
Setelah membuat para penjaga itu tidak berdaya, Chloe beserta anak buah nya langsung masuk dan mendobrak pintu itu dengan keras.
Brak...
Suara pintu yang di jebol paksa membuat para pembantu yang berada di belakang rumah terbangun dan langsung berlari ke sumber suara.
"Siapa kalian?" tanya kepala pelayan wanita.
"Berlutut atau ku bunuh kalian semua," Anak buah Chloe menodongkan senjata api nya ke arah beberapa wanita di depan nya.
Melihat itu, para pelayan langsung gemetar ketakutan. Mereka tahu jika melawan sudah di pastikan mereka akan mati di tangan beberapa laki-laki itu.
"Hancurkan semua nya, dan seret dua orang menjijikkan itu," perintahnya dan duduk di kursi, menunggu anak buah nya menyelesaikan tugasnya.
Dengan cepat para anak buah Chloe menghancurkan barang-barang berharga Keluarga Johnson, suara tembakan terus menggema di ruangan itu membuat beberapa pembantu wanita berteriak ketakutan.
Chloe yang melihat hanya menopang kepala nya tanpa peduli beberapa wanita itu menangis saking berpelukan.
Salah seorang anak buah Chloe saat ini ada di ruang kerja Harond, dia menggeledah semua barang-barang itu hingga menemukan beberapa berkas penting. Ia pun mengambil nya dan membawa nya ke Tuan Putrinya. Namun sebelum itu dia membakar tempat kerja milik Harond.
Sedangkan beberapa anak buah Chloe yang lain kini sudah ada di depan pintu kamar Harond dan Ellie. Mereka dengan kasar mendobrak pintu itu hingga mengangetkan dua manusia yang sedang tidur.
Harond dan Ellie yang melihat begitu terkejut saat melihat beberapa laki laki berawakan besar datang ke kamarnya.
"Siapa kalian? Berani nya menerobos masuk ke kediaman ku!"
Tanpa menjawab pertanyaan Harond, salah satu dari mereka memerintahkan untuk segera menyeret Harond dan Ellie keluar. "Seret mereka berdua."
"Baik," jawab yang lainnya.
Harond dan Ellie yang melihat dua laki-laki mendekati nya langsung mengambil sesuatu di meja nalasnya dan melemparkan ke arah mereka.
Melihat barang yang di lemparkan Harond, dengan santai mereka menghindar. Mereka berdua terus saja maju mendekati Harond dan Ellie.
"Jangan mendekat! Jika kalian berani, aku akan menelepon polisi untuk menangkap kalian," ancam Ellie.
Mendengar itu anak buah Chloe malah tertawa terbahak-bahak, "Jika kau memiliki keberanian itu lakukan lah. Tapi bersiaplah senjata ku ini akan menembus isi kepala mu," jawab anak buah Chloe yang memerintah dua rekan nya untuk menangkap Harond dan Ellie.
"Apa? Jangan main-main dengan kami. Kalian tidak tahu siapa kami, kami adalah keluarga terkaya di Negara K ini. Jika kalian berani menyentuh kami, pihak berwajib pasti tidak akan melepaskan kalian," seru Ellie berteriak dengan tubuh gemetaran.
"Banyak bacot! Cepat bawa mereka," perintahnya.
Dua orang itu langsung menangkap Harond dan Ellie. Ellie memberontak agar terlepas dari satu orang yang menangkap nya. "Lepaskan aku bajingan!" teriaknya meronta.
Anak buah Chloe yang memerintah tadi begitu geram melihat Ellie yang terus berontak, dia menampar wajah itu dengan keras.
Ellie langsung terdiam merasakan panas di pipinya, semburat merah langsung membekas di pipi sedikit keriput itu.
Ellie yang mendapatkan tamparan itu langsung menatap tajam laki-laki yang berani menampar nya. "Berani nya kau..!" marahnya dengan napas memburu.
"Seret mereka."
"Lepaskan aku bajingan!" teriak Ellie terus menerus.
Sedangkan Harond juga sama, ia mencoba melepaskan diri anak buah Chloe. Menginjak kaki orang itu hingga terlepas.
Tubuhnya berbalik dan menendang perut anak buah Chloe hingga mundur beberapa langkah.
"Berani nya kau..!!" Marah anak buah Chloe saat dapatkan tendangan itu.
Dengan cepat dia menyerang Harond dan menendang tubuh itu hingga menabrak tembok.
Buk....
Argh!
Seteguk darah keluar dari mulutnya karena kuat nya anak buah Chloe menendangnya.
Uhuk....Uhuk....
Anak buah Chloe menghampiri dan menendang kembali tubuh itu. "Berani kau melawan ku!" marahnya menghajar Harond dengan pukulan serta tendangan.
Melihat Harond yang terkulai penuh luka, Anak buah itu menjambak rambut laki-laki yang tak muda itu dengan kuat. Harond menatapnya penuh benci, sedangkan anak buah Chloe yang melihat pandangan Harond merasa geram. Ia membenturkan kepala itu di lantai dengan keras, hingga membuat kening itu mengeluarkan darah.
"Jangan berikan pandangan menjijikkan itu pada ku!" geram nya.
Ellie yang melihat berteriak keras saat suaminya di hajar oleh orang yang tidak di kenal nya itu.
Setelah menghajar Harond, anak buah Chloe menyeret paksa mereka berdua ke depan Chloe yang berada di lantai bawah, yang saat ini sedang menunggu kedatangan mereka.
.
.
.
.
Bersambung