
Untuk para pembaca, saya ingat kan agar tidak bingung. Jaeden pergi ke istana sebelum Aldirch dan Chloe kembali ke Negara N.( Anak Tak Diakui bagian 145) Atau lebih tepat nya sebelum setahun Chloe memiliki hubungan dengan Alvin.
Jadi tolong di pahami ya, cerita nya.
Untuk permasalahan nya nanti akan lebih dulu Aldirch dari pada Chloe. Jadi saat permasalahan Aldirch dengan Mafia Yakuza, hubungan Chloe dan Alvin masih menggantung karena Alvin yang tidak ingin berpisah dengan Chloe.
Selamat membaca.
...☘️☘️☘️☘️...
Jaeden menerima ponsel jadul nya yang di berikan Mayang.
"Ini Tuan," Mayang menyerahkan Ponsel dengan hati hati, takut ponsel antik itu rusak. Jika sampai ponsel itu rusak sudah di pastikan Mayang mungkin akan di kirim ke Mars oleh Jaeden.
Jaeden mengambil nya dan menghubungi Chloe. Namun beberapa kali Jaeden menghubungi Chloe tidak mengangkat nya. "Mungkinkah dia sibuk dengan Warung nya?" gumam Jaeden pelan.
.
.
.
Sedangkan di Negara K tempat nya di mana Chloe berada. Alvin mendatangi Chloe dan terus memohon agar Chloe tidak marah dengan nya. "Sayang ku mohon jangan seperti ini. Aku tahu aku salah. Tapi aku sangat mencintai mu, cinta ku kepada mu sangat lah besar. Dan aku tidak mau putus dengan ku. Sampai kapan pun aku tidak ingin putus dan tidak akan melepaskan mu," ucap Alvin menarik bahu Chloe agar menghadap nya.
Dari jarak yang tidak jauh Ald yang melihat langsung menghampiri dan menepis tangan Alvin yang berada di bahu Chloe. "Singkirkan tangan kotor mu itu," di tepisnya tangan itu dengan kasar. Alvin yang melihat Aldirch datang dan mengganggu nya menatap tidak suka.
"Apa? Kau mau protes dan tidak terima?" tantang Aldirch balik menatap Alvin.
"Kenapa kau selalu mengganggu kami? Apa kau tidak ada hal lain selain mengganggu hubungan kami?" tanya Alvin kesal karena selama dia memiliki hubungan dengan Chloe, Aldirch terus saja menganggu dan mengusiknya. Sampai sampai dia tidak memiliki waktu berdua yang tenang. Dan itu semua karena si Aldirch sialan.
"Tidak ada. Dan aku memang suka mengganggu hubungan kalian, karena itu menyenangkan bagi ku, hahahhaha......" tawa Aldirch yang senang. Chloe yang mendengar hanya menggeleng kan kepala melihat adiknya itu. Memang apa yang di katakan Alvin itu sangatlah benar, Aldirch memang lah pengganggu dan bisa di katakan dia itu pengacau yang selalu hadir dalam hubungan nya.
"Dasar gila," kesal Alvin.
"Aku memang gila. Jika kau tahu aku gila maka jangan mendekati Princess ku," jawab Aldirch.
Daffin yang baru sampai juga menjawab. "Aku takutnya semakin kau mendekati Princess kami, orang gila itu akan menggigit mu dan kau akan menjadi rabies karena gigitannya."
Aldirch yang mendengar langsung memukul kepala Daffin dengan keras. Karena tak sengaja Daffin sama saja menghina nya sebagia Anjing gila.
"Aduh! Kenapa memukul ku? Kau itu tidak sopan sama sekali dengan ku," Daffin mengelus kepala nya yang sakit karena pukulan Aldirch yang kuat.
"Rasain," kesal nya, dan kembali menatap Alvin. "Aku peringatkan ya, mulai sekarang jauhi princess ku. Dan jangan dekati dia lagi. Jika kau masih mendekati princess ku, aku akan menghajar mu." Aldirch memperingati Alvin sambil menatap tidak suka.
