maaf ya Princess, Aku tadi sedang terkejut dengan cerita Al," jawab Daffin.
"Apa yang membuat mu hingga terkejut seperti itu?" tanya Chloe dengan nada dingin.
"Em...Em...Itu____" belum selesai Daffin meneruskan perkataan nya, Aldirch langsung menginjak kaki Daffin dengan kuat.
"Aaahhhh!!! Apa yang kau lakukan? Kenapa menginjak ku? Apa kamu pikir kaki ku ini kaki gajah yang tidak merasakan sakit?" Daffin terus mengoceh panjang lebar karena Aldirch berani menginjaknya hingga begitu sakit. Chloe yang melihat hanya memutar bola matanya malas, terlalu lebay pikir nya.
Sedangkan Aldirch yang berhasil membuat Daffin kesal malah tersenyum senang, karena ini dapat mengalihkan pertanyaan Chloe.
.
.
"Kalian menjemput kami? tanya Chloe pada sahabat nya itu, sahabat berasa kekasih.
"Tentu saja, karena itu tugas ku," jawab Jaedenmengambil koper Chloe.
"Kau sudah seperti seorang anak buah yang menjalankan tugas saja," jawab Chloe dan membuat Jaeden terkekeh.
"Memang," jawab Jaeden santai. Berbeda dengan Aldirch yang melihat mereka berdua, ia memutar bola matanya.
"Kalian itu kalau di lihat sudah seperti kekasih tahu. Tapi kenyataannya tidak," seru Aldirch yang memeluk pinggang Amora.
"Oh, benarkah?" tanya Jaeden melirik Chloe.
Amora dan Aldirch yang melihat saling pandang, setelah itu Aldirch meminta semua nya untuk segera ke mobil. Mobil taksi yang di sewa Brian.
Saat membuka pintu, seseorang dari arah belakang memanggil Chloe, "Sayang."
Semua yang mendengar menoleh, dilihatnya Alvin menghampiri mereka. Aldirch yang melihat sangat kesal, "Ada apa kau kemari?" tanya Aldirch benar benar muak melihat Laki laki tak tahu malu itu.
"Aku ingin menemui kekasih ku, apakah aku salah?" tanya Alvin.
"Salah! Dia bukan kekasih mu lagi! Bukankah Chloe meminta untuk putus hubungan dengan mu? Tapi kau laki laki yang tidak tahu malu selalu saja menolak dan terus mengganggu Chloe. Kau selalu meminta maaf atas kesalahan mu dan meminta untuk selalu balikan! Chloe selalu menuruti, dia berharap kau akan berubah. Tapi kenyataannya kau tetap sama, Selalu bersama dengan wanita jala*g mu itu," kesal Aldirch.
"Dia bukan wanita jala*g," bela Alvin pada wanita tunangan yang di pilih oleh keluarga Johnson.
Aldirch yang mendengar pembelaan Alvin pada wanita lain, emosinya sudah naik ke puncak. "Lihat! Dia membela wanita jala*ng itu. Sekarang lebih baik kau lupakan dia, dan jangan pernah mau berhubungan lagi dengan nya," ucap Aldirch pada Chloe.
"Tidak bisa! Dia akan tetap menjadi kekasih ku dan menjadi milikku," Alvin terus ngotot tidak ingin berpisah dengan Chloe.
Chloe yang melihat menarik napas sebanyak banyak nya dan membuangnya secara kasar. "Aku tidak ingin bertengkar. Pergilah! Aku sudah memberikan mu kesempatan untuk bersama ku. Dan ini yang terakhir kali nya. Dengar baik baik. Jika memang kau menginginkan ku, minta pada ibu mu agar mau menikahkan kita," seru Chloe yang memiliki niat licik.
Chloe tahu Alvin pasti tidak bisa meminta itu pada ibu nya. Jelas saja Alvin tidak bisa, karena status yang di sandang Chloe, gadis miskin si penjual sate. Sudah di pastikan seluruh keluarga tidak akan menerima Chloe sebagai calon menantu keluarga Johnson, keluarga terkaya No 2 di Negara K. Apalagi saat ini Chloe susah di cap sebagai wanita yang selalu mengganggu keluarga itu. Selalu menggagalkan niat mereka untuk membunuhnya nya, bahkan Chloe selalu mengancam balik dan menerornya. Jadi sudah di pastikan usaha Alvin untuk meminta restu pasti akan di tolak mentah mentah oleh keluarga nya.
"Jika kau bisa menyanggupi permintaan ku membujuk ibu mu untuk menerima ku, aku akan bersama mu. Tapi jika kau tetap tidak bisa membujuknya untuk menerima ku, aku akan menikah dengan orang lain," jawab Chloe masuk kedalam mobil.
"Ini adalah permintaan ku yang terakhir. Jika kau tidak bisa mengabulkan nya, jangan harap kau bisa mendekati ku lagi," imbuhnya lagi.
Jaeden, Aldirch dan Amora masuk kedalam mobil Taksi dan meninggalkan Alvin yang masih di tempatnya.
Bersambung