Alvin yang mendengar ancaman itu hanya terkekeh. ", Apakah kau pikir aku takut? Tidak! Aku sama sekali tidak takut," tantang Alvin.
Alvin yang seperti di remehkan langsung meninju Aldirch. Namun sebelum tangan itu menyentuh wajah nya, Aldirch mencekal tangan itu dengan kuat. "Kau ingin menyentuh wajah tampan ku ini? Tidak akan ku biarkan. Karena aku tidak ingin wajah tampan nan rupawan ku ini jadi rusak karena ulah mu. Tapi sebaliknya, aku akan membuat wajah pas-pasan itu menjadi sebuah karya seni yang indah," ucap Aldirch dan langsung menonjol wajah Alvin dengar keras.
Alvin hendak melawan, namun tenaga nya tidak sebanding dengan Aldirch yang memang sudah terlatih. Aldirch terus memukuli Alvin hingga wajah pas-pasan itu benar benar menjadi sebuah maha karya hasil buatan Aldirch.
Aldirch tertawa keras saat melihat wajah Alvin yang menurutnya sangat lucu. Bagaimana tidak! Wajah Alvin sungguh sangat babak belur. Mata nya sipit sebelah karena lebam. Wajah nya penuh dengan kebiru-biruan karena tonjokan Aldirch, dan juga bibirnya terdapat robekan.
Chloe dan Daffin yang melihat hanya diam, tidak berniat memisahkan mereka. Chloe benar benar benar tidak peduli, mungkin karena sakit hati yang dia rasakan sehingga membuat dirinya dingin terhadap Alvin.
.
.
Tak jauh dari sana, Ellie yang lewat dan melihat itu langsung meminta supir untuk menghentikan mobilnya. "Bukankah itu Alvin?" gumam Ellie melihat dengan sungguh sungguh takut jika pandangan nya salah. Tapi setelah tahu jika itu benar-benar Alvin, Ellie langsung menghampiri mereka.
"Apa yang kau lakukan?" Ellie mendorong tubuh Aldirch yang sedang menindih Alvin sambil memukuli nya.
Mata Ellie tidak percaya saat anak tampan nya babak belur. "Alvin, kenapa dengan mu? Kenapa wajah mu seperti ini?" elusnya pada wajah Alvin yang bonyok.
"Au..Sakit Ma," rintih Alvin saat tangan Ellie menyentuh nya.
Ellie menoleh, berdiri dan menatap mereka bertiga. "Apa yang kau lakukan pada putra ku?" marah nya sambil menunjuk wajah Aldirch.
"Kau hanya memberi pelajaran kepada nya karena dia masih berani mendekati princess ku," jawab Aldirch santai tanpa takut melihat Ellie yang wajah nya sudah memerah.
"Mendekati nya? Apa kau tidak salah? Aku yakin wanita murahan itu pastilah yang mendekati dan menggoda putra ku sehingga dia sampai disini." teriak nya dengan nada tinggi sambil menunjuk Chloe.
"Apa kau bilang? Mendekati dan menggoda putra mu. Cih! Kamu pikir princess ku wanita seperti itu. Dengar ya wanita tua, aku bisa saja merobek mulut mu sekarang juga karena kau berani menghina princess berharga ku," marah Aldirch mencekik leher Ellie dengan kuat.
"Le-lepas kan a-aku," pinta nya mencoba melepas tangan Aldirch dari lehernya. Alvin yang melihat bangun dan mencoba melepas tangan Aldirch dari leher Mama nya.
"Lepaskan tangan mu," Alvin melepas dan menghempaskan tangan Aldirch. Aldirch tertawa keras saat Alvin mencoba melepas tangan nya dari Leher Ellie.
"Kau itu selain bajingan ternyata kau itu juga lemah. Benar benar tidak cocok dengan Princess ku," jawab Aldirch yang merasakan tenaga Alvin yang sedikit.
Ellie yang sudah terlepas dari cekikan Aldirch terus mengusap leher nya, dia yakin saat ini leher putih nya pasti sangat merah, dan mungkin saja membekas.
.
.
